Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Gembus Rabbitoz

belajar menulis, belajar berwirausaha dan belajar bersosialisasi

Solusi Melunasi Hutang RI yang 2.000 Triliun itu…

OPINI | 05 June 2013 | 15:42 Dibaca: 336   Komentar: 3   0

saya sedih banget denger hutang indonesia yang mencapai 2.000 triliun lebih, bahkan mau nambah ngutan g lagi, sungguh jumlah yang besar sekali….nggak ngebayangin kalo 2.000 triliun dibelikan kerupuk pasti bisa buat nutup benua asia tuh….hahaha

memang pemerintah bilang bahwa dengan utang segitu, indonesia masih sehat, karena tidak sampai 30% dari PDB CMIIW…tetapi yan memprihatikan adalah negara kita jadi didikte terus sama negara pemberi hutang, itu yang nggak enak. tiada lagi kemerdekaan. hanya penjajahan model lain selain pake senjata…..

saya yang bodoh ini mau sekedar usul aja ke pemerintah, kenapa tidak dibuatkan saja Surat hutang negara (SUN) senilai hutang tersebut dan ditawarkan ke seluruh rakyat indonesia…ingat hanya rakyat indonesia……

sehingga nantinya negara berhutang kepada rakyat. atau bisa dikonversi menjadi saham BUMNĀ  sehingga rakyat yang memiliki SUN bisa mendapatkan deviden dari BUMN……ingat sekali lagi, SUN ini dijual serata ke seluruh indonesia, konglomerat dan pengusaha besar tidak diperbolehkan membei SUN ini…..(secara mereka udah kaya)

dengan skema ini, masyarakat juga bisa menikmati hasil dari usaha yang dikelola oleh negara, jadi rakyatnya juga makmur dan yang paling penting, indonesia tidak didikte lagi oleh negara penjajah…..

saya yakin pemerintah akan berfikir lagi jika mau merugikan rakyat indonesia karena masyarakat juga memiliki negara ini……silahkan komen…

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sepotong Senja di Masjid Suleeyman yang …

Rumahkayu | | 19 April 2014 | 10:05

Pengakuan Mantan Murid JIS: Beberapa Guru …

Ilyani Sudardjat | | 19 April 2014 | 20:37

Kompas adalah Penunjuk Arah, Bukan Komando …

Dita Widodo | | 19 April 2014 | 21:41

Kakak-Adik Sering Bertengkar, Bagaimana …

Lasmita | | 19 April 2014 | 22:46

Kompasianer Mengawal Pemilu 2014 …

Kompasiana | | 09 April 2014 | 04:17


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: