Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Luluk Ramadhany

Seorang Anak Desa, Tinggal di pati jawa tengah, lulusan Tsanawiyah/SLTP. Kebenaran ada di Banyak Sisi,Kadang kebenaran selengkapnya

Ayo..memilih, tips memilih,dan tata cara menyontreng yang benar 2014

REP | 24 February 2014 | 08:17 Dibaca: 3686   Komentar: 1   0

139320075182173351

Gambar:pohijopati.blog

Pemilu Tinggal sekitar 43 hari lagi. Kemeriahan sudah terlihat disana-sini dengan banyaknya atribut-atribut baik dari penyelenggara PEMILU, ataupun partai-partai yang akan ikut di pentas lima tahunan ini,Siapkah kita untuk ikut memeriahkan pesta lima tahunan ini..? Sudah tahukah kita bagai mana kita menyalurkan hak suara kita dengan benar? Dan bagai mana menyontreng atau menyoblos dengan benara..? Inilah beberapa tiips memilih wakil kita, serta cara menyontrng yang benar ?

Sebelum Kita berangkat ke TpS, pastikan dulu bahwa surat undangan sudah di siapkan, Sabil nunggu sarapan dari keluarga, mandilah dulu yang bersih, dan gosok gigi, setelah selesai berpakaianlah yang rapi, kalau ada minyak wangi pakailah minyak wangi, agar tidak terlihat semprawut pas kita pergi ke tps, ya dong…biar sedikit cool biar tiap harinya pergi kesawah, siapa tau ada cewek/cowok yang melirik dan kita dapat jodoh. Istilahnya sekali mendayung 2 tiga pulau terlampaui menyontreng sambil cari jodoh ,,,, ngak ada salahnya kan…..

Setelah semua persiapan selesai, maka berangkatlah ke TPS dengan santai, santai –santai aja, berangkatnya siapa tau ada yang ngasih duit saat di jalan lumayan kan untuk beli bensin, saat dalam perjalan sambil ingat-ingat janji-janji partai atau calon yang pernah di lontarkan, serta trek record partai dan sang calon. Ini ada beberpa factor yang harus di perhatikan sebelum memilih.

1.Jangan pilih calon yang gagal mengurusi rumah tangganya.

Salah satu calon yang ideal adalah mereka yang mampu membina dan mengurus keluarganya, kalau mengurus keluarga saja tidak mampu bagaimana nanti kalu mengurus rakyat,

2.jangan memilih calon artau partai yang memberi banyak uang.

Boleh kita menerima uangnya tapi jangan coblos orangnya, calon yang memberi uang kemungkinan besar untuk menggarong uang rakyat peluangnya besar, alais dia akan mengembalikan uangnya saat pencalonan dari merampok uang rakyat, betul tidak,,,,,,

3.mempunyai sifat malu dan menjunjung tinggi nilai-nilai agamnya.

Ini penting kalu pemimpin yang kita pilih nanti tidak punya malu, dan nilai-nilai agamnya kurang petaka yang akan terjadi, sgala macam cara akan di gunakanya, nilai agamnya kuat aja kadng nyleneh alias ngladra, seenaknya saja,

4, Memiliki Kredibilitas dan Kapabilitas sebagai Seorang Pemimpin, Jujur dan Amanah, . Berprinsip dan Berkomitmen, Mau Terjun Langsung, Bersikap Realistis, Bukan Materialistis dan punya wawasan luas.

Sambil di jalan menuju tps terus ingat-ingat trek calon yang ada,

Setelah sampai ke TPS, maka mendaftarlah kepada Panitia pemungutan suara (PPS),lalu kita akan mendapat Surat antrian untuk kita memilih, tunggu di tempat yang telah di sediakan oleh panitia, sambil lirak-lirik cewek sipa tau ada yng cantik, sikat habis makanan yang di sediakan, karena di desa biasanya masyarakat sekitar aka memberi jajanan atau minuman gratis,,,,,,,

Setelah mengantri beberpa lama nanti kita akan di panggil dan di beri surat suara, ada empat suara yang akan di berikan kepada kita,Ada 4surat suara dengan warna sampul berbeda, yaitu merah,biru,hijau,dan kuning, untuk warna merah adalah surat suara untuk Memilih DPD, untuk biru dan kuning adalah surat suara untuk wakil kita di DPRD I dan DPRD II, sementara yang kuning adalah untuk anggota DPR pusat. Ini contoh surat suara yang akan kita dapat.

13932026111172082957

gambar:poh ijo pati blog

Setelah mengantri beberpa lama nanti kita akan di panggil dan di beri surat suara, ada empat suara yang akan di berikan kepada kita,Ada 4surat suara dengan warna sampul berbeda, yaitu merah,biru,hijau,dan kuning, untuk warna merah adalah surat suara untuk Memilih DPD, untuk biru dan kuning adalah surat suara untuk wakil kita di DPRD I dan DPRD II, sementara yang kuning adalah untuk anggota DPR pusat. Ini contoh surat suara yang akan kita dapat.

Setelah kita dapat suara tersebut, terus saja langsung kita masuk ke bilik suara, sambil kita lihat dan kita buka siapa tadi yang mau kita pilih dan kreteria-kreterianya, tapi awas jangan sampai salah nyoblos ya, kalau kita salah nyoblos/nyonteng maka suara kita tidak sah, terus bagai mana biar sah, inilah beberpa hal yang dapat menentukan coblosan atau contrengan kita sah atau tidak,

CONTRENGAN SAH.

Contrengan atau coblosan kita di anggap sah bila:

kita mencoblos di dalam no urut partai, gambar partai,atau calon partai, bila kita nyoblos dua calon partai dalam satu partai hal itu juga sah. lihat contoh gambar di bawah ini.

1393203549121884928

ilustrasi surat suara pemilu 2014

1393203605461828118

ilustrasi surat suara pemilu 2014

1393203652469944255

ilustrasi surat suara pemilu 2014

1393203715857854353

ilustrasi surat suara pemilu 2014

CONTRENGAN ATAU COBLOSAN TIDAK SAH

Surat kita di anggap tidak sah, bila kita mencoblos dua coblosan di dua partai yang berbeda, suara kita juga tidak aka nada gunanya bila kita mencoblos di lambing partai, dan nama calon di partai yang lain, dan suara kita akan terbuang sia-sia bila kita mencoblos di luar kolom yang di tentukan, berikut contoh surat suara tidak sah, alias terbuang sia-sia.

13932040631794499053

ILUSTRASI GAMBAR SURAT SUARA PEMILU 2014

13932041571913421261

ILUSTRASI SURAT SUARA PEMILU 2014

13932042071821843741

ILUSTRASI SURAT SUARA PEMILU 2014

nah sekarang kalau udah tau kan bagaimana suara sah dan tidak sah, tinggal coblos dech,,,,jagian kita. Lepas mencoblos kita keluar dan kita masukan surat suara kedalam kotak yang telah di sediakan oleh panitia, sampai di sini kewajiban kita hamper selesai, selanjutnya,,, sebelum keluar kita celupkan jari kita ketinta yang telah di sediakan oleh panitia, ting tong,,,,akhirnya selesai dechhh kewajiban kita untuk memilih. Tinggal kita nunggu hasil pemilu , boleh kok di tps sambil lihatin cewek-cewek yang datang sambil habisin kue yang di sediakan masyarakat desa, gitu kan biasanya di desa di sediain kue….sebagai cinta masyarakat kepada Negara.

Ingat ya,,,ayo memilih , pilihan kita menentukan nasib Bangsa ini lima tahun Kedepan, selamat memilih…..jangan sampai salah memilih.


 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

“Bajaj” Kini Tak Hanya Bajaj, …

Hazmi Srondol | | 19 September 2014 | 20:47

Ekonomi Kemaritiman Jokowi-JK, Peluang bagi …

Munir A.s | | 19 September 2014 | 20:48

Bedah Buku “38 Wanita Indonesia Bisa“ di …

Gaganawati | | 19 September 2014 | 20:22

Kiat Manjakan Istri agar Bangga pada …

Mas Ukik | | 19 September 2014 | 20:36

Rekomendasikan Nominasi “Kompasiana …

Kompasiana | | 10 September 2014 | 07:02


TRENDING ARTICLES

Tidak Rasional Mengakui Jokowi-Jk Menang …

Muhibbuddin Abdulmu... | 9 jam lalu

Malaysian Airlines Berang dan Ancam Tuntut …

Tjiptadinata Effend... | 12 jam lalu

Awal Manis Piala AFF 2014: Timnas Gasak …

Achmad Suwefi | 14 jam lalu

Jangan Bikin Stress Suami, Apalagi Suami …

Ifani | 14 jam lalu

Ahok, Sang Problem Solving …

Win Winarto | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Noise Penyebab Miskom Dalam Organisasi …

Pical Gadi | 8 jam lalu

Rindu untuk Negeri Intimung …

Riza Roiyantri | 8 jam lalu

Hanya di Indonesia: 100 x USD 1 Tidak Sama …

Mas Wahyu | 8 jam lalu

Akankah, Fatin Go Kompasianival? …

Umar Zidans | 8 jam lalu

Menteri yang Diharapkan Bisa Profesional …

Yulies Anistyowatie | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: