Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Matkodak

Peminat masalah sosial politik, kesenian dan kebudayaan

Presiden SBY Cuek dengan Mesir, Ikhwan PKS Senewen

OPINI | 05 August 2013 | 14:10 Dibaca: 1227   Komentar: 31   3

SEMENTARA sejumlah negara barat, khususnya Uni Eropa dan AS terus meloby elite Mesir agar melakukan dialog dengan Ikhwanul Muslimin, untuk mencapai solusi damai bagi negeri Mesir, para simpatisan Ikhwanul Muslimin di sini, ke-ge-eran, menganggap kunjungan sebagai dukungan untuk mereka, penyelamatan bagi Mohammed Mursi, dan menyudutkan militer yang kini menguasai pemerintahan Mesir.

Dunia internasional kini boleh jadi berdatangan ke Mesir. Tapi apakah itu artinya dukungan sepenuhnya bagi Mursi, nanti dulu. Justru yang utama bagi Uni Eropa dan AS, adalah mengunjungi elite yang sedang berkuasa sekarang.

Kunjungan ke Morsi dilakukan sebagai keseimbangan agar tak kentara internasional memihak militer dan anti Mursi.

Tapi media partisan model PKS Piyungan langsung menyimpulkan itu sebagai dukungan bagi Mursi. Alangkah GR-nya!

“Kapan yah Indonesıa, Pak Marty ayo donk ke Mesır tengok Mursı, “ komentar Suandı Juhud di situs PKS Piyungan, menanggapi berita Dunia Internasional Mulai Berdatangan Kunjungi Presiden Mursi. Kudeta Segera Tumbang?

http://www.pkspiyungan.org/2013/08/dunia-internasional-mulai-berdatangan.html

Judulnya provokatif khas media partisan.

Mesir jelas penting bagi Timur Tengah dan konstelasi politik dunia. Yang berkepentingan dengan kestabilan politik di Mesir bukan hanya Uni Eropa dan AS, dan rakyat Mesir tentunya - melainkan juga Israel dan negara-negara Timur Tengah lain, khususnya Arab Saudi.

Karena itu, krisis berlarut-larut di negeri pyramid ini bisa menimbulkan kekacauan yang tak menguntungkan bagi dunia. Seperti yang terjadi di Suriah sekarang.

Tapi berkepentingan dengan Mesir sekarang ini tidak identik  dengan mengembalikan kekuasaan kepada Mohammed Mursi. Jelas itu urusan yang berbeda. Jangan-jangan malah sebaliknya. Agar Mesir tidak jadi Iran ke-dua:  Dikuasai kelompok Islamis dan menjadi kerikil dalam sepatu dunia Barat

PKS Piyungan yang notabene merupakan corong bagi PKS dan merupakan franchise Ikhwanul Muslimin di Indonesia, sangat bersemangat memutar balikkan opini, sehingga para pembacanya pun terbuai dan  melindur. Mursi digambarkan sebagai presiden ideal, meski belum berbuat apa-apa yangberarti bagi rakyat Mesir.

Bahkan selama ini Mursi merongrong perekonomian  Mesir, sehingga menimbulkan gejolak sosial,  mengundang pendemo, memancing militer keluar barak, dan mengambil alih kekuasaan. Sehingga jabatan presiden pun copot dari Mursi. Masuk bui pula! Tragis.

Islamis di sini memang sudah menjadi korban cuci otak, sehingga tak bisa membedakan presiden yang sudah berkarya nyata dan presiden yang baru berwacana. Tak heran bila muncul pernyatakan yang membalikkan logika: “Kapan ya Indonesia punya presiden yang hafidz Quran kayak presiden Mursi?” kata pemilik akun Agus Nurdin.  “Bangga jika saya memiliki Presiden seperti Bapak Muhammad Mursi, “ tulis komentator lain.

Dan ada juga khayalan seperti ini : “Kita akan dapat pemimpin spt Mursi jika rakyat Indonesia sudah spt rakyat Mesir. Berani dan tegas.”

Sebagaimana junjungan mereka, Hidayat Nur Wahid, yang selalu menyebut konspirasi Amerika dan Zionis Yahudi untuk setiap kekacauan yang terjadi di dunia ini, juga penangkapan Presiden PKS tempo hari oleh KPK - demikianlah komentator di PKS Piyungan. ”…walaupun mereka menelikungmu dari belakangmu bersama musuhnya Yahudi dan Arab Saudi yang otaknya sudah dicuci oleh Amerika Mudah-mudahan ALLAh Mengutuknya…..”

Meski demikian tokh mereka tak menolak kunjungan diplomasi AS ke Mesir, yang dianggap akan menyelamatan kursi kepresidenan Mursi. Alangkah munafiknya.

Kini selain mencatat kunjungan Uni Eropa dan AS, Ikhwan Indonesia alias PKS Lovers juga berharap Presiden Indonesia SBY juga ke Mesir untuk membantu menyelamatkan junjungan dan idola mereka, Muhammed Mursi. Ada banyak nada dalam megungkapkannya. Ada yang bernada merengek-rengek, sok ngambek, bahkan sinir.

“Kapan yah Indonesıa, Pak Marty ayo donk ke mesır tengok Mursı, ” kata Suandi Juhud dalam tanggapannya . Komentator bernama Asep Nurdin ar menulis, “ayo pa SBY yang mulia (kata.Ruhut) sy hormati & sy cintai,,tengoklah saudara kita dimesir,,Mr.M. Mursi

Yang sok ngambek menulis:  “Indonesia kapan ya? takut kali ya” ?

Atau melimpahkan kesalahan ke pihak lain:” …berharap SBY bisa bersikap peduli dgn rakyat Mesir, sama saja berharap bulan menjadi dua biji. Sebab resiko SBY ditinggalkan JIL sangatlah merugikannya. Coba baca pernyataan2 tokoh JIL baru2 ini, sdh seperti memberi sinyal kpd SBY agar tidak mendukung kalangan Islamis”.

Kasihan…

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Melihat Peternakan Nyamuk di Loka Litbang …

Nurlaila Yusuf | | 18 December 2014 | 14:47

Meteorisme, Penyakit Hitler yang …

Gustaaf Kusno | | 18 December 2014 | 12:20

Kompasiana Drive&Ride: “Tantangan …

Kompasiana | | 16 December 2014 | 17:35

Rangkuman Foto: Menyusuri Monumen Penting di …

Bisurjadi | | 18 December 2014 | 14:42

Ikuti Blog Competition ”Warna Warni Indah …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 10:50


TRENDING ARTICLES

Seleb yang Satu Ini Sepertinya Belum Layak …

Adjat R. Sudradjat | 8 jam lalu

Konyolnya Dokumen Hoax Kementerian BUMN Ini …

Gatot Swandito | 9 jam lalu

Menyoal Boleh Tidaknya Ucapkan “Selamat …

Dihar Dakir | 10 jam lalu

Presiden Jokowi Mesti Kita Nasehati …

Thamrin Sonata | 12 jam lalu

Pilot Cantik, Menawan, dan Berhijab …

Axtea 99 | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: