Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Ninoy N Karundeng

Wakil Presiden Penyair Indonesia. Filsuf penemu konsep "I am the mother of words - Saya selengkapnya

ARB-Marcella Zalianty Capres-cawapres 2014

OPINI | 21 March 2014 | 10:15 Dibaca: 274   Komentar: 2   2

Berita gembira saudara-saudara. Pada Pilpres kali ini aku akan memilih Aburizal Bakrie. Namun ada dua syarat yang harus dipenuhi yakni pasangan cawapres Ical adalah yang cocok, cukup cantik dan hot. Ical sangat cocok didampingi oleh Marcella Zalianty sebagai cawapresnya. Selain itu, aku mensyaratkan yang jadi menteri luar negeri sahabat Ical, Aziz Syamsuddin, dan menteri dalam negeri Olivia Zalianty. Kenapa demikian? Mereka sangat cocok dan kompak dalam berlibur ke Maladewa alias Maldives atau Raja Ampat di video yang diunggah di Youtube.

Dengan Marcella Zalianty sebagai pasangan capres Ical, maka publik akan merasa senang dan indah. Marcella Zalianty mampu mengimbangi kegantengan Ical yang gagah perkasa indah memesona. Kecantikan Marcella pun sungguh menggetarkan dunia persilatan dan diplomatik: mirip dalam skala kecil Carla Bruni Sarcozy Presiden Prancis.

Harapan aku itu mungkin akan terwujud karena Ical, Aziz, Marcella dan Olivia Zalianty berlibur - seperti disebut dalam video - ke Maldives alias Maladewa atau juga Raja Ampat. Memang untuk urusan capres dan cawapres harus chemistrynya kena. Nah, bisa jadi Ical sudah dapat chemistrynya dan tinggal menunjuk Marcella Zalianty sebagai calon wapresnya. Demikian pula untuk posisi penting yang banyak jalan-jalan, Aziz Syamsuddin bisa tepat menjadi menteri luar negeri. Agar koordinasi juga lebih enak, akan lebih baik dicarikan orang yang cocok dan tepat dengan skill dan ketrampilan tinggi dan yang lebih penting chemistrynya: Olivia Zalianty cocok mengisi pos menteri dalam negeri.

Namanya manusia selalu terkait dengan harta, takhta, jalan-jalan, dan wanita. Punya harta banyak-banyak buat apa? Buat mengurusi keluarga yakni istri dan anak-anak. Kalau kebetulan berlebih, poligami seperti Anis Matta, koruptor ustadz Luthfi Hasan Ishaaq kalau kurang duit - seperti yang dikatakan Sutan Bathoegana bahwa lelaki poligami cenderung menjadi koruptor. Kalau poligami tak cukup memuaskan, minta gratifikasi seks dari Maharany Soeciono seperti yang dilakukan oleh ustadz Ahmad Fathanah. Klop kan.

Kaitan dengan kekayaan harta, maka perlu takhta untuk semakin mengayakan diri - karena sifat manusia yang selalu merasa kurang. Bahkan kadang kurang ajar. Kalau sudah banyak harta dan takhta, maka jalan-jalan menjadi pilihan. Lebih asyik lagi kalau memiliki pesawat pribadi, maka bisa jalan-jalan dengan sesama teman kaya. Jalan-jalan akan sangat nikmat jika ditemani oleh anak atau istri. Namun akan sangat memuaskan bagi yang memiliki mental bejat dan jorok. Para lelaki bejat dan bermoral sampah akan mengajak para pelacur untuk menemani perjalanan ke aneka tempat pariwisata.

Maka, terlepas dari sisi kemanusiaan, saya mendukung sepenuhnya Ical memiliki pasangan cawapres Marcella Zalianty, jabatan para menteri diisi sahabat Ical seperti Aziz Syamsuddin dan Olivia Zalianty selain tentu menteri penting lainnya.

Salam bahagia ala saya.

Tags: freez videoarb

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

(Foto Essai) Menyambut Presiden Baru …

Agung Han | | 20 October 2014 | 20:54

Menilai Pidato Kenegaraan Jokowi …

Ashwin Pulungan | | 21 October 2014 | 08:19

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Najwa Shihab Jadi Menteri? She Is A Visual …

Winny Gunarti | | 21 October 2014 | 07:08

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

20 Oktober yang Lucu, Unik dan Haru …

Alan Budiman | 6 jam lalu

Tangisan Salim Said & Jokowi’s …

Iwan Permadi | 8 jam lalu

Off to Jogja! …

Kilian Reil | 9 jam lalu

Antusiasme WNI di Jenewa Atas Pelantikan …

Hedi Priamajar | 12 jam lalu

Ini Kata Koran Malaysia Mengenai Jokowi …

Mustafa Kamal | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Melukis Malam di Bawah Lansekap Cakrawala …

Dhanang Dhave | 7 jam lalu

(Marwan Hakim) Inspirator dari Kampung Media …

Ahyar Ros | 7 jam lalu

Ada Kata “Sinergitas” pada Acara …

Gustaaf Kusno | 7 jam lalu

Dunia Intuisi …

Fawwaz Ibrahim | 7 jam lalu

Presiden Baru, Harapan Baru …

Eka Putra | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: