Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Iwan Roberto

Setiap manusia berbeda...

Banten: 100% Dinasti

OPINI | 31 July 2013 | 16:11 Dibaca: 1406   Komentar: 12   1

Politik dinasti di Indonesia benar-benar tercermin di Propinsi Banten. Di propinsi tersebut Kepala Daerah dari tingkat Gubernur sampai Bupati dan Wali Kota atau wakil-wakilnya hampir 100% dipastikan dari kalangan keluarga, entah hubungannya vertikal ke bawah/ke atas atau horizontal kesamping.

Kita mulai dari keluarga besar Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah :
1. Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany merupakan adik ipar Atut
2. Wali Kota Serang Tb Haerul Jaman merupakan kakak tiri Atut
3. Wakil Bupati Pandeglang Heryani ibu tiri Atut
4. Wakil Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah kakak kandung Atut

Sekarang kita beranjak ke Kota Cilegon. Tubagus Aat Syafaat merupakan Wali Kota Cilegon dua periode berturut-turut dan sekarang tongkat kekuasaannya diestafetkan kepada anak kandungnya Tubagus Iman Ariyadi menjadi Wali kota Cilegon.

Kabupaten Tangerang sekarang dipimpin oleh Ahmed Zaki Iskandar yang merupakan anak kandung dari Ismet Iskandar Bupati Tangerang dua periode.

Kabupaten Lebak saat ini dipimpin oleh Mulyadi Jayabaya dan telah dua periode memimpin Lebak, saat ini JB begitu orang memanggilnya sedang mempersiapkan putri kandungnya Iti Octavia Jayabaya sebagai calon Bupati Lebak.

Yang paling teranyar saat ini adalah Wahidin Halim Wali Kota Tangerang dua periode juga sedang menggadang-gadang Abdul Syukur adik kandungnya sebagai calon Wali Kota Tangerang berikutnya. Proses pencalonan adik kandungnya ini penuh dengan intrik-intrik politik dengan jegal sana-jegal sini. Lucuu kata teman…

Propinsi Banten dengan 8 (delapan) Kabupaten dan Kotanya di era Reformasi ini hampir bisa dikatakan seluruhnya dibangun oleh dinasti Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Aat Safaat, Ismet Iskandar. Saat ini Mulyadi Jayabaya dan Wahidin Halim sedang mencoba membangun dinasti mereka selanjutnya.

Preseden buruk untuk demokrasi di Banten?  Tergantung kepada siapa kita bicara…

Hanya ada tambahan untuk julukan Banten saat ini :
Banten, 100% Dinasti….

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kekecewaan Penyumbang Pakaian Bekas di …

Elde | | 25 October 2014 | 12:30

Rafting Tidak Harus Bisa Berenang …

Hajis Sepurokhim | | 25 October 2014 | 11:54

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15

Dukkha …

Himawan Pradipta | | 25 October 2014 | 13:20

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 6 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 12 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 12 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 13 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Tentang Peringatan di Dinding Kereta …

Setiyo Bardono | 7 jam lalu

Musik Adalah Hidup …

Nitami Adistya Putr... | 7 jam lalu

Dilema Struktur Kabinet …

Yanuar Nurcholis Ma... | 8 jam lalu

Untuk Anak-anakku di Negeri Hijrah …

Gayatri Shima | 8 jam lalu

Pengalihan Subsidi BBM …

Kwee Minglie | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: