Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Kamal Fuadi

pembelajar | http://www.fuadinotkamal.wordpress.com

Lagu-lagu Kampanye Ki Enthus Susmono dan Umi Azizah

REP | 22 November 2013 | 23:12 Dibaca: 143   Komentar: 0   0

Permintaan masyarakat Tegal terhadap lagu-lagu kampanye Ki Enthus Susmono dan Umi Azizah terus meningkat. Kepingan VCD dan DVD yang berisi video pemaparan visi, misi, debat publik, kampanye, dan lagu-lagu mereka berdua laku keras di lapak-lapak penjual VCD dan DVD di Kabupaten Tegal. Berikut ini link download lagu-lagu Ki Enthus Susmono dan Umi Azizah (Calon Bupati Tegal dan Calon Wakil Bupati Tegal 2014-2019):

  1. “Enthus-Umi Pilihanku” (Iwak Peyek) dapat didownload di sini
  2. “Enthus-Umi” (Udud Dulu) dapat didownload di sini
  3. “Paseduluran Relawan Ikhlas” dapat didownload di sini
  4. “Enthus-Umi” (Balonku) dapat didownload di sini
  5. “Enthus-Umi” (Sholawat) dapat didownload di sini
  6. “Wadon Bae” (Umi Azizah) dapat didownload di sini
  7. “Hip-Hop” (Enthus Susmono) dapat didownload di sini

Nomer Papat Pilihat Tepat. Mboten Khianat Insya Allah Manfaat.

Salam Paseduluran :)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Susahnya Mencari Sehat …

M.dahlan Abubakar | | 30 August 2014 | 16:43

Penghematan Subsidi dengan Penyesuaian …

Eldo M. | | 30 August 2014 | 18:30

Negatif-Positif Perekrutan CPNS Satu Pintu …

Cucum Suminar | | 30 August 2014 | 17:13

Rakyat Bayar Pemerintah untuk Sejahterakan …

Ashwin Pulungan | | 30 August 2014 | 15:24

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Florence Penghina Jogja Akhirnya Ditahan …

Ifani | 5 jam lalu

Ternyata Inilah Sebabnya Pendeta Paling …

Tjiptadinata Effend... | 13 jam lalu

Kesaksian Relawan Kerusuhan Mei …

Edo Panjaitan | 14 jam lalu

Masalah Sepele Tidak Sampai 2 Menit, Jogja …

Rudy Rdian | 15 jam lalu

Jogja Miskin, Bodoh, Tolol dan Tak …

Erda Rindrasih | 17 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: