Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Kadek Suandewi Suandewi

Kehidupan adalah perjalanan. Banyak cerita yang bisa dikisahkan dalam Tulisan. Mengabadikan Cerita dalam tulisan adalah selengkapnya

Alasan Memilih Suwirta-Kasta di Pilkada Klungkung 2013

REP | 27 July 2013 | 09:57 Dibaca: 380   Komentar: 0   0

Ketika pihak managemen Sumber daya manusia merekrut tenaga kerja, banyak aspek yang menentukan untuk diterima seseorang menjadi karyawan. Faktor-faktor tersebut biasanya disebut IQ, SQ dan EQ. IQ(kecerdasaan intelektual) adalah ukuran kemampuam intelektual,analisis,logika,dan rasio seseorang, IQ merupakan kecerdasan otak untuk menerima,menyimpan,dan mengolah informasi menjadi fakta.. SQ(kecerdasan spiritual)adalah kemampuan seseorang untuk mengerti dan memberi makna pada apa yang dihadapi dalam kehidupan,sehingga seseorang akan memiliki fleksibilitas dalam menghadapi persoalan di masyarakat. EQ(kecerdasan emosional)adalah kemampuan mengenali perasaan sendiri dan perasaan orang lain,kemampuan memotivasi diri sendiri,serta kemampuan mengolah emosi dengan baik diri sendiri dan orang lain. Terkait dengan pemilihan pemimpin tiga factor ini harus dimiliki secara berimbang sehingga ia mampu berpikir inovatif, tekun, jujur . Sehingga kepercayaan rakyat didapatnya tinggi dalam mengemban tugas-tuganya.

Terkait dengan Pilkada Klungkung 2013 yaitu memilih bupati dan wakil bupati harus juga memperhatikan 3 aspek itu. Rakyat Klungkung sebagai pemilih merupakan Managemen Sumber daya manusia apabila diibaratkan perusahaan. Rakyatlah yang menentukan, menyeleksi dan memilihnya sehingga mampu membawa Klungkung unggul dan sejahtera. Rakyat bisa menilai calon Bupati dan calon wakil bupatinya berdasarkan rekam jejak dan visi misinya. Sehingga Klungkung yang masih jauh tertinggal dari Kabupaten lainnya di Bali bisa mengalami perkembangan positif. Pemimpin yang cerdas dengan IQ yang baik ditandai dengan kemampuannya menangkap peluang, berikir inovatif, mengelaborasikan segala potensi yang dimiliki daerahnya sehingga mampu menjawab permasalahan-permasalahan masyarakat Klungkung. Kecerdasan Spiritual yang ditandai dengan semangat hidup yang tinggi sehingga ia mampu mengahdapi segala peliknya hidup. SQ yang baik biasanya ditandai dari seseorang yang jujur, tekun, sabar, dan memegang prinsip-prinsi spiritual. SQ yang baik seorang calon bupati Klungkung akan mampu menghindarkan dari sikap mengeluh, korupsi, kolusi dan nepostisme. Sedangkan EQ sebagai suatu rasio kematangan emosi dari seorang pemimpin mampu tampil selalu stabil walaupun dalam keadaan apapun, tidak membeda-bedakan masyarakatnya, bahkan mampu membuat masalah yang ada menjadi motivasi, inspirasi untuk meningkatkan daya juang masyarakat Klungkung.

Dari ke empat calon yang ada, pasangan nomer empat Suwirta Kasta yang memiliki tiga aspek itu secara mendekati sempurna. Kecerdasan intelektualnya bisa dilihat dari kemampuannya membuat inovasi-inovasi usaha sehingga bisa mengembangkan Koperasi Pasar Sri Nadi menjadi 9 usaha. Ini sebuah kecerdasan dalam menangkap peluang dan memberikan sentuhan kreatifitas melalui variasi usaha-usaha kreatif. Dari segi Kecerdasan Spiritual Suwirta-Kasta tidak usah diragukan lagi. Mengingat Koperasi Pasar Sri Nadi yang dirintisnya mulai dari nol, mengumpulkan dana masyarakat Klungkung sedikit demi sedikit dan diolah menjadi usaha yang lebih besar. Tidak mungkin Koperasi pasar Sri Nadi bisa tumbuh dan besar kalau Suwirta tidak tekun, jujur, sabar. Pastinya Koppas sudah dari dulu bangkrut apabila Suwirta korupsi, tidak tekun dan serampangan mengambil keputusan, karena ia Manager umum Koppas. Kecerdasan emosi yang dimilik Nyoman Suwirta tidak kalah pentingnya.Kewibawaan dan sikap rendah hati Nyoman Suwirta dan Mangku Made Kasta juga dilihat dari kemampuan memippin Koppas sehingga orang-orang yang dipimpin dengan kesadaran penuh mau melakukan perintah dan aturan yang di buat Koppas. Mengingat kecerdasan emosi yang baik akan mampu membuat dream team, dan mampu menemu kenali potensi orang-orang yang dipimpinnya. Hal ini menyebabkan Koppas tumbuh dan berkembang dengan baik, menempatkan posisi orang pada minat, bakat dan keahliannya di Koppas sangat mennetukan keberhasilan koperasi. Ini Suwirta sudah buktikan, bukan sekedar janji-janji manis angin surga yang tidak jelas, sehingga kita sebagai masyarak Klungkung tidak punya alasan untuk tidak memilih Suwirta Kasta pada Pilkada 2013 yang diadakan 23 Agustus 2013 mendatang. Kita masyarakat Klungkung adalalah HRD yang menyeleksi dan memilih Bupati dan wakil Bupati Klungkung periode 2013 – 2018 sehingga bisa membawa Klungkung kearah yang lebih baik. Suwirta Kasta adalah pilihan yang tepat memilih Bupati dan wakil Bupatinya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 5 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 5 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 5 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 11 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Kinerja Buruk PLN Suluttenggo …

Hendi Tungkagi | 7 jam lalu

Jokowi-JK Berantas Koruptor Sekaligus …

Opa Jappy | 7 jam lalu

Luar Biasa, Indonesia Juara Matematika …

Dean Ridone | 7 jam lalu

The Beatles Konser di BI …

Teberatu | 7 jam lalu

Gandeng KPK, Politik Nabok Nyilih Tangan ala …

Abd. Ghofar Al Amin | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: