Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Raja

saya seorang peternak & petani,hidup di desa,mencari kebenaran tentang hukum di indonesia.

Jokowi Capres Pilihan James Riady And Konco-konconya

OPINI | 02 September 2013 | 16:50 Dibaca: 3079   Komentar: 29   1

Seperti yang di tuliskan Oleh SUARA RAKYAT beberapa bulan lalu,Jokowi Ialah Capres yg akan di Usung James Riady and teman2nya.mereka sdh merencanakan jauh hari bagai mana Jokowi agar bisa menjadi Presiden RI 2014,maka tdk heran lai semua Media slalu memunculkan Jokowi,bukankah Media Mayoritas pemiliknya adalah Tionghoa,contohnya MNC,SCTV,INDOSIAR,Bahkan TRANSTV dan TRANS7 adalah milik Liem Siliong yg mengatas namakan Chairil Tanjung begitu Juga Metro TV yg di khabarkan adalah kepunyaan Warga Tionghoa Malaysia yg mengatas namakan Surya Paloh,mari kita baca percakapan Pak AMIN RAIS dengan JAMES RIADY seperti yang di tulis SUARA RAKYAT:

Suatu malam menjelang peringatan isra miraj, Amin Rais yg sedang duduk di beranda rumahnya di Solo kedatangan seorang tamu dari Jakarta.Selamat malam Pak Amin” sapa tamu Amin yg ternyata adalah James Riady “Oh Pak James rupanya…selamat malam..monggo..monggo”Amin pun persilahkan tamunya tsb msk ke rmh dan duduk di kursi tamu.”Terima kasih Pak, jika Pak Amin ijinkan, sy ddk di teras ini saja“Saya ingin ngobrol2 ringan sama Pak Amin sambil pandangi langit malam ini yg bersih dan bertabur bintang” jawab james riady.Oh, oke deh..di teras rumah juga boleh asalkan Pak James tidak malu di lihat orang2 yg lalu lalang di depan rumah saya”“Masak konglomerat terkemuka Indonesia dan dunia seperti Pak James dibiarkan duduk di teras hahaha” kata amin sambil terbahak bahak”“Oh ya, omong2 ada angin apa sampai Pak James mau dtng ke pondok saya di solo ini” amin tiba2 tanya serius dgn mata tajam penuh selidik“Wah, Pak Amin ini blm berubah sikap dan gaya bicaranya yg blak2an. To The Point Yaah, kalau gitu saya mohon izin mulai Pak”ames Riady CEO dan Owner Lippo Grup,konglomerat perbankan,media dan property yg sangat concern dgn dunia politik itu pun mulai bicara.“Pertama saya mau tahu pendapat Pak Amin jika Ind dipimpin oleh Presiden Non Muslim. Katakanlah Presiden yg nasrani, bgmn menurut Bpk?Amin sangat kaget menerima pertanyaan yang tak pernah sama sekali disangka sangka datang dari seorang James RiadySambil menarik nafas panjang, Amin Rais pun menjawab “Mengenai hal tsb tdk ada larangan sama sekali oleh konstitusi kita. Boleh2 saja”James tidak puas, dia kembali tanya “Yang saya tanyakan itu pendapat bapak, bukan terkait tentang konstitusi”Amin kembali terhenyak, namun sambil tersenyum dia menjawab, “Saya setuju setuju saja, tapi dengan sejumlah catatan” “Pertama, jika rakyat muslim yang mayoritas di Indonesia ini sudah welcome sepenuhnya. Tidak ada penolakan”“Kedua, jika sudah tidak ada lagi tokoh Islam yg dapat dipercaya untuk mengemban jabatan sebagai Presiden Republik Indonesia”.”Ketiga, jika ada jaminan atau setidaknya harapan besar bhw Presiden yg bragama nasrani itu bisa membawa Indonesia ini jauh lebih baik”James cukup terpana dengan jawaban bernas dari Amin itu. “Jadi pada prinsipnya Pak Amin setuju setuju saja ?” Tukasnya“Saya sih logis dan sederhana saja” lanjut Amin. “ Apa sih tujuan kita dalam berbangsa dan bernegara ..?.”Tujuan utama kita dalam berbangsa dan bernegara adalah untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”"Presiden adlh pihak yg diberi tugas & tgg jwb utama utk mewujudkannya. Jd, silahkan siapa sj yg mampu wujudkan itu utk jd presiden RI” “Skrg saya balas bertanya kepada Pak James, kenapa Bapak tiba2 pertanyakan hal ini ? Tdk mungkin ini muncul sekonyong2 tanpa sebab” Amin balas bertanya kepada James yang duduk di depannya. James pun menjawab dengan mimik wajah yang sangat serius.”Yg trutama agar bangsa ini punya sumber kepemimpinan nasional yg lbh bnyk & variatif.Tdk menutup kesempatan bg Putra/i terbaik bangsa”"kedua, mungkin saja sosok presiden terbaik RI mendatang berasal dari kelompok minoritas seperti kristen, budha, hindu dst”"ketiga, saya yakin terbukanya kemungkinan ini akan memperkuat indentitas dan jati diri kita sbg bangsa indonesia” jawab james Amin Rais makin tertarik, dia kejar lagi James Riady “Ok, skrg kita ga usah basa-basi lagi, siapa menurut anda yg terbaik?”James menarik nafas dalam dalam sebelum menjawab. “Bagaimana dengan Luhut B Panjaitan?” Pancingnya .. “Luhut? Beliau orang cerdas. Sangat cerdas malah. Banyak yg bilang, jika beliau muslim, mungkin dari dulu sdh bisa jadi Presiden” “Siapa lagi ?” Cecar amin rais. James jawab lagi dgn penuh keyakinan “Bagaimana kalau saya jadi Presiden RI? “Amin makin terpana dgn jawaban2 tak terduga dari James Riady. “Kenapa mesti anda?” Tanya Amin lagiJames tidak langsung menjawab tapi malah balik bertanya ke Amin. “Apakah saya tidak pantas ?”"Oh, bukan bgtu maksud saya. Maaf. Anda tentu pantas jadi Presiden : Cerdas, kaya, populer, agamis, dermawan, dst..anda penuhi syarat”"Dan saya sangat yakin,jk anda nyatakan siap jd RI 1 pstilah anda sdh punya visi & misi spektakuler utk majukan Indonesia” jwb amin lagi.”Nah, that’s the point pak ! Sama seperti admin @Triomacan2000, saya juga adalah WNI yg galau melihat kondisi bangsa saat ini”"Terlalu banyak ide & gagasan yg menurut saya bisa jdi solusi masalah bangsa & dapat antarkan Indonesia jadi negara yg maju sejahtera” “Ide2, rencana2 besar utk kelola Negara ini scra baik&tepat sdh lama memenuhi kpala sy. Mau meledak rasanya jk tdk sy implementasikan” “Namun, sayang beribu sayang, saya merasa niat yang suci, tulus dan mulia ini selalu layu sebelum berkembang. Mayoritas muslim di Indonesia ini, belum bisa menerima saya” ucap james berapi api”Tapi bukankah anda dan teman2 sekarang sedang mewujudkan cita2 tsb via Jokowi?” Tanya amin tanpa tedeng aling2James Kaget, tapi langsung segera sadar. ” Maaf Pak Amin, saya ternyata telah under estimated pada Bapak. Sekali lagi maaf”"Secara jujur kami sampaikan, bahwa dugaan Pak Amin tsb benar adanya. Jokowi memang kami persiapkan sebagai solusinya” “Kami sadar bhw saat ini blm memungkinkan bagi saya, Pak Luhut, Ahok atau siapapun tokoh non muslim bisa diterima sbg presiden RI”

“Kami melihat ada potensi luar biasa darinseorang Jokowi utk dapat diterima sbg Presiden RI pd 2014 yad. Kami promosikan dia habis2an” “Bgmn menurut Pak Amin dgn skenario kami tsb? Persiapan Jokowi sbg Capres 2014?” Tanya James ke Amin dgn penuh penasaranDgn santai amin menjawab “Bagi saya dan mungkin sebagian rakyat Indonesia tdk ada masalah jika Jokowi maju capres pada 2014 yad nanti”

“Namun ada beberapa isu atau pertanyaan yg harus bisa dijawab Jokowi secara jujur dan transparan kepada rakyat Indonesia” tukas Amin.

“Apa itu Pak” James memotong ucapan Amin karena saking semangatnya ingin tahu hal hal pokok yang jadi prasyarat Jokowi”Pertama, Jokowi harus bisa menjelaskan sikap atau pilihanya utk maju sbg capres 2014. Dia blm setahun jadi Gub DKI” “Rakyat Jakarta jangan sampai merasa suara mereka saat memilih Jokowi sbg Gub DKI dlm pilkada thn lalu, dikhianati oleh Jokowi” “Kedua, Jokowi harus beri penjelasan yg dapat diterima oleh seluruh warga DKI mengenai urgensi yg mendorong Jokowi nyapres di 2014″ “Ketiga, mau tdk mau, suka tdk suka, rakyat hrs diberikan info yg benar bhw ada peran besar Pak James dkk utk jdkn Jokowi sbg Presiden”Menurut saya, jk Pak James cs mau terbuka sampaikan penjelasan terkait Pencapresan Jokowi, tentu rakyat bs menerimanya sepenuh hati” “Bukankah Pak James bilang bhw Jokowi punya potensi dan karakter yg layak utk jadi Presiden?” “Dan Pak James cs yakinkan rakyat Indonesia bhw banyak ide, gagasan & rencana besar Pak James yg akan bisa terwujud via tangan Jokowi” “Sepanjang semua itu ditujukan utk kepentingan bangsa & negara, makmurkan &sejahterkan rakyat, semua pihak bisa menerimanya dgn ikhlas” “Jika hal tsb Pak James lakukan, saya fikir manfaatnya luar biasa. nanti bila Jokowi sukses sbg Presiden …. … dan sdh tdk bs dipilih lagi, Pak James bisa gantian maju sbg Capres”.”Apakah Anda bs lakukan itu? Saya yakin bisa.Toh anda dkk adalah pemilik kerajaan media terbesar di RI. Opini publik bisa anda bentuk atau arahkan. Uang anda pun tak terbatas.James Riady terpana dgn argumentasi panjang yg disampaikan amin rais malam ini. “Apakah Pak Amin benar2 ikhlas?” Tanyanya raguAmin tertawa terbahak2 mendengar pertanyaan James Riady tsb. “Ha ha ha …tentu saya iklas jiwa dan raga. Sejuta persen !” Jawab amin.
Sambil berdiri James Riady memeluk erat Amin.”Terima kasih Pak. Anda memang benar2 negarawan sejati. RI sangat beruntung memiliki anda”"Malam ini saya akan kembali ke Jakarta dgn hati yg penuh bahagia. Saya akan teruskan fikiran Pak Amin kepada teman2″ “Mengingat hari sdh larut malam, sy mohon izin pamit Pak. Sekali lg terima kasih atas kesediaan Bpk menerima saya yg dtg dadakan ini” Lalu James pun beringsut keluar dari teras rumah Amin. Tiba2 Amin berkata ” Oh ya, Pak James, sampaikan salam saya pada teman2 semua”"Dan jgn lupa, jika nanti Anda ada niat berkunjung lagi kemari, mohon Jokowi dibawa serta. Saya ingin sekali berbincang2 dengannya”Menanggapi Amin tsb James pun tersenyum ” Insya Allah Pak Amin. Minggu depan atau bulan depan, sy akan datang kemari bersama Jokowi”Lalu James Riady pun berlalu..keluar dari pekarangan rumah Amin dilepas tatapan mata Amin Rais hingga hilang di kegelapan malam Amin kembali lanjutkan duduk di teras rumahnya sambil memandang milyaran kerlip bintang di langit Solo yg semakin berpijar syahdu… “Smoga James mencerna penjelasan saya tadi. Dia org baik, WNI yg patriot. Sdh seharusnya dia tampil sbg Capres alternatif” batin Amien

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sukses sebagai Pengusaha Telur Asin …

Tjiptadinata Effend... | | 21 December 2014 | 11:54

Jebakan Betmen di Musium Antonio Blanco …

Muslihudin El Hasan... | | 22 December 2014 | 06:17

Rahasia Keberhasilan Pariwisata: Jangan …

Jimmy Haryanto | | 21 December 2014 | 08:18

[Langit Terbelah Dua] Pohon Malaikat …

Loganue Saputra Jr ... | | 21 December 2014 | 16:39

Waspada Komplotan Penipu Mengaku Dari …

Fey Down | | 21 December 2014 | 23:23


TRENDING ARTICLES

Gol Telat Skrtel, Bawa Liverpool Imbangi …

Achmad Suwefi | 7 jam lalu

Fenomena Prostitusi Online sebagai Efek …

Gholal Pustika Widi... | 13 jam lalu

Sensasi Singkong Rebus Menteri Yuddy …

Andi Harianto | 13 jam lalu

Ketika Tulisanmu Dihargai Jutaan Rupiah …

Wijaya Kusumah | 14 jam lalu

Sekilas Wajah Pak Menteri Anies Mirip …

Agus Oloan | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: