Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Jimmy Haryanto

Pecinta Kompasiana. Berupaya menjadi pembelajar yang baik, namun sering merasa malu karena belum bisa berbuat selengkapnya

Indonesia: Renungan Sebelum 17 Agustus 2013!

OPINI | 07 August 2013 | 23:16 Dibaca: 273   Komentar: 2   2

Selamat Idul Fitri para Kompasianer di seluruh Indonesia, negeri tercinta yang merdeka tanggal 17 Agustus 1945 dari Jepang. Tapi tahukah kita bahwa sejak ribuan tahun sebelumnya sebenarnya Indonesia itu sudah ada yang berbentuk kerajaan Kutai di Kalimantan pada abad keempat, kerajaan Sriwijaya di Sumatra pada abad ketujuh dan Kerajaan Majapahit di Jawa pada abad keempatbelas. Namun karena Indonesia itu pecah menjadi kerajaan-kerajaan kecil, sejak 1602 Belanda menjajah Indonesia. Jumlah penduduk Indonesia saat ini hampir 240 juta orang, dan pada umumnya tinggal di wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara dan Papua. Lokasi Indonesia menarik dan biasanya langsung berada di tengah-tengah peta dunia karena berada antara Asia dan Australia. Dengan luas daratan 1.919.440 km persegi (741.100 mil persegi) Indonesia merupakan Negara terluas keempat di Asia setelah China, India, dan Arab Saudi. Luas lautan Indonesia mencapai 4 juta km persegi.

Indonesia terdiri dari sekitar 17.508 pulau. Panjang wilayah Indonesia dari Timur ke Barat (dari Sabang hingga Merauke) mencapai 5.271 km (3.275 mil) dan lebar Indonesia dari Utara hingga ke Selatan (dari Mianggas hingga Pulau Rote) mencapai 2.210 km (1.373 mil). Panjang Indonesia jauh lebih panjang dari pada Los Angeles-New York yang jaraknya 3.933 km atau 2.444 mil. Lebar Indonesia sekitar jarak Ottawa, Kanada ke Florida di bawah AS (2.380 km atau 1.479 mil).

Indonesia berbatasan dengan Asia dan Australia dan juga berbatasan dengan Laut China Selatan, Samudera Pasifik dan Lautan Hindia.

Panjang garis batas darat Indonesia mencapai 2.830 km (1.758 mi) yakni di Papua dengan PNG, di Kalimantan dengan Malaysia, dan di NTT dengan Timor Leste. Sementara garis pantai lautnya sepanjang 54.716 km (33.999 mil), yang terpanjang di dunia sehingga masuk Guinness Book of Records.

Memang terlalu lama kita dijajah, lebih dari 300 tahun sehingga dari 240 juta rakyat Indonesia saat ini masih banyak yang hidup miskin dan terbelakang. Namun setelah merdeka sekitar 68 tahun, bukan saja Indonesia semakin sejahtera, tetapi saat ini dianggap sebagai kekuatan ekonomi dunia penting sehingga dianggap pantas masuk G-20 (Group of Twenty) yang ditandai dengan kehadiran Presden SBY pada KTT G-20 pertama di Washington DC, pada tanggal 14-15 November 2008. Dua puluh negara dengan kekuatan ekonomi terbesar dunia bergabung dalam G-20 yakni AS, Kanada, Perancis, Rusia, Jerman, Italia, Jepang, India, Indonesia (satu-satunya dari Asia Tenggara), Komisi Eropa, Uni Eropa, Inggris, Australia, Korsel, RRC, Arab Saudi, Afrika Selatan, Tunisia, Argentina, Meksiko, Brazil.

Bahkan Indonesia digolongkan sebagai negara demokrasi dan tiga kali pemilu yakni tahun 1955, 1999 dan 2004 masuk sejarah dunia karena dianggap sebagai cerminan demokrasi yang sesungguhnya. Indonesia juga diramalkan menjadi kekuatan ekonomi nomor 10 tahun 2030.

Sebagaimana diketahui, bulan Juni 1999 negara-negara maju yang tergabung dalam Group-7 (G-7) dalam pertemuan puncaknya di Cologne menggagas pembentukan G-20. Tahun 2007 Afrika Selatan menjadi tuan rumah pertemuan Menkeu G-20 dengan Menkeu Trevor A. Manuel sebagai ketuanya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Wisata ke Perbatasan Surga dan Neraka di …

Taufikuieks | | 17 December 2014 | 11:24

Melahirkan Cesar Versi Saya dan Ashanty …

Mariam Umm | | 17 December 2014 | 13:39

Mau Operasi Kanker Tulang Kemaluan Atau …

Posma Siahaan | | 17 December 2014 | 19:17

The Hobbit: The Battle of the Five Armies …

Iman Yusuf | | 17 December 2014 | 21:02

Lima Edisi Klasik 16 Besar Liga Champions …

Choirul Huda | | 17 December 2014 | 21:54


TRENDING ARTICLES

Sadisnya Politik Busuk Masa Pilpres di …

Mawalu | 5 jam lalu

Kalah Judi Bola Fuad Sandera Siswi SD …

Dinda Pertiwi | 5 jam lalu

Mas Ninoy N Karundeng, Jangan Salahkan Motor …

Yayat | 6 jam lalu

Jiwa Nasionalis Menteri yang Satu Ini …

Adjat R. Sudradjat | 6 jam lalu

Hanya Butuh 22 Detik Produksi Sebuah Motor …

Ben Baharuddin Nur | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

7 Cara Ajaib! Memenangkan Lomba Vote di …

Giant Sugianto | 8 jam lalu

Aristan : Audit Dinas PU Sigi …

Geni Astika | 8 jam lalu

100 Hari Menuju Sakaratul Maut …

Ivone Dwiratna | 9 jam lalu

Dulu Soekarno Mengusir Penjajah, Sekarang …

Abdul Muis Syam | 9 jam lalu

Seniman, antara Profesi dalam Angan dan …

Suharyadi | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: