Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Aksi Siram Munarwan

OPINI | 28 June 2013 | 13:22 Dibaca: 2378   Komentar: 14   2

Ada yang menarik dari tayangan Apa Kabar Pagi di TV One pagi ini. Topik pembicaraan pagi ini dikutip dari pernyataan kepolisian bahwa ormas dilarang melakukan sweeping di tempat-tempat hiburan menjelang dan selama bulan Ramadhan. Hadir di tempat dalam pembicaraan itu Sosiolog UI, Bapak Tamrin Tomagola, dan Juru Bicara FPI, sdr. Munarwan. dan di luar, yaitu dari Mabes Polri, Bapak Boy Rafli.

Kehadiran sdr. Munarwan sebagai wakil FPI itu ditegaskan sendiri oleh yang bersangkutan. “Anda mengundang saya sebagai wakil FPI, kan?” Demikian tanya Munarwan kepada wartawan TV One, (kalau tak salah sebut) Rifi, yang dijawab “ya!” oleh Rifi. “Karena itu, saya hadir di sini sebagai wakil FPI.” Demikian kira-kira sepenggal dialog sdr. Munarwan dan wartawan TV One.

Ketika Pak Tamrin berbicara menanggapi tanggapan Munarwan atas pernyataannya, Munarwan juga langsung berbicara. Tidak ada yang mau mengalah. Tangan Pak Tamrin menunjuk-nunjuk ke arah sdr. Munarwan, demikian pula dengan sdr. Munarwan. Tiba-tiba saja sdr. Munarwan mundur, mengambil gelas berisi air minum dan menyiramkannya tepat di muka Pak Tamrin. Peristiwa itu terjadi pada jam 07:54. Kejadiannya begitu kilat hingga sdr. Rifi tak sempat mencegah. Langsung acara dipotong dengan tayangan iklan.

Kekerasan telah terjadi di layar kaca yang disiarkan secara langsung. Tema pembicaraan adalah menyoroti kekerasan yang biasanya dilakukan beberapa ormas islam di saat bulan Ramadhan. Apa yang dilakukan sdr. Munarwan merupakan gambaran FPI. Tak bisa dipungkiri bahwa FPI identik dengan kekerasan. Segala masalah selalu dihadapi dengan kekerasan, bukan dengan akal sehat.

Saya katakan FPI identik dengan kekerasan bukan sekedar catatan sejarahnya yang selalu dilumuri dengan tindak kekerasan, melainkan apa yang yang telah dilakukan oleh sdr. Munarwan terhadap Pak Tamrin. Aksi Munarwan adalah cerminan FPI, karena dia mewakili FPI.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

FEATURED ARTICLE

HEADLINE ARTICLES

Jika Kau Pergi ke Gaza, Palestina …

Sinta Yudisia Wisud... | | 11 July 2014 | 06:06

Selamat Datang Kapal Perang Eks-Brunei …

Ik2mi | | 11 July 2014 | 08:17

Integrasi Tanaman Pangan (Padi), Hijauan …

La Ode Muhsafaat | | 11 July 2014 | 06:07

Begitu Mudahnya Kredit Mobil, Plus Tanpa …

Venusgazerâ„¢ | | 11 July 2014 | 03:45

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Cristiano Ronaldo: Pejuang Kebebasan Tanah …

Footballpilgrim | 17 jam lalu

Melihat Pilpres 2014, Masyarakat Etnis …

Muhammad | 19 jam lalu

Israel-Palestina: Bukan Konflik Agama? …

Muhammad Reza Zaini | 20 jam lalu

Pengertian Margin Error Quick Count Perlu …

Hidayat Huang | 21 jam lalu

Hanya Pressing yang Bisa Mengalahkan Jerman …

Dizzman | 24 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: