Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Jimmy Haryanto

Pecinta Kompasiana. Berupaya menjadi pembelajar yang baik, namun sering merasa malu karena belum bisa berbuat selengkapnya

Tayangan Profil Caleg: Menuju Pemilu 2014 Yang Lebih Baik!

REP | 19 June 2013 | 04:54 Dibaca: 437   Komentar: 4   1

Komisi Pemilihan Umum mulai mendengar keinginan masyarakat yakni dengan menampilkan nama-nama serta profil Daftar Calon Sementara (DCS) anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota tahun 2014, dan berharap akan ada tanggapan dari masyarakat.

KPU menampilkan nama dan profil caleg secara lengkap, dan kalau diklik nanti akan muncul daftar calon berupa foto, nama lengkap, jenis kelamin, dan kabupaten tempat tingggal calon. Itu ditampilkan dari keduabelas parpol. Kalau masyarakat berharap akan mengetahui latar belakang pekerjaan caleg sebelumnya, itu ternyata sudah ada, tinggal diklik lagi kolom profil, maka akan muncul daftar riwayat hidup yang ditanda-tangani para caleg tersebut berupa alamat tempat tinggal, riwayat pendidikan, kursus/diklat yang pernah diikuti, riwayat organisasi, riwayat pekerjaan, tanda penghargaan, dan riwayat perjuangan yang ditandatangani langsung oleh Ketua dan Sekjen Partainya.

Memang harus diakui bahwa ini adalah kemajuan sehingga masyarakat lebih memiliki pertimbangan untuk menentukan pilihannya tahun 2014 mendatang. Namun KPU sebenarnya bisa menampilkan dari 77 daerah pemilahan itu berapa anggota DPR yang ditetapkan. Misalnya untuk daerah pemilihan DKI Jakarta I boleh ditampilkan dalam pemilu 2009 berapa anggota DPR dan siapa saja dan tahun 2014 berapa yang ditentukan dari daerah pemilihan tersebut.

Secara resmi KPU telah mengumumkan dan menampilkan pada lapak KPU (http://www.kpu.go.id) nama-nama serta profil Daftar Calon Sementara (DCS) anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota tahun 2014, Komisi Pemilihan Umum kini menunggu tanggapan masyarakat terhadap para calon wakil rakyat itu.

Sekarang kita bisa mengetahui caleg yang paling muda (sekitar 20 tahun) dan yang paling tua (hampir 80 tahun), dan ada juga dari satu keluarga lebih dari satu orang, dll.  Apalagi kalau KPU dapat membuat informasi tambahan seperti itu akan sangat baik lagi.

KPU mengharapkan tanggapan masyarakat secara tertulis dari tanggal 14 s/d 27 Juni 2013,  yakni berupa tanggapan pemenuhan administrasi syarat calon yang selanjutnya nanti akan digunakan KPU untuk melakukan pencermatan kembali dan mengklarifikasi kepada calon anggota DPR melalui partai politik.

Masyarakat yang akan mengirimkan tanggapan agar mencantumkan identitas jelas disertai dengan copy identitas dan bukti-bukti pendukung terhadap hal yang disampaikan. Tanggapan terhadap calon Anggota DPR agar disampaikan kepada Ketua KPU Cq. Ketua Pokja Pencalonan, Jl. Imam Bonjol 29, Jakarta Pusat.

Sedangkan taggapan untuk calon anggota DPRD Provinsi dapat disampaikan kepada Ketua KPU Provinsi di masing-masing provinsi. Dan tanggapan terhadap calon anggota DPRD Kabupaten/kota agar disampaikan kepada Ketua KPU Kabupaten/Kota di wilayahnya.

Tanggapan masyarakat terhadap calon anggota DPR dapat juga dikirimkan melalui Fax. (021)-3145914 atau melalui e-mail: tanggapan.dcs@kpu.go.id. Informasi selanjutnya dapat menghubungi Helpdesk Pencalonan, telp. (021)-31931527 atau e-mail: helpdeskcalon@kpu.go.id.

Kalau Kompasianer ingin memberikan masukan terhadap para calon tersebut boleh juga mengirimkan informasi kepada KPU lewat email tersebut, dan menurut KPU, identitas pengirim akan dirahasiakan. Wah ini penting.

Apakah bisa mengetahui calon yang tidak akan mau korupsi ya?

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perjalanan Malam Hari di Jalur Pantura …

Topik Irawan | | 24 July 2014 | 15:41

Berlibur Sejenak di Malaka …

G T | | 24 July 2014 | 15:51

Indonesia Bikin Kagum Negara Tetangga …

Apriliana Limbong | | 24 July 2014 | 20:51

Taman Bunga Padang Pasir …

Ferdinandus Giovann... | | 24 July 2014 | 19:07

Permohonan Maaf kepada Ahmad Dhani …

Kompasiana | | 24 July 2014 | 20:27


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: