Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Randy Ghalib

Pilihan tentang tujuan hidup adalah hak setiap individu..:)

Putaran Kedua Pilgub Maluku Utara, AHM-Doa vs AGK-Manthab,

REP | 13 July 2013 | 10:31 Dibaca: 1963   Komentar: 0   1

Pelaksanaan pemilihan gubernur Maluku Utara dipastikan berlangsung Dua Putaran, sebagaimana hasil pleno rekapitulasi dan perhintungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara kemarin, Jumat 12 Juli 2013, yang digelar di kantor KPU Maluku Utara di Sofifi, pasangan Ahmad Hidayat Mus-Hasan Doa (AHM-Doa), kandidat yang di usung partai Golkar dengan nomor urut 3 (tiga) ini unggul di 5 (lima) Kabupaten Kota dengan total perolehan suara sebanyak 163.653 atau 28,50 % suara dari total 574.307 suara sah, sementara pasangan lainnya yang menjadi penantang AHM-Doa di putaran kedua yakni Abdul Gani Kasuba-M. Natsir Thaib (AGK-Manthab), kandidat yang di usung oleh partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan nomor urut 5 (lima) ini, unggal telak di “kandang” sendiri dengan perolehan 50.127 suara, dan total suara yang diraih oleh pasangan AGK-Manthab, sebanyak 123.689 atau 21,54 % suara dari total 574.307 suara sah.

Berdasarkan undang-undang Republik Indonesia nomor 12 tahun 2008 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah, sebagaimana disyaratkan pada pasal 107 ayat (1) dan (2), bahwa setiap pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah harus memperoleh suara lebih dari 50 % (lima puluh persen) dari jumlah suara sah, namun apabila tidak terpenuhi, maka pasangan calon kepala daerah yang memperoleh lebih dari 30 % (tiga puluh persen) dari jumlah suara sah dinyatakan sebagai pasangan calon terpilih.

Dari hasil pleno rekapitulasi dan perhintungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara, tidak ada satu-pun kandidat pasangan calon yang memenuhi syarat sebagai pemenang pemilihan umum Gubernur Maluku Utara periode 2013-2018, maka pemelihan Gubernur Maluku Utara akan berlangsung dua putaran yang mempertemukan AHM-Doa (Golkar) VS AGK-Manthab (PKS), yang kemungkinan akan dimulai pada bulan September mendatang. Dan siapakah pasangan kandidat yang akan keluar sebegai pemenang di putaran kedua nanti..?, kalau boleh memprediksi, maka saya lebih melihat kemungkinan pemenangnya sedikit lebih besar kepada pasangan kandidat PKS, alasan prediksi saya cukup sederhana, karena selama pelaksanaan pemilihan Gubernur, calon kandidat partai Golkar ter-citra-kan negative oleh masyarakat, jadi kemungkinan suara-suara calon kandidat yang kalah akan beralih ke calon kandidat PKS..MUNGKIN..

Dan berikut hasil lengkap perolehan suara masing-masing kandidat berdasarkan hasil pleno KPU Maluku Utara, sebagaimana diceritakan harian Malut Post edisi Sabtu 13 Juli 2013 :

(1). Namto Hui Roba-Ismail Arifin (NHR-Ia), PDIP : 66.018 atau 11,50 % suara.

(2). Muhajir Albaar- Sahrin Hamid (MS), Demokrat : 53.230 atau 9,27 % suara.

(3). Ahmad Hidayat Mus-Hasan Doa (AHM-Doa), Golkar : 163.657 atau 28,50 % suara.

(4). Syamsir Andili-Benny Laos (Sa-Bel), Gerindra : 79.246 atau 13,80 % suara.

(5). Abdul Gani Kasuba- M. Natsir Thaib (AGK-Manthab), PKS : 123.689 atau 21,54 % suara.

(6). Hein Namotemo-Malik Ibrahim (HM), Independen : 88.471 atau 15,40 % suara.

Total Suara Sah : 574.311. Suara Tidak Sah : 8.603. Total Pemilih 582.941 atau 71% dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) 818.310 Jiwa (suara).

DAMAI MOLOKU KIERAHA..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jokowi Jadi Presiden dengan 70,99 Juta Suara …

Politik14 | | 22 July 2014 | 18:33

Prabowo Mundur dan Tolak Hasil Pilpres Tidak …

Yusril Ihza Mahendr... | | 22 July 2014 | 17:27

Punya Pengalaman Kredit Mobil? Bagikan di …

Kompasiana | | 12 June 2014 | 14:56

Apakah Rumah Tangga Anda dalam Ancaman? …

Agustinus Sipayung | | 23 July 2014 | 01:10

Mudik? Optimalkan Smartphone Anda! …

Sahroha Lumbanraja | | 23 July 2014 | 02:49


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: