Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Pemimpin dengan Gaya Otoriter

OPINI | 20 June 2013 | 07:55 Dibaca: 1036   Komentar: 3   1

Pemimpin dengan gaya otoriter ialah pemimpin yang menggunakan gaya kepemimpinan yang menggunakan kekuatan jabatan dan kekuatan pribadi ,melakukan perencanaan dengan cara berfikir sendiri tanpa meniru gaya orang lain .merencanakan dengan tujuan dan kekuatan keputusan serta mampu memberikan motivasi bagi orang lagi dengan cara memaksa.gaya ini bagus dalam memecahkan masalah yang harus cepat ditangani namun ada juga kelemahannya dalam memimpin dengan gaya otoriter ini yaitu adanya pertengkaran ,absensi kehadiran,ad rasa tidak puas,agresif dan lain sebagainya.

Gaya demokratis biasanya setiap suatu organisasi harus memiliki sikap atau sifat saling menhargai satu sama lain dan juga mempunyai kemampuan dalam hal memimpin.memimpin dengan gaya demokratis biasanya menggunakan kemampuan jabatan yg dimilikinya sehingga hal ini akan memberikan kekuatan dalam memimpin,hal ini mungkin bagus karena dengan gaya demokratis dapat memimpin member ikan motivasi terhadap bawahan agar bias lebih baik ,juga dapat saling membantu dalam bertukar pendapat dengan cara bermusyawarah.ada jga kekurangannya antara lain buang waktu yang harusnya ad hal yang lebih penting daripada ini,adanya rasa kurang bertanggung jawab ,dan lain sebagainya

Demikian gaya memimpin dengan gaya otoriter ,dalam hal memimpin suatu bangsa seharusnya benar benar dapat memilih siapa pemimpin sebenarnya yang memang pantas menjadi pemimpin yang baik jujur tegas tepat waktu dan memiliki dasar memimpin yang kuat bkan karena hanya jabatan dan harta yang dimilikinya saja,Negara ini dapat sejahtera tergantung siapa yang memimpin kita bukan ??

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Selamat! Surabaya Meraih Socrates Award …

Ilyani Sudardjat | | 17 April 2014 | 11:14

Warga Kecam Pemogokan Panitera …

Sutomo Paguci | | 17 April 2014 | 08:56

Fenomena Simon Santoso: Penerapan Teori XY? …

Yuniandono Achmad | | 17 April 2014 | 08:18

Sudah Dikompres tapi Masih Demam, Salahkah? …

Widhi Handayani | | 16 April 2014 | 21:59

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 7 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 8 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 8 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 9 jam lalu

Menakar Pasangan Ideal Capres - Cawapres …

Afdhal Ramadhan | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: