Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Andri 24id

sering menulis

Kasus LHI; Pengadilan Palsu

REP | 09 July 2013 | 23:38 Dibaca: 5165   Komentar: 18   0

13733892051686787638
Budayawan yang sangat kritis dan keras dalam setiap acara ILC di TV-One bersama Karni Ilyas, Ridwan Saidi sampai merasa menyebut kasus LHI sebagai pengadilan palsu. Menurutnya dakwaan yang kesatu, kasus hukum yang diolah adalah aksi sepihak AF. Sementara LHI belum menerima dan belum melakukan apapun.
Yang kedua, beliau juga menyayangkan penyitaan 15 M harta milik LHI yang tidak jelas dasarnya. Menurutnya dari lemahnya kasus ini, kita bisa menilai bagaimana kasus ini menjadi sebuah pengadilan palsu, seperti yang pernah terjadi dalam sebuah sejarah.

Beliau juga kemudian menasehati kita semua sebagai publik; jangan dulu menilai para politikus sebagai penjahat. Dan disaat yang sama para politikus harus siap dengan resiko seorang politikus. Yang bisa saja berada di posisi terhormat sekali dan kemudian berada pada posisi teramat hina.

Dengan kebingungan beliau terhadap kasus LHI ini beliau merasa perlu menantang orang-orang PKS untuk menemukan apa motif KPK, ‘begini-beginian…”
Hal menarik terakhir yang beliau sampaikan adalah opininya terhadap pembelaan para kader PAN, terhadap ketuanya yang merangkap jabatan sebagai Menko Ekuin, termasuk pembelaan orang staf menkonya sendiri; menko ekuin itu seperti MC untuk mengumpulkan kepentingan para menteri untuk mengatur urusan sepenting impor yang menyangkut hajat orang banyak. Bahkan beliau menutup dengan kelakar, kita undang saja EO untuk mengkonsolidasi menteri-menteri.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Susahnya Mencari Sehat …

M.dahlan Abubakar | | 30 August 2014 | 16:43

Penghematan Subsidi dengan Penyesuaian …

Eldo M. | | 30 August 2014 | 18:30

Negatif-Positif Perekrutan CPNS Satu Pintu …

Cucum Suminar | | 30 August 2014 | 17:13

Rakyat Bayar Pemerintah untuk Sejahterakan …

Ashwin Pulungan | | 30 August 2014 | 15:24

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Florence Penghina Jogja Akhirnya Ditahan …

Ifani | 5 jam lalu

Ternyata Inilah Sebabnya Pendeta Paling …

Tjiptadinata Effend... | 13 jam lalu

Kesaksian Relawan Kerusuhan Mei …

Edo Panjaitan | 14 jam lalu

Masalah Sepele Tidak Sampai 2 Menit, Jogja …

Rudy Rdian | 15 jam lalu

Jogja Miskin, Bodoh, Tolol dan Tak …

Erda Rindrasih | 17 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: