Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Yoshy Zahra

lahir di jakarta, sudah menikah, tanggal 06 juni 2010. nama anak muammar fawwaz arsy lahir selengkapnya

Perlakuan Hukum Kasus Suap Daging Sapi Import VS Korupsi Proyek Hambalang

OPINI | 04 November 2013 | 17:16 Dibaca: 475   Komentar: 10   0

Partai yang berkuasa atas pemerintahan dialah yang memegang peranan penting dalam segala hal termasuk hukum. Ada permainan hukum oleh oknum oknum tertentu. Misalnya KPK, kenapa sih KPK dalam menangani masalah tidak selesai selesai dari kasus century sampai proyek hambalang, sepertinya penegak hukum di Indonesia juga KPK seperti ada kejanggalan atau permainan dari orang orang penting di negeri ini. Kalau di perhatikan dari berita yang ada di media kenapa KPK dalam menangani masalahnya perlakuan hukumnya berbeda misal antara PKS dengan demokrat ?

Contohnya Angelina sondakh di nyatakan bersalah tetapi semua hartanya tidak di sita, atau orang partai demokrat lainnya yang sudah di tetapkan jadi tersangka tapi tidak langsung di tangkap, lain halnya dengan orang PKS diantaranya luthfi hasan ishaq, kenapa dia setelah di tetapkan jadi tersangka langsung di tangkap KPK dan seluruh harta kekayaannya di sita.

Kinerjanya KPK tidak efektif sama saja dengan penegak hukum di indonesia lainnya. Buat apa ada KPK, gonta ganti ketuanya kalau nyatanya kasus hukum yang ada tidak kunjung selesai, perlakuan hukum di beda bedakan.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Radio dan Televisi NOS Belanda Disandera! …

Della Anna | | 30 January 2015 | 06:52

Pak Jokowi, Bapak Lihat Ini di Perbatasan? …

Fariastuti Djafar | | 30 January 2015 | 05:51

Keramat Jumat di KPK Dipatahkan Komjen BG? …

Abanggeutanyo | | 30 January 2015 | 05:00

Cara SD Jerman Ajak Anak Rajin Baca Buku …

Gaganawati | | 29 January 2015 | 20:39

Makan 3 Kali Sehari, Kebutuhan atau Budaya? …

Nurhajati Husen | | 30 January 2015 | 02:10


TRENDING ARTICLES

BG “Pembukaan” Pro JK, …

Hendrik Riyanto | 7 jam lalu

Gaya Kepemimpinan Jokowi vs Rakyat …

Christian Kelvianto | 11 jam lalu

Mengapa Pak JK Kehilangan Panggung? …

Anis Kurniawan | 12 jam lalu

Eggy Sudjana dan Kawan-kawan Mau Benturkan …

Opa Jappy | 12 jam lalu

Besok KPK Periksa BG, Besok Jumat Kramat, …

Suhindro Wibisono | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: