Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Angelmeihua

Saya hanya perempuan yg berpikir sederhana, prihatin dgn kehidupan berbangsa di negeri ini

Fitnah FITRA Terhadap Jokowi

OPINI | 21 July 2013 | 06:11 Dibaca: 4512   Komentar: 61   12

Saat pertama kali kita membaca berita temuan FITRA tentang biaya blusukan Jokowi dan Ahok dalam menjalankan kinerjanya nyaris saya mempercayai tapi itu membuat keingintahuan saya untuk mencari informasi lebih Jauh tentang kebenaran informasi yang disampaikan oleh Fitra
Dan saya cukup lega saat mendapatkan data jika tudingan FITRA hanyalah bersifat ASUMSI bukan berdasar data Faktual.
Beberapa data Faktual yang saya dapatkan justru balik mempertanyakan kinerja LSM tersebut dalam memdapatkan data yang tidak valid.

Ini beberapa kesalahan data yang disampaikan oleh FITRA,

Pertama, mengenai tudingan biaya penunjang opersional (BPO) versi FiTRA sebesar 26 Milyar pertahun adalah Salah karena pemprov DKI hanya menganggarkan 17.64 milyar pertahun dan angka 26 Milyar sebagaimana di sampaikan FiTRA adalah jumlah maksimal yang diperkenankan berdasarkan Peraturan Pemerintah No.109 tahun 2000 yaitu sebesar 0.15% dari jumlah PAD 2011 sebesar 17.825 Trilyun.

Kedua, adalah menyampaikan jika dana BPO tersebut hanya untuk membiayai biaya blusukan jokowi padahal jika mengacu pada PP no.109/2000 dan Pergub No.1634/2007 tentang tata cara penggunaan serta jenis kegiatan apa saja yang dapat menggunakan anggaran BPO tersebut maka kita akan mengetahui porsi penggunaan untuk gubernur dan wagub sebesar 70 : 30, sebagaimana Ahok juga sudah mengeluarkan rincian pengeluaran triwulan BPO di website ahok.org.

Ketiga, FITRA menyampaikan data tentang tingginya tingkat korupsi di pemprov DKI dengan data 2008-2012 padahal Jokowi Ahok baru efektif menjabat pada bulan Oktober 2012 yang jelas sangat tidak ada relevansinya dengan kepemimpinan Jokowi.

Sangatlah disayangkan maksud baik yang hendak disampaikan pihak FITRA sebagai bentuk pengawasan terhadap Pemprov DKI hanyalah bersifat asumsi belaka dan juga sewajarnya jika saya ikut berasumsi bahwa FITRA sedang menari mengikuti tabuhan gendang pihak lain.
Mari mengawasi bersama bukan memanasi dengan info yang tidak valid.

Selamat pagi,
Salam perubahan
Sumber: dari berbagai sumber

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Masril Koto Bantah Pemberitaan di …

Muhammad Ridwan | | 23 September 2014 | 20:25

Tanggapan Rhenaldi Kasali lewat Twitter …

Febrialdi | | 23 September 2014 | 20:40

“Tom and Jerry” Memang Layak …

Irvan Sjafari | | 23 September 2014 | 21:26

Kota Istanbul Wajib Dikunjungi setelah Tanah …

Ita Dk | | 23 September 2014 | 15:34

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Habis Sudah, Sok Jagonya Udar Pristono …

Opa Jappy | 5 jam lalu

Jangan Sampai Ada Kesan Anis Matta (PKS) …

Daniel H.t. | 5 jam lalu

Mengapa Ahok Ditolak FPI? …

Heri Purnomo | 8 jam lalu

Apa Salahnya Ahok, Dimusuhi oleh Sekelompok? …

Kwee Minglie | 9 jam lalu

Join dengan Pacar, Siswi SMA Ini Tanpa Dosa …

Arief Firhanusa | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Modern atau Kampungan? …

Alfarizi | 9 jam lalu

Wayang Listrik dalam Panggung Teater …

Trie Yas | 9 jam lalu

Tolong, Jangan Rebutan Jersey Suarez! …

Rizal Marajo | 9 jam lalu

Kenapa Harus Wanita yang Jadi Objek Kalian?? …

Dilis Indah | 10 jam lalu

‘86’ Hati-hati Melanggar Hukum Anda …

Sahroha Lumbanraja | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: