Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Bre Dahana

Member Angkringan Lik Jo & Nonpartisan

Para Dubes Kepincut Jokowi

OPINI | 08 June 2013 | 15:00 Dibaca: 5106   Komentar: 16   0

Dubes AS untuk Indonesia Scot Marciel ikut blusukan Jokowi ke permukiman penduduk di daerah Tanjung Priok, Rabu (5/6/2013) lalu. Scot Marciel mengaku senang bisa mendampingi Jokowi melihat jalannya proses demokrasi yang sesungguhnya seperti cara Jokowi dalam sosialisasi program pemerintah DKI Jakarta. Marciel salut terhadap cara kerja Jokowi dan ingin belajar dari Jokowi. Bahkan Marciel merasa bangga apabila bisa bekerja sama dengan pemerintah DKI Jakarta.

Sebenarnya bukan hanya Scot Marciel yang mengagumi cara kerja Jokowi, banyak Dubes negara lain yang kepincut, jatuh hati dengan Jokowi. Dubes Malaysia untuk Indonesia Datuk Syed Munshe Afdzaruddin Syed Hassan mengaku kagum dengan sosok Jokowi. Menurutnya, Jokowi sosok pemimpin yang penuh energi dan tegas tetapi pribadi yang penuh kehangatan. Mushe ingin mendekatkan hubungan antara Jakarta dengan Kuala Lumpur, dan Indonesia dengan Malaysia untuk membuang persepsi negatif antar dua negara yang sering kali pasang surut hubungannya.

Kim Yeong Seon, Dubes Korea Selatan untuk Indonesia memuji Jokowi, Menurut Kim, dia memiliki kepercayaan penuh terhadap leadership Jokowi yang dapat menjadikan Jakarta sebagai global city untuk masyarakat dunia. Kim menawarkan kerja sama per lapis antara Jakarta dengan Seoul sampai di tingkat masyarakat. Dubes Korea Selatan tersebut juga menyatakan kesiapannya untuk menjadi mitra DKI Jakarta dan akan mendukung terus program Jokowi.

Dubes Zimbabwe untuk Indonesia Alice Magiza memiliki kesan tersendiri setelah berbincang dengan Jokowi. Magiza memuji Jokowi yang memberi ruang dialog dengan para dubes. Dia gembira karena Jokowi menunjukkan keterbukaan dalam komunikasi dengan pejabat lain dan juga para diplomat. Dia juga berjanji akan mendukung setiap upaya Jokowi dalam memperbaiki Jakarta.

Dubes negara jiran Australia Greg Moriarty sangat tertarik dengan prespektif Jokowi dalam menghadapi tantangan-tantangan yang dihadapi Jakarta. Australia menawarkan bantuan kerja sama dalam pengadaan air bersih bagi warga Jakarta dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, Australia yang memiliki manajemen yang baik dalam bidang transportasi berkomitmen untuk membantu manajemen transportasi Jakarta.

Sekitar delapan bulan Jokowi memimpin Jakarta sudah banyak para Dubes negara-negara sahabat yang melakukan kunjungan kehormatan. Dubes AS, Autralia, Singapura, Cina, Palestina, Malaysia, Turki, Korea Selatan, Brunei Darussalam dan lainnya silih berganti menemui Jokowi. Mereka menunjukan respek yang positif terhadap pribadi dan gaya kepemimpinan Jokowi. Jalinan kerja sama yang saling menguntungan selalu ditawarkan untuk Jokowi dalam mengatasi problem dan tantangan Jakarta yang terlanjur salah arah.

Di tengah terpaan korupsi yang menjerat para pejabat negara, perilaku minor para penyelenggara negara, dan gaya priyayi para pejabat publik, Jokowi hadir menghembuskan angin segar perubahan. Kepribadian dan gaya kepemimpinan Jokowi telah menarik perhatian para Dubes negara-negara sahabat. Jokowi telah membangkitan respek dan kepercayaan negara-negara sahabat terhadap kepemimpinan di Indonesia. Jokowi bukan saja telah mewakili kepentingan Jakarta tetapi juga telah memperbaiki citra Indonesia di mata internasional. Sudah layakkah Jokowi jadi presiden?

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Masril Koto Bantah Pemberitaan di …

Muhammad Ridwan | | 23 September 2014 | 20:25

Tanggapan Rhenaldi Kasali lewat Twitter …

Febrialdi | | 23 September 2014 | 20:40

“Tom and Jerry” Memang Layak …

Irvan Sjafari | | 23 September 2014 | 21:26

Kota Istanbul Wajib Dikunjungi setelah Tanah …

Ita Dk | | 23 September 2014 | 15:34

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Habis Sudah, Sok Jagonya Udar Pristono …

Opa Jappy | 9 jam lalu

Jangan Sampai Ada Kesan Anis Matta (PKS) …

Daniel H.t. | 9 jam lalu

Mengapa Ahok Ditolak FPI? …

Heri Purnomo | 12 jam lalu

Apa Salahnya Ahok, Dimusuhi oleh Sekelompok? …

Kwee Minglie | 13 jam lalu

Join dengan Pacar, Siswi SMA Ini Tanpa Dosa …

Arief Firhanusa | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Jokowi & The Magnificent-7 of IndONEsia …

Sam Arnold | 8 jam lalu

Diperlakukan-Dikerjain-Anda Bagaimana? …

Astokodatu | 8 jam lalu

Pelajaran dari Polemik Masril Koto …

Novaly Rushans | 9 jam lalu

Kemana Hilangnya Lagu Anak-anak? …

Annisa Ayu Berliani | 9 jam lalu

[Nangkring Cantik] Cantik itu harusnya luar …

Bunda Ai | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: