Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Peran Pemuda pada Kesuksesan Pemilu 2014

OPINI | 19 June 2013 | 19:21 Dibaca: 163   Komentar: 0   0

Pemilihan umum (PEMILU) adalah suatu cara atau sarana untuk menentukan orang-orang yang akan mewakili rakyat dalam menjalankan pemerintahan. Pemilu ini dilaksanakan dengan LUBER & JURDIL, Langsung, Umum, Bebas, Rahasia & Jujur dan Adil. Pemilu yang diselenggarakan 5 tahun sekali ini akan terjadi pada tahun 2014 mendatang. Seluruh elemen masyarakat diharapkan ikut menyukseskan pelaksanaan pemilu 2014 yang merupakan pesta demokrasi rakyat untuk memilih pemimpinnya. Anak muda juga diminta untuk dapat berperan dalam menyukseskan acara besar ini.

Masa depan negara tergantung pada sukses atau tidak suksesnya pemilu. Para pemuda harus ikut andil dalam menyukseskan pemilu dengan menyuarakan haknya (tidak golput). Tetapi meyuarakan hak bukan hanya sekedar masuk ke TPS, mencoblos pilihannya dan selesai begitu saja, setiap apa yang dipilih harus dipertanggung jawabkan dan dipikirkan baik-baik. Oleh karena itu, pemuda yang akan memilih harus mengetahui calon pemimpin yang akan dipilih, mulai dari latar belakangnya, program kerjanya, amanah atau tidak, jujur atau tidak dan sebagainya. Sebagai pemuda kita harus pintar memilah, jangan hanya memilih pemimpin karena calon pemimpin itu pintar “mengambil hati” masyarakat tanpa menjanjikan apapun.

Peran pemuda pada pemilu 2014 sangatlah berpengaruh pada kemajuan negeri ini. Sebagai pemuda yang akan mengambil alih tongkat estafet bangsa ini, hendaknya memilih pemimpin yang benar-benar serius menangani bangsa ini dan dari pemimpin tersebut kita amati, pahami dan tiru sikap baik dari pemimpin tersebut, dan kesalahan yang ia buat kita jadikan sebagai pembelajaran agar tidak diulang di masa depan.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Selamat! Surabaya Meraih Socrates Award …

Ilyani Sudardjat | | 17 April 2014 | 11:14

Warga Kecam Pemogokan Panitera …

Sutomo Paguci | | 17 April 2014 | 08:56

Fenomena Simon Santoso: Penerapan Teori XY? …

Yuniandono Achmad | | 17 April 2014 | 08:18

Sudah Dikompres tapi Masih Demam, Salahkah? …

Widhi Handayani | | 16 April 2014 | 21:59

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 10 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 10 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 10 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 11 jam lalu

Menakar Pasangan Ideal Capres - Cawapres …

Afdhal Ramadhan | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: