Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Selo Soemardji

Allah dulu, Allah dulu, Allah lagi, Allah terus...

Visi, Misi Parpol di Pemilu 2014 dan Harapan Besar Bangsa

OPINI | 20 March 2014 | 11:59 Dibaca: 142   Komentar: 0   0

T

idak ada yang salah dalam visi dan misi setiap partai politik yang ada di Negara Martim ini. Semua memiliki cita-cita yang baik, dan semua memesonakan rakyat. Seluruh lapisan masyarakat menaruh harapan besar pada parpol yang diminatinya, untuk Indonesia lebih unggul dan lebih baik tentunya. Seperti visi dan misi yang saya kutip dari beberapa parpol yang saat ini sedang bertarung di pemilu 2014 tahun ini. Melalui kampanye, hampir semua parpol menyampaikan visi dan misinyai, agar diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat. Berikut adalah visi dan misi beberapa parpol yang saya kutip dari detikcom:

NasDem, visi NasDem adalah Indonesia yang merdeka sebagai negara bangsa, berdaulat secara ekonomi dan bermartabat dalam budaya.

Misi NasDem adalah:

a. Membangun politik demokratis. Berkeadilan berarti menciptakan tata ulang demokrasi yang membuka partisipasi politik rakyat dengan cara membuka akses masyarakat secara keseluruhan. Mengembangkan model pendidikan kewarganegaraan untuk memperkuat karakter bangsa, serta melakukan perubahan menuju efisiensi sistem pemilihan umum. Memantapkan reformasi birokrasi untuk menciptakan sistem pelayanan masyarakat. Melakukan reformasi hukum dengan menjadikan konstitusi UUD 1945 sebagai kontrak politik kebangsaan.

b. Menciptakan demokrasi ekonomi melalui tatanan demokrasi ekonomi maka tercipta partisipasi dan akses masyarakat dalam kehidupan ekonomi negara, termasuk di dalamnya distribusi ekonomi yang adil dan merata yang akan berujung pada kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Dalam mewujudkan cita-cita ini maka perlu untuk menciptakan lapangan kerja, sistem jaminan sosial nasional, penguatan industri nasional, serta mendorong kemandirian ekonomi tingkat lokal.

c. Menjadikan budaya gotong royong sebagai karakter bangsa. Dalam mewujudkan ini maka sistem yang menjamin terlaksananya sistem pendidikan yang terstruktur dan menjamin hak memperoleh pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia. Menyelenggarakan pendidikan kewarganegaraan yang menciptakan solidaritas dan siliditas nasional, sehingga seluruh rakyat Indonesia merasakan cita rasa sebagai sebuah bangsa dan menjadikan gotong royong sebagai amalan hidup keseharian. Kebudayaan ini akan menciptakan karakter bangsa yang bermartabat dan menopang kesiapan negara dalam kehidupan global.

PKS, visi PKS adalah terwujudnya masyarakat madani yang adil sejahtera dan bermartbat.

Misi PKS adalah:

a. Memelopori reformasi sistem politik, pemerintahan, peradilan dan militer yang sejalan dengan penguatan demokrasi.

b. Mengentaskan kemiskinan, mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui strategi pemerataan pendapatan, pertumbuhan bernilai tambah tinggi dan pembangunan berkelanjutan.

c. Mewujudkan pendidikan yang berkeadilan dengan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi seluruh rakyat Indonesia.

Gerindra, 6 Program Aksi Transformasi Bangsa Partai Gerindra 2014-2019:

1. Membangun ekonomi yang kuat, berdaulat, adil dan makmur.

2. Melaksanakan ekonomi kerakyatan.

3. Membangun kedaulatan pangan dan energi serta pengamanan sumber daya air.

4. Meningkatkan kualitas pembangunan manusia Indonesia, melalui program pendidikan, kesehatan, sosial dan budaya.

5. Membangun infrastruktur dan menjaga kelestarian alam serta lingkungan hidup.

6. Membangun pemerintahan yang bebas korupsi, kuat, tegas dan efektif.

Tahun 2014 merupakan tahun yang sangat penting. Pasalnya tahun ini disebut sebagai tahun politik, di mana pesta demokrasi terbesar yang selalu diadakan setiap 5 tahun sekali, yaitu pemilihan anggota legislatif pada bulan April dan pemilihan presiden pada bulan Juni mendatang.

Berbagai harapan masa depan hadir dalam benak masyarakat, kesejahteraan, penurunan angka kemiskinan, pendidikan gratis, akses pelayanan kesehatan yang mudah dan terjamin, penurunan angka korupsi, jalan-jalan mulus beraspal dan lain sebagainya. Bahkan angan-angan ini semakin menjadi-jadi ketika hampir semua parpol yang terlibat menyampikan visi dan misinya melalui media massa Televisi, koran-koran, radio bahkan spanduk-spanduk yang terpasang di pinggir jalan.

Pada 9 April 2014 mendatang diharapkan mampu menghasilkan wakil-wakil rakyat yang berkualitas dan kompeten, mampu menerjemahkan kepentingan rakyat secara keseluruhan. Kualitas wakil rakyat tentu tergantung partai politik. Apakah partai politik mampu memberikan yang terbaik atau sebaliknya. Partai politik seyogyanya selektif dalam menjaring caleg yang diusungnya yang mampu bertanggungjawab kepada rakyatnya. Semoga parpol beserta caleg-calegnya jika berhasil meraup suara terbanyak mampu mewujudkan visi dan menjalankan misinya dengan konsisten.

Pemilu 2014 adalah menjadi tumpuan harapan masyarakat secara keseluruhan semoga tidak menghasilkan para wakil rakyat yang suka korupsi, suka berbuat analar wajah parlemen Republik ini. Jangan sampai ada pernyataan visi hanyalah tinggal visi dan misi hanyalah tinggal misi.

Masyarakat juga tentu sangat berharap, tahapan pemilu 2014 bisa berjalan lancar, aman, sesuai dengan perencanaan awal. Mengenai logistik pemilu, jangan sampai terulang kembali adanya surat suara yang rusak, kesesuaian jumlah kertas, kualitas tinta, dan lain-lainnya. Mari kita kawal bersama penyelenggaraan pemilu tahun ini.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Menumbuhkan Minat Baca Anak Cara Pemerintah …

Benny Rhamdani | | 16 September 2014 | 10:01

Korupsi Politik Luthfi Hasan Ishaaq …

Hendra Budiman | | 16 September 2014 | 13:19

Jalan Kaki Camping Heboh di Mandalawangi …

Rahmat Hadi | | 16 September 2014 | 12:32

[Fiksi Fantasi] Runtuhnya Agate: …

Hsu | | 16 September 2014 | 05:54

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Ganggu Ahok = Ganggu Nachrowi …

Pakfigo Saja | 6 jam lalu

Kabinet Jokowi-JK Terdiri 34 Kementerian dan …

Edi Abdullah | 8 jam lalu

UU Pilkada, Ken Arok, SBY, Ahok, Prabowo …

Ninoy N Karundeng | 8 jam lalu

Ternyata Ahok Gunakan Jurus Archimedes! …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Revolusi Mental, Mungkinkah KAI Jadi …

Akhmad Sujadi | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

I Am Groot …

Jeba | 7 jam lalu

Peran Google Drive Sebagai Alternatif …

Agus Oloan | 7 jam lalu

Kesatria itu Bernama Norman …

Susy Haryawan | 8 jam lalu

[Fiksi Fantasi] Republikarnivor …

Den Hard | 8 jam lalu

[Fiksi Fantasi] Perawan Sunthi …

Siti Swandari | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: