Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Alobatnic

hidup tanpa aturan

Presiden Non-Muslim di Indonesia

OPINI | 23 June 2013 | 23:19 Dibaca: 1527   Komentar: 15   1

Bicara soal kriteria Calon Presiden di Indonesia, ada satu syarat tak tertulis yang sepertinya sudah mutlak, yaitu calon presiden, kalau perlu maupun wakilnya harus seorang muslim. Katanya karena mayoritas penduduk Indonesia ini muslim, jadi yang jadi presidennya harus muslim. Tetapi dari dulu saya sudah sangat tidak setuju sekali dengan ketentuan ini. Sebab Indonesia bukan negara Islam dan pemilihan presiden bukan pemilihan imam sholat yang disyaratkan harus muslim.

Negara Indonesia adalah negara dengan sistem pemerintahan demokrasi yang menjamin setiap warganya untuk bebas memilih agama, keyakinan, dan kepercayaan masing-masing. Ideologi bangsa ini adalah Pancasila dan sumber hukum konstitusi di negara ini adalah UUD 1945. Dalam UUD 1945, tidak ada syarat bahwa presiden Indonesia adalah seorang muslim. Yang menjadi syarat menjadi presiden Indonesia hanyalah ia orang Indonesia (pasal 6). Bahkan di pasal 9, memberikan isyarat kalau presiden Indonesia bisa dari agama apa saja. Karena Negara ini menjamin penduduknya untuk beragama sesuai kepercayaan masing-masing (pasal 29 ayat 2), maka sudah barang tentu negara memberikan kebebasan terhadap pemimpinnya juga untuk beragama sesuai kepercayaan masing-masing.

Katanya kalau presiden negara ini tidak muslim, negara tak akan maju, agama Islam akan di sapu bersih, segala tradisi Islam akan dihapuskan, dsb dst. Tetapi menurut saya kok tidak sih. Asalkan Presiden itu berpegang teguh pada undang-undang yang berlaku yang sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945, pemerintahan pasti akan jalan sesuai dengan harapan masyarakat Indonesia. Apapun agama, keyakinan maupun kepercayaannya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pemangsa Anak-anak Sasar Sekolah-sekolah …

Jonas Suroso | | 24 April 2014 | 01:14

Di Balik Cerita Jam Tangan Panglima …

Zulfikar Akbar | | 24 April 2014 | 01:13

Bapak-Ibu Guru, Ini Lho Tips Menangkap …

Giri Lumakto | | 24 April 2014 | 11:25

Pedagang Racun Tikus Keiling yang Nyentrik …

Gustaaf Kusno | | 24 April 2014 | 10:04

Mengenal Infrastruktur PU Lewat Perpustakaan …

Kompasiana | | 21 April 2014 | 15:12


TRENDING ARTICLES

Demam Masha and Bear, Lagi-lagi Film Animasi …

Heru Andika | 5 jam lalu

Senayan, Panggung Baru Para Artis… …

Iswanto Junior | 7 jam lalu

Nasib Capres ARB (Ical Bakrie) dan Prabowo …

Mania Telo | 8 jam lalu

Provokasi Murahan Negara Tetangga …

Tirta Ramanda | 8 jam lalu

Aceng Fikri Anggota DPD 2014 - 2019 Utusan …

Hendi Setiawan | 9 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: