Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Alex Tampubolon

Seorang yang selalu mengatakan yang benar adalah benar yang salah adalah salah.

Indeks Partai Terkorup

OPINI | 13 March 2014 | 10:00 Dibaca: 618   Komentar: 2   0

Kader Partai Golkar masih menempati urutan pertama dari daftar kader parpol yang terjerat kasus korupsi sepanjang tahun ini. Kemudian Posisi kedua ditempati oleh  kader dari Partai PDIP.

Indonesia Corruption Watch (ICW) menyatakan bahwa indeks korupsi partai politik tahun 2002-2014 menunjukan bahwa PDIP menjadi partai yang terkorup dengan mempunyai indeks 7,7 persen, PAN (5,5 persen), Golkar (4,9 persen), PKB (3,3 persen) , PPP (2,7persen), PKPI (2,1 persen), Gerindra (1,9 persen), dan Demokrat (1,7 persen). Indeks korupsi ini bisa diartikan sebagai “jumlah koruptor per satu juta suara”.

Sedangkan menurut data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak tahun 2005-2013 hasilnya adalah 40 kader Golkar terbukti koruptor, diikuti PDIP 27 kader, Demokrat (17), PAN (8), PPP (8), PKB (2), Gerindra (2), PBB (2), PBR (2), PKS (1), dan terakhir PKPI (1).

Adapun mengenai korupsi di Partai Demokrat, partai tersebut tidak kompromi terhadap korupsi. Menurut Ruhut Sitompul, Partai Demokrat tidak akan melindungi apabila ada kader yang terindikasi terlibat kasus korupsi sebelumnya. Menurut penulis hanya Partai Demokrat yang berkomitmen terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia dan itu sudah banyak dibuktikan. Mari kita bebaskan Indonesia dari para koruptor dan mencegah terjadinya korupsi yang dapat menggerus keuangan negara.

Salam Kompasiana

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bilangan Bahasa Jawa is Very Difficult …

Eddy Roesdiono | | 25 January 2015 | 13:07

Mengapa Komentar Menkopolhukam Tedjo …

Fandi Sido | | 25 January 2015 | 13:36

Kota Malang: Dulu Ijo Royo-royo, Sekarang …

Sri Krisna | | 25 January 2015 | 13:48

Mereguk Lukisan Mahakarya Sang Pencipta di …

Tjiptadinata Effend... | | 25 January 2015 | 13:01

[Tutorial] Google Hangout dan Cara …

Kompasiana | | 09 January 2015 | 22:15


TRENDING ARTICLES

Surat Cinta Untuk Pak Tedjo …

Masykur A. Baddal | 4 jam lalu

Marwah, Wibawa dan Harga Diri Jokowi …

Thamrin Dahlan | 5 jam lalu

Siapa yang Buang Bayi di Bengawan Solo? …

Gaganawati | 7 jam lalu

Surat Terbuka kepada Megawati Sukarnoputri …

Ilyani Sudardjat | 11 jam lalu

Dewasanya Polri, Liciknya Oknum KPK …

Ar Kus | 11 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: