Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Ipiet Priyono

Pangkat dan Golongan sebagai PNS sudah "mentok" IV E, tidak ada Pangkat dan Golongan yang selengkapnya

PKS dan Kenaikan BBM

OPINI | 06 June 2013 | 10:10 Dibaca: 251   Komentar: 4   0

Maraknya Spanduk di Jakarta mengenai penolakan kenaikan BBM yg dipasang PKS ibaratnya PAHLAWAN KESIANGAN, ibaratnya JURUS MABOK sth dihujat kanan kiri d media masa akibat persoalan yg membelit mantan Presiden PKS.. Memang dgn  PKS dengan penolakannya thd kenaikan BBM , seolah olah PKS pro rakyat, tetapi sebetulnya hanya usaha menarik simpati rakyat dgn  memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan.

Pemerintah rencananya akan mengumumkan kenaikan BBM bersubsidi pada pertengahan atau akhir Juni ini , Premium menjadi Rp 6500 dan solar Rp 5000. Dengan beberapa argumentasi antara lain agar APBN tidak jenol, BBM bersubsidi salah sasaran karena lebih dinikmati orang kaya dll. Kenaikan BBM ini diikuti dengan kompensasi pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat  ( BLSM) yg mau tidak mau hanya merupakan jelmaan BLT atau Bantuan Langsung Tunai masa lalu yg sudah terbukti tidak efektif dan terbukti bikin ribet.

Logikanya BLSM adalah kompensasi Pemerintah terhadap kenaikan BBM , berarti diambil dari uang akibat kenaikan BBM , tetapi ternyata menurut Ichsanuddin Noorsy, berasal dari HUTANG  ke Asian Development Bank dan Bank Dunia….wah wah pintar juga  Pemerintah……PINTAR HUTANG.

Konon Hutang Pemerintah sampai dgn 2013 ini sudah menembus 2.000 Triliyun, , dengan asumsi jumlah rakyat Indonesia sekitar 250 juta, maka gambaran gampangannya, setiap orang, tua, muda, laki laki atau perempuan, besar atau kecil, bahkan BAYI BARU LAHIR pun, hitungan matematikanya menanggung hutang sekitar 8 JUTA PER ORANG…..gileee

SBY sudah jadi Presiden 2 kali, jadi tidak mungkin dipilih lagi. Para Menteri yg sekarang, untuk kemungkinan menjadi Menteri lagi pada masa Presiden berikutnya tidak dapat diprediksi.  Berdasarkan gambaran diatas, tampaknya memang rakyat Indonesia harus lebih mengencangkan ikat pinggang di bulan bulan menyongsong Tahun Ajaran Baru, puasa dan Lebaran mendatang, karena kenaikan BBM sudah didepan mata yg tentu saja akan diikuti kenaikan harga atau kebutuhan hidup yg pada saat ada rumor kenaikan BBM pun sudah banyak yg naik.

Rupanya MOTTO Pemerintah sekarang adalah ” HUTANG? SIAPA TAKUT, EMANGNYA GUE PIKIRIN”‘itu adalah URUSAN PRESIDEN dan PEMERINTAH yg berikutnya……..ya ampuuuuuun…

Tags: bbm pks

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Di Yogyakarta Antre 4 Jam Demi Segelas …

Hendra Wardhana | | 28 August 2014 | 16:35

Ahok: Pro Transportasi Publik atau …

Ilyani Sudardjat | | 28 August 2014 | 12:43

Kompasianer Ini Berbagi Ilmu Pajak …

Gapey Sandy | | 28 August 2014 | 14:56

Ice Bucket Challenge Versi Gaza …

Asri Alfa | | 28 August 2014 | 16:16

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Foto Dicuri, om Dedes Descodes Ngetop …

Widianto.h Didiet | 3 jam lalu

Kota Jogja Terhina Gara-gara Florence …

Iswanto Junior | 4 jam lalu

Dulu Saat Masih Dinas, Kakek Ini Keras …

Posma Siahaan | 8 jam lalu

Rieke Diah Pitaloka Tetap Tolak Kenaikan …

Solehuddin Dori | 11 jam lalu

Ahok Nggak Boleh Gitu, Gerindra Juga Jangan …

Revaputra Sugito | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Hari Bekal Nasional-Bukan Bekal Biasa …

Bso Himaghita Sebel... | 8 jam lalu

POC EXPO 2014, Siapapun Berhak Jadi …

Sabrinaernawan | 8 jam lalu

Pelecehan Seksual pun Terjadi Pada Pria di …

Nyayu Fatimah Zahro... | 8 jam lalu

Jokowi dan “Jebakan Batman” SBY …

Mania Telo | 8 jam lalu

LGBT: Sadari, Kenali, Pahami …

Vitorio Mantalean | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: