Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Ephen

berbagi dari kekurangan

Politik Kompasiana

OPINI | 24 August 2013 | 01:27 Dibaca: 244   Komentar: 4   2

Salah satu rubrik menarik dalam kompasiana adalah politik. Dari sekian rubrik yang ditawarkan, politik nampaknya menempati urutan terbanyak peminatnya. Hal ini terbukti dengan banyaknya tulisan entah opini, reportase, puisi, dll yang bertema politik.

Sasaran yang menjadi obyek kajian tulisan politik tersebut biasanya para penyelenggara negara, yakni pemerintah dan para anggota dewan. Mereka dalam artian praktis adalah para politikus. Banyak tulisan politik dalam kompasiana yang memuat kritik, tentunya kritik produktif. Tidak sedikit juga yang mengandung umpatan dan bergaya argumentum ad personam. Akan tetapi ada juga tulisan politik yang memuat pujian atau apresiasi terhadap politikus tertentu.

Harapan dimuatnya tulisan bernuansa politik tersebut tentu bukan sekedar agar sang penulis dikenal dan mendapat rating pembaca sebanyak-banyaknya (walaupun mungkin dalam hati kecil ada harapan seperti itu). Tetapi lebih dari itu, harapan yang lebih luhur adalah apa yang disuarakan dalam tulisan itu bisa sampai pada sasarannya atau tepat sasar. Dalam hal ini para politikus kebanyakan dan khususnya mereka yang disinggung dalam tulisan-tulisan itu juga membaca apa yang ditulis.

Pertanyaan yang muncul adalah: apakah para politikus membaca kompasiana? Kalau “ya”, maka tulisan itu mencapai sasarannya. Kalau “tidak”, maka tidak berlebihan kalau dikatakan bahwa rubrik politik kompasiana hanya menjadi tempat pelampiasan unek-unek atau ketidakpuasan (entah pribadi ataupun umum) terhadap prilaku para politikus.

Oleh karena itu, mungkin tim admin punya andil agar apa yang disuarakan dalam tulisan-tulisan politik kompasiana bisa mencapai sasaran, yakni dibaca juga oleh para politikus. Sekedar usulan: mungkin baik kalau Kompas Cetak menyediakan juga kolom khusus bertajuk misalnya “suara kompasiana”. Pada kolom itu bisa dimuat tulisan-tulisan kompasianer (tentang politik) yang menurut tim admin layak dipulikasikan.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

“Awul-awul”, Bursa Pakaian Bekas Murah …

Hendra Wardhana | | 18 December 2014 | 07:56

Aksi dan Reaksi dari Larangan Becak hingga …

Susy Haryawan | | 18 December 2014 | 06:59

Ayo Tulis Ceritamu untuk Indonesia Sehat! …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 21:46

Mata Merah, Semerah Darah? Jangan Panik …

Patricia Constance | | 17 December 2014 | 23:35

Voluntourism Blog Competition: Berikan Aksi …

Kompasiana | | 08 December 2014 | 19:03


TRENDING ARTICLES

Presiden Jokowi Mesti Kita Nasehati …

Thamrin Sonata | 5 jam lalu

Pilot Cantik, Menawan, dan Berhijab …

Axtea 99 | 8 jam lalu

Ketemu Polisi Jujur …

Blontank Poer | 10 jam lalu

Aneh tapi Nyata Cuma Ada di Indonesia …

R Cahyo Prabowo | 12 jam lalu

Sadisnya Politik Busuk Pilpres di Indonesia …

Mawalu | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Indra Sjafrie Melatih Bali United Pusam, …

Arnold Adoe | 7 jam lalu

Daftar Biaya Pelayanan di Kepolisian …

Muhammad Maulana | 7 jam lalu

Ani S & Pakaian Ideologis …

Masdarudin Ahmad | 8 jam lalu

KPK Sudah Seharusnya Buka Banyak Cabang …

Haris Herdiansyah | 8 jam lalu

Menang di BANI, MNC Group Akan Pindahkan …

Idyllic 48 Footy | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: