Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Muh. Rudy

semi Profesional

Calon Walikota Makassar Berkoalisi Bersama Para Kandidat Jalur Independent

REP | 16 June 2013 | 20:46 Dibaca: 517   Komentar: 0   1

MAKASSAR,-KOMPAS,  Rusdin Abdullah (RUDAL) Dalam  pertemuan yang di gelar disalah satu Rumah Makan New Kaisar Makassar, Harapannya adalah Menyatukan Visi Dan Misi Para Calon Kandidat Jalur perseorangan (Independent). meliputi Calon kandidat yang hadir adalah :

-  RUSDIN ABDULLAH (RUDAL)  -  IDRIS PATARAI.

-  ERWIN KALLO  -  HASBI ALI.

-  HERMAN HANDOKO - LATIEF.

-  MUHYINA MUIN  -  SYAIFUL SALEH.

1371388232517882220

Para kandidat membicarakan prediksi akan terjadinya putaran kedua dan itu pasti akan terjadi,dan kalau itu terjadi, maka pasangan bakal calon walikota jalur perseorangan (independent) BERSATU. dimana dari salah satu calon kandidat masuk berkomputisi berikutnya (Masuk Putaran Kedua) maka teman-teman calon  walikota perseorangan (independent) MENDUKUNG keterwakilan jalur perseorangan (independent).

13713891091803702966

Rusdin abdullah (RUDAL) dalam dialognya bahwa partai politik jangan menganggap Remeh para kandidat jalur perseorangan (independent). karna calon independent memiliki peluang besar dalam pilkada,sebab masyarakat hanya memilih figur,bukan partai politik.

Koalisi dinyatakan setelah memperhatikan,mempertimbangkan dan memutuskan dan para calon walikota Makassar menyatakan ”SEPAKAT BERKOALISI” dimana isi dari kesepakatan itu adalah jika terjadi putaran kedua dan salah satu calon kandidat masuk dalam putaran kedua maka kita sepakati untuk ”MENDUKUNG’ dari jalur perseorangan (independent).didalam koalisi ini juga telah dibuat KOMITMEN dalam bentuk MoU tertulis,bagi para calon walikota makassar jalur peseorangan (independent).

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalahkan Brunnei 2-0, Tim Garuda Muda Jaga …

Af Yanda | | 29 March 2015 | 18:15

Nostalgia Sehari di Hari Film Nasional …

Nindya Prismahita | | 29 March 2015 | 14:23

Museum Kereta Saitama Tokyo, Melintasi …

Yusticia Arif | | 29 March 2015 | 20:08

Pembunuh Bayaran di Ludruk, Kesenian …

Aditya Prahara | | 29 March 2015 | 18:07

Daftar dan Tonton KompasianaTV di …

Kompasiana | | 13 February 2015 | 14:17


TRENDING ARTICLES

Pesan Misterius, 3 Kubu Ring 1 Presiden …

Ninoy N Karundeng | 8 jam lalu

Pelatih Korsel U-23: Akan jadi Bencana jika …

Achmad Suwefi | 9 jam lalu

Farhat Abas Masih Hidup Tapi Sudah Didoakan …

Gunawan | 10 jam lalu

Kebelet Lengserkan Jokowi …

Elde | 11 jam lalu

Memotret Gaya Hidup Orang Australia …

Tjiptadinata Effend... | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: