Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Hilman Dr.puradiredja

Studium,Specialisasi Bedah Visceral dan Traumatolog,DR. Med Christian Albrecht Univ.Kiel Germany. Mengikuti Perkembangan di Indonesia, Mencintai Indonesia selengkapnya

Negara-negara Teluk Arab Mendukung Mesir

REP | 10 July 2013 | 14:19 Dibaca: 638   Komentar: 9   3

Sewaktu Musri dari Ikhwanul Muslimin dipilih jadi Presiden Saudi Arabia dan Negara Teluk lainya membekukan Bantuan yang selama ini selalu mengalir ke Mesir.

Sewaktu Presiden Musri mengarahkan Mesir untuk menjadi satu negara yang berdasarkan Syariah, juga negara negara barat membekukan bantuan yang selalu mengalir ke Mesir.

Keadaan Perekonomiam Mesir ambruk, terutama dalam Bidang Turistik. Ini salah satu yang menyebabkan Rakyat tak puas.

Sekarang setelah Musri diturunkan dari jabatannya sebagai Presiden bantuan dari Saudi, Kuwait mengalir lagi. Saudi memberikan bantuan sebanyak 8 Milyar US Dolar untuk memperbaiki Perekonomian Mesir.

Alasannya kenapa Saudi Arabia membantu lagi setelah jatuhnya Musri jelas sekali yaitu Saudi tidak menyukai Ikhwanul Muslimin dan Musri adalah seorang Ikhwanul Muslimin.

Barat belum bereaksi jelas dengan kejadian di Mesir. Pengulingan Presiden Musri yang dipilih secara Demokrasi tidak sesuai dengan idiologi barat, tetapi menjuruskan Mesir sebagai negara Islam seperti Iran juga ditakutkan. Jadi mereka menunggu perkembangan Mesir seterusnya.

Mesir yang sampai saat ini dipandang di timur tengah sebagai negara yang paling maju dalam bidang Demokrasi. Terutama pandangan Islam yang modern.Dengan kejadian seperti ini telah menjatuhkan kesetabilan liberal Demokrasi.

Semoga mereka sadar dan semua Golongan, Agama bisa damai , karena dengan kekerasan hanya akan menjatuhkan Mesir dan Rakyat akan sensara. (Sumber: Zeit oneline)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tuntutan Kenaikan Upah Buruh yang Tak …

Agus Setyanto | | 31 October 2014 | 13:14

Soal Pem-bully Jokowi, Patutkah Dibela? …

Sahroha Lumbanraja | | 30 October 2014 | 20:35

“Nangkring” bareng Tanoto …

Kompasiana | | 27 October 2014 | 10:31

Hanya Kemendagri dan Kemenpu yang Memberi …

Rooy Salamony | | 31 October 2014 | 11:03

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

Inikah Sinyal PKS Bakal Cabut UU Pornografi? …

Gatot Swandito | 4 jam lalu

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 8 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 9 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Pantaskah Menteri Susi Dibela atau Dicerca? …

Abdullah Sammy | 8 jam lalu

Selaksa Abstraksi …

Ade Subagio | 8 jam lalu

Jangan Lupakan Kasus Obor Rakyat untuk …

Tian Bugi | 8 jam lalu

Belajar dari Krisis Demi Kestabilan Keuangan …

Arif L Hakim | 8 jam lalu

Mengapa Jokowi Memilih Susi? …

Rahmad Agus Koto | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: