Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Muhammadiyah Akui Metode Wujudul Hilal dalam Penentuan Awal Puasa Salah

OPINI | 25 June 2013 | 11:09 Dibaca: 3493   Komentar: 38   3

Muhammadiyah yang menentukan awal puasa berdasarkan hisab dengan pendekatan wujudul hilal ternyata salah. Pakar astranomi Prof Thomas Djamaluddin pun sudah mengingatkan bahwa metode yang digunakan Muhammadiyah itu sudah jadul alias usang.

Pengakuan jujur bahwa metode itu sudah usang dari Ketua Divisi Hisab Majelis Tarjih dan Tajdid, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Agus Purwanto.

Agus yang merupakan doktor fisika teori dari Universitas Hiroshima Jepang mengakui Wjudul Hilal Muhammadiyah tidak jelas.

Kata Agus, akan melakukan revisi wujudul hilal dalam arti yang sebenarnya dalam sebuah musyawarah di lingkungan organisasi yang didirikan KH Ahmad Dahlan itu.

Kejujuran Agus juga mengatakan, Muhammadiyah tidak mengggunakan Imnakunur Rukyat, karena tidak jelas ukurannya.

Kata Agus, tidak suka dengan parameter yang tidak jelas seperti dalam ketinggian 2 derajat, 4 derajat, 5 derajat, 9 derajat sebagai kriteria visibilitas.

Justru yang sangat menarik Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) memberikan nasehat agar Muhammadiyah dalam menentukan awal dan akhir puasa menggunakan dalil hadits dengan rukyatul Hilal.

Melalui ketua DPP HTI, Farid Wajdi meminta Muhammadiyah yang dalam ajaran pengamalannya berdasarkan Quran dan hadits, harusnya dalam penentuan awal dan akhir puasa harus berdasarkan hadits yaitu penentukan awal puasa dengan melihat hilal.

SUMBER TULISAN

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Visa on Arrival Turki Dihapus? …

Sifa Sanjurio | | 29 July 2014 | 06:03

Kaum Dhuafa Berebut Zakat, Negara Gagal …

Nasakti On | | 28 July 2014 | 23:33

Membuat Hidangan Lebaran di Moskow (Jika …

Lidia Putri | | 28 July 2014 | 17:08

Kampanye Wisata Thailand’s Best …

Olive Bendon | | 28 July 2014 | 16:49

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Pijat Ala Dubai International Airport …

Ardi Dan Bunda Susy | 28 July 2014 23:45

Jangan Terlalu Berharap Banyak Pada Jokowi …

Bambang Srijanto | 28 July 2014 22:40

Berlebaran Tetap Gaya dengan Kaos Kompasiana …

Topik Irawan | 28 July 2014 21:13

Jangan Nanya Panci ke Polisi Amerika …

Usi Saba Kota | 28 July 2014 18:24

” Dari Tahun Ketahun Tak Pernah …

Rere | 28 July 2014 13:56

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: