Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Muhammad Nurdin

sebagai guru sejarah dan sosiologi di SMA di kota Bandung tentu saja perlu berwawasan luas,karenanya selengkapnya

Krisis Politik Mesir, Junta Militer Siap Hadang Aksi Besar Pro-Kontra Mursi!

REP | 12 July 2013 | 22:41 Dibaca: 923   Komentar: 7   1

13736411171684555523

Gambar:AP

Para  pemimpin Ikhwanul Muslimin menyerukan  para pengikutnya untuk melancarkan aksi protes besar-besaran hari Kum’at 12 Juli 2013,karenya  junta militer pipinan  Jenderal Abdel Fattah Al Sisi telah menyiapkan puluhan  kenderaan lapis bajanya untuk menghadapi  aksi demo besar-besaran tersebut. Terkait masalah itu Juru Bicara Ikhwanul Muslimin Gehad Al Haddad  menegaskan bahwa  aksi demo besar-besaran utu akan dilancarkan  setelah shalat Jum’at  12  Juli 2013,tegasnya kepada Voa di Cairo.

Ikhawanul  Muslimin sejak awal  menolak bergabung dengan  pemerintahan sementara bentukan junta militer itu,dan Ikhwanul Muslimin menuntut  agar  pemerintahan  demokrasi pimpinan Presiden  terpilih Muhamamad Mursi dipulihkan kembali sebagaimana mestinya.Menurutnya pula Ikhwanul Muslimin akan terus menekan rejim sementara itu sehingga  Presiden terguling Muhammad Mursi dikembalikan kepada kedudukannya yang sah sebagai Presiden hasil pemilu Mesir.

Sebaliknya ,kelompok  anti  Mursi yang terdiri dari  komunitas Liberalis sekuler  Mesir juga ikut  melakukan aksi serupa  namun tujuannya  beda dari Ikhwanul Muslimin.Jika aksi yang dilancarkan  Ikhwanul Muslimin untuk menuntut junta militer supaya  memulihkan kekuasaan Prwsiden Muhammad Mursi,maka  kelompok oposisi berunjuk rasa  hanya untuk  melawan aksi pihak Ikhwanul Muslimin dan mendukung junta  yang menggulingkan Mursi.

Kelompok  liberalis sekuler  tersebut  memang disinyalir berada dibalik junta Militer  dalam melancarkan kudeta terhadap Presiden terpilih Muhammad Mursi,karenanya setelah kudeta militer  dilancarkan dan  diangkatnya  Presideen  sementara Adly Mansour bertemu dengan  kubu oposisi Muhammad El Baraday dan juga para pimpinan Tanzook organisasi yang menggalang aksi-aksi anarkis terhadap Mursi .Tanzook inilah yang membakar  berbagai kantor  FJP dan An -Nour diberbagai  wilayah di Mesir.

namun demikian  Presiden sementara Adly Mansour sejauh ini belum merekruit seorangpun dari kubu oposisi untuk menduduki  kabinetnya,meskipun sebelumnya  tersiar isu bahwa Muhammad El Baradey  akan diangkat menjadi  Perdana Menteri tapi belakangan ternyata Hazem El Bablawi yang menjadi Perdana Menteri sementara Mesir saat ini.Itu hanaya strategi junta militer saja supaya  kubu islamis  pendukung Mursi  turut berpartisipasi dalam  jajaran pemerintahan transisi tersebut.Kedepannya kemungkinan besar juga  pihak oposisi akan diikut sertakan dalam kabinet  sementara Mesir,untuk mengisi kekosongan lantaran sikap Ikhwanul Muslimin enggan bergabung dalam  pemerintahan  bentukan junta militer yang illegal itu.

Kelihatannya  junta militer dalam menghadapi aksi-aksi  itu perlu lebih bisa menaha dirinya,karena dampak kebiadabannya beberapa hari lalu telah mengundang tekanan Internasional termasuk Sekjen PBB Ba Kie Moon mengutuk kekerasaan militer terhadap warga sipil itu.Sekjen PBB ,Ban Kie Moon juga mengharapkan semua kekuatan politik Mesir  harus diikut sertakan dalam proses  demokratisasi negara itu,dan  Barack Obama juga  menekan Mesir menghindari kekerasan dalam penangkapan Mursi dan  pimpinan Ikhwanul Muslimin lainnya.Selain itu Barack Obama juga mengharapkan secepat mungkin kekeuasaan diserahkan kembali kepada sipil.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bukti Nyata Power Sosial Media; Jonan, Ahok, …

Prayitno Ramelan | | 23 November 2014 | 10:59

Curhat Kang Emil pada Ko Ahok di …

Posma Siahaan | | 23 November 2014 | 16:12

Menikmati Kompasianival 2014 Lewat Live …

Gaganawati | | 23 November 2014 | 06:26

Saliman, Buruh Biasa yang Cepat Tangkap …

Topik Irawan | | 23 November 2014 | 16:44

Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11


TRENDING ARTICLES

Menampar SBY dengan Kebijakan Jokowi …

Sowi Muhammad | 8 jam lalu

Dengan Interpelasi, Jokowi Tidak Bisa …

Ibnu Purna | 8 jam lalu

Rangkuman Liputan Acara Kompasianival Akbar …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Kenaikan Harga BBM, Pandangan di Kalangan …

Indartomatnur | 9 jam lalu

Pak Jokowi Rasa Surya Paloh …

Bedjo Slamet | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Kecardasan Tradisional …

Ihya Ulumuddin | 8 jam lalu

Sebaik-baiknya Tahun adalah Seluruhnya …

Ryan Andin | 9 jam lalu

Tak Sering Disorot Kamera Media, Kerja Nyata …

Topik Irawan | 9 jam lalu

Siasat Perangi KKN Otonomi Daerah …

Vincent Fabian Thom... | 9 jam lalu

Pancasila : Akhir Pencarian Jati Diri Kaum …

Vincent Fabian Thom... | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: