Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Peran Pemuda pada Kesuksesan Pemilu 2014

OPINI | 19 June 2013 | 19:21    Dibaca: 181   Komentar: 0   0

Pemilihan umum (PEMILU) adalah suatu cara atau sarana untuk menentukan orang-orang yang akan mewakili rakyat dalam menjalankan pemerintahan. Pemilu ini dilaksanakan dengan LUBER & JURDIL, Langsung, Umum, Bebas, Rahasia & Jujur dan Adil. Pemilu yang diselenggarakan 5 tahun sekali ini akan terjadi pada tahun 2014 mendatang. Seluruh elemen masyarakat diharapkan ikut menyukseskan pelaksanaan pemilu 2014 yang merupakan pesta demokrasi rakyat untuk memilih pemimpinnya. Anak muda juga diminta untuk dapat berperan dalam menyukseskan acara besar ini.

Masa depan negara tergantung pada sukses atau tidak suksesnya pemilu. Para pemuda harus ikut andil dalam menyukseskan pemilu dengan menyuarakan haknya (tidak golput). Tetapi meyuarakan hak bukan hanya sekedar masuk ke TPS, mencoblos pilihannya dan selesai begitu saja, setiap apa yang dipilih harus dipertanggung jawabkan dan dipikirkan baik-baik. Oleh karena itu, pemuda yang akan memilih harus mengetahui calon pemimpin yang akan dipilih, mulai dari latar belakangnya, program kerjanya, amanah atau tidak, jujur atau tidak dan sebagainya. Sebagai pemuda kita harus pintar memilah, jangan hanya memilih pemimpin karena calon pemimpin itu pintar “mengambil hati” masyarakat tanpa menjanjikan apapun.

Peran pemuda pada pemilu 2014 sangatlah berpengaruh pada kemajuan negeri ini. Sebagai pemuda yang akan mengambil alih tongkat estafet bangsa ini, hendaknya memilih pemimpin yang benar-benar serius menangani bangsa ini dan dari pemimpin tersebut kita amati, pahami dan tiru sikap baik dari pemimpin tersebut, dan kesalahan yang ia buat kita jadikan sebagai pembelajaran agar tidak diulang di masa depan.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Antara FIFA dan Mimpi Buruk PSSI ? …

Hery | | 30 May 2015 | 09:57

Memaknai Keterbatasan …

Syifa Ann | | 30 May 2015 | 01:59

[Blog Competition] Selfie Moment …

Kompasiana | | 18 May 2015 | 17:04

Dodit Mulyanto dan Kontradiksi Fans …

Andi Kurniawan | | 29 May 2015 | 16:08

Bagikan Cerita Pengalaman Bersepedamu dan …

Kompasiana | | 29 May 2015 | 13:55


TRENDING ARTICLES

Gagasan Khilaf Khilafah …

Iqbal Kholidi | 5 jam lalu

Salah Membaca Gestur, Calon Doktor Itu …

Muhammad Armand | 6 jam lalu

Berkat Jokowi Rakyat Indonesia Semakin Kuat …

Stefanus Toni A.k.a... | 7 jam lalu

Jika Ibu Kota Dipindah ke Palangka Raya! …

Jimmy Haryanto | 9 jam lalu

Buku Kontroversial: Akulah Istri Teroris …

Muthiah Alhasany | 9 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: