Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Alex Tampubolon

Seorang yang selalu mengatakan yang benar adalah benar yang salah adalah salah.

Indeks Partai Terkorup

OPINI | 13 March 2014 | 10:00 Dibaca: 596   Komentar: 2   0

Kader Partai Golkar masih menempati urutan pertama dari daftar kader parpol yang terjerat kasus korupsi sepanjang tahun ini. Kemudian Posisi kedua ditempati oleh  kader dari Partai PDIP.

Indonesia Corruption Watch (ICW) menyatakan bahwa indeks korupsi partai politik tahun 2002-2014 menunjukan bahwa PDIP menjadi partai yang terkorup dengan mempunyai indeks 7,7 persen, PAN (5,5 persen), Golkar (4,9 persen), PKB (3,3 persen) , PPP (2,7persen), PKPI (2,1 persen), Gerindra (1,9 persen), dan Demokrat (1,7 persen). Indeks korupsi ini bisa diartikan sebagai “jumlah koruptor per satu juta suara”.

Sedangkan menurut data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak tahun 2005-2013 hasilnya adalah 40 kader Golkar terbukti koruptor, diikuti PDIP 27 kader, Demokrat (17), PAN (8), PPP (8), PKB (2), Gerindra (2), PBB (2), PBR (2), PKS (1), dan terakhir PKPI (1).

Adapun mengenai korupsi di Partai Demokrat, partai tersebut tidak kompromi terhadap korupsi. Menurut Ruhut Sitompul, Partai Demokrat tidak akan melindungi apabila ada kader yang terindikasi terlibat kasus korupsi sebelumnya. Menurut penulis hanya Partai Demokrat yang berkomitmen terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia dan itu sudah banyak dibuktikan. Mari kita bebaskan Indonesia dari para koruptor dan mencegah terjadinya korupsi yang dapat menggerus keuangan negara.

Salam Kompasiana

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 4 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 4 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 5 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 11 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Tipe-tipe Tamu Undangan Pernikahan …

Hanindya Wardhani | 8 jam lalu

Maraknya Pelecahan Seksual Terhadap Anak di …

Widia Wati | 8 jam lalu

Pertolongan Kecelakaan yang Tepat …

M. Fachreza Ardiant... | 8 jam lalu

So-SIAL Media: Interaksi tanpa Intonasi …

Zulkifli Taher | 8 jam lalu

Inovasi, Kunci Indonesia Jaya …

Anugrah Balwa | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: