Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Abu Hudzaifah

Menulislah kerana Allah, InsyaAllah akan ada nilai kebaikannya. Semoga kalam ini selaras dengan lisan.

Tanggapan ”H.d. Gumilang” terhadap Sikap Mas Jokowi

REP | 25 July 2013 | 19:33 Dibaca: 1051   Komentar: 12   0

Saya bantu share ya Mas Hd Gumilang..semoga fans boy Mas Jokowi tau..soalnya pagi -waktu Kairo- ada orang yang kirim ke saya link iniĀ  >> http://www.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-nasional/13/07/25/mqh4y3-jokowi-mursi-eksklusif, waktu saya baca rupa ada komentar Mas Joko yang nyeleneh terhadap konflik di Mesir saat ini..saya cuma nanggepin: hehe, sok tau beliau. Bilangin ke Mr : fokus aja kerja utk Jakarta, prestasi Mas Joko msh nihil utk Jakarta.

Pengen sih saya kasih tanggapan buat komentar Mas Jokowi, eh, pas lagi FB an, nemu statusnya Mas Gumilang, akhirnya saya putusin untuk share aja status yg singkat, padat, dan langsung ke subtansinya. Ok silahkan dibaca ya rekan Kompasioner

Ini status saya senin kemarin
——————————————————
Senin melalui seluler
Bagi pengkritik Mas Joko bersiaplah disebut orang bodoh. Mas Joko tidak pernah salah, para pengkritiknyalah yang salah.

Ok kalau begitu, mulai sekarang saya buang jauh-jauh nama Mas Joko sang Gubernur Jakarta

Jika begitu buat Mas Joko dan fans clubnya, bertindaklah semaumu

You know lah
——————————————————

Saya sebenarnya sudah tenang karena gak urusan lagi dengan Mas Joko, hidup tenang tanpa Mas Joko, “Mas Joko? Ora urusan.”

Tapi kayaknya ketenangan ini kembali terusik ketika mas Joko sok berlaga sebagai pengamat timur tengah dan mengganggu saudara saya di sana, ustadz Muhammad Moursy al Hafidz .

“Fimadani - Menurut Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, presiden Mesir Muhammad Mursi adalah pemimpin eksklusif yang tidak berbaur dengan masyarakat, hingga diturunkan oleh rakyat Mesir.”

Yang menurunkan ustadz Moursy bukan rakyat Mesir, mas Joko tapi as Sisi, el Baradei, dan Adly gembel-gembel Israel. Makanya baca berita jangan setengah-setengah. Cuma media sekuler yang ngegembar-gemborin bahwa ustadz Moursy dikudeta oleh rakyat Mesir.

Sudahlah mas Joko, ente urus aja Jakarta sampai kelar. Gak usah blusukan sampe Mesir segala kalau enggak tahu titik soalnya.

Dan buat para fans boy Mas Joko, instrospeksilah!

Jika kalian menuduh para pembela dakwah dianggap fanatik, tapi membela Mas Joko dianggap tidak fanatik. Keanehan pola fikir fans boy mas Joko.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kerbau Disembelih, Tanduknya Jadi Sumber …

Leonardo | | 31 July 2014 | 14:24

5 Jam Menuju Museum Angkut, Batu-Malang …

Find Leilla | | 31 July 2014 | 18:39

Kecoa, Orthoptera yang Berkhasiat …

Mariatul Qibtiah | | 31 July 2014 | 23:15

Punya Pengalaman Kredit Mobil? Bagikan di …

Kompasiana | | 12 June 2014 | 14:56

Menjenguk Blowhole Sebuah Pesona Alam yang …

Roselina Tjiptadina... | | 31 July 2014 | 20:35


TRENDING ARTICLES

Perbedaan Sindonews dengan Kompasiana …

Mike Reyssent | 7 jam lalu

Lubang Raksasa Ada Danau Es di Bawahnya? …

Lidia Putri | 11 jam lalu

Jangan Tulis Dulu Soal Wikileaks dan …

Bang Pilot | 15 jam lalu

Tipe Karyawan yang Perlu Diwaspadai di …

Henri Gontar | 19 jam lalu

Evaluasi LP Nusa Kambangan dan …

Sutomo Paguci | 20 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: