Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Slamet Dunia Akhirat

seorang biasa yang hanya bisa menghasilkan tulisan yang biasa-biasa saja. gak punya blog, hanya nongkrong selengkapnya

Jokowi jadi Anggota FPI?

OPINI | 15 October 2013 | 08:56 Dibaca: 915   Komentar: 25   3

Ada yang lain dari penampilan Jokowi semalam Senin (14/10/2013) .  Setelah identik dengan baju kotak-kotaknya yang membawanya ke kursi DKI 1, Jokowi melakukan hal yang berbeda. Di malam takbiran menjelang hari raya Idul Adha ini dan dalam rangka perayaan Jakarta Night Religious Festival itu, Jokowi  dengan berpakaian ala FPI melakukan  long march mulai dari Bunderan Hotel Indonesia (HI) hingga Monas. Jokowi bersama rombongannya tiba di Bundaran HI tepat pada pukul 19.00 WIB. Setibanya di lokasi, Jokowi langsung memukul bedug yang telah disiapkan oleh panitia di samping Bundaran HI sebagai tanda dimulainyaJakarta Night Religious Festival .

Seperti diketahui setiap kali ada kegiatan yang melibatkan Front Pembela Islam (FPI), salah satu atribut yang mencolok dari FPI adalah dalam hal pakaian. Dengan pakaian cirikhasnya yang putih-putih seperti jubah yang biasa dipakai oleh orang Timur Tengah, ditambah dengan penutup kepala warna putih juga yang biasa disebut surban/sorban. Itulah baju kebesaran FPI setiap kalai melakukan aksinya. Pakaian seperti itu juga yang selalu dipakai oleh Habib Rizieq Sihab ketua umum FPI setiap kali tampil di muka dimedia.

1381801398118312566

Jokowi masuk jadi anggota FPI?

Dalam rangka membuka peringatan Jakarta Night Religious Festival, Jokowi pun tak mau kalah dengan anggota FPI ataupun Habib Rizieq. Dalam foto terlihat sudah susah membedakan mana Jokowi dan mana anggota FPI, atau jangan-jangan Jokowi sudah masuk jadi anggota FPI karena memakai pakaian yang sama dengan anggota FPI?

Selama ini banyak yang mencibir dengan segala aktivitas FPI, yang menurut sebagian orang adalah lebih banyak melakukan tindakan anarkis. Tetapi tidak hanya itu saja, dalam hal berpakaian pun banyak pihak yang mengkritisi, karena cara berpakaian anggota FPI tersebut disebut banyak orang yang gak suka sama FPI sebagai bukan pencerminan nilai-nilai lokal, lebih kental dengan aroma Timur Tengahnya.

Ditengah arus pro dan kontra mengenai pakaian itu, Jokowi yang digadang-gadang menjadi presiden ini malah tampil di muka publik dengan memakai jubah putih plus sorbannya yang melilit menutupi sebagian kepala Jokowi. Saya tidak tahu apa pertimbangan Jokowi memakai pakaian model kaya gini, apakah terinspirasi dari Pangeran Diponegoro atau memang ingin terlihat seperti anggota FPI, mungkin hanya Jokowi yang bisa menjawabnya.

Tapi janga sekali-kali nanya Jokowi kapan nyapres, pasti jawabannya masih sama seperti yang dulu : “Saya gak mikir, coba tanya Bunda Mega saja”

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Galah Asin/Gobak Sodor, Permainan Anak-anak …

Bowo Bagus | | 15 September 2014 | 14:47

Punya Masalah Layanan BPJS hingga Keuangan? …

Ilyani Sudardjat | | 15 September 2014 | 11:44

Prostitusi dan Dominasi Turis Arab di …

Sahroha Lumbanraja | | 15 September 2014 | 13:02

Siapa Peduli Kesalahan Prasasti ASEAN di …

Syaripudin Zuhri | | 15 September 2014 | 11:54

Nangkring dan Test Ride Bareng Yamaha R25, …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 06:48


TRENDING ARTICLES

Buat Keju Sendiri Yuk …

Fidiawati | 7 jam lalu

Jokowi dan UU Pilkada Potret Kenegarawanan …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Ahok Emang Cerdas Kwadrat …

Ifani | 9 jam lalu

Memahami Cinta, Pernikahan dan Kebahagiaan …

Cahyadi Takariawan | 10 jam lalu

Koalisi Pembodohan …

Zulfikar Akbar | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Mengapa Saya Memilih “Bike to …

Happy Indriyono | 8 jam lalu

Festival Film Bandung, SCTV, dan Deddy …

Panjaitan Johanes | 8 jam lalu

Masyarakat Ekonomi Asean 2015 …

R_syah | 8 jam lalu

Blusukan = Berunding dan Berdamai …

Blasius Mengkaka | 8 jam lalu

Ultah Ke-30, Pangeran Harry Merasa Masih …

Darren Wennars | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: