Back to Kompasiana
Artikel

Politik

R Cahyo Prabowo

Pendiam, Low Profile, Diam Itu Emas, Sederhana

Makna, Arti Dialog dan Ketuk Palu Dalam Sebuah Organisasi serta Sampai Tingkat Kenegaraan

OPINI | 05 June 2013 | 21:04 Dibaca: 596   Komentar: 0   1

Dalam hal ini, manusia tak luput dari sebuah organisasi mana pun. Banyak masyarakat kita bekerja, dan rapat di sebuah organisasi dan juga kaum muda/ mahasiswa / i ikut berorganisasi di dalam kampus maupun luar kampus.Pentingnya kita berdialog sesama manusia dalam rapat, mengambil keputusan, diskusi di sebuah forum, konferensi antar negara, konferensi tingkat belahan negara didunia mesti semuanya dilakukan dialog.

Dialog sendiri pengertiannya adalah percakapan lisan atau tertulis  antara dua orang atau lebih misalnya pertemuan antar manusia kemanusia yang lain didalam suatu wadah, forum atau konferensi  yang dimana saling berkomunikasi serta memiliki umpan balik (feed back) dalam menyampaikan pesan kedua belah pihak satu sama lainnya untuk mencapai tujuan yang sama.

Semua organisasi tanpa dialog tidak akan terbentuk dan terarahkan. Semuanya itu mesti harus dialog sampai kapan pun dan dimana pun berada. Dialog itu sangat lah penting untuk mengambil sikap dalam menyelesaikan suatu masalah dimilikinya.

Ketuk palu sendiri disini sikap tegas dalam mengambil keputusan dalam bersidang,rapat mengambil suatu keputusan yang akan disahkan  dan juga dalam berdialog didalam suatu forum, konferensi antar negara, antar benua di belahan dunia untuk melakukan sebuah perjanjian atau teks ditulis kedua belah pihak.

jadi ketuk palu dan dialog sama-sama saling keterkaitan dalam mengambil suatu keputusan yang sah dan harus dilakukan supaya masalah cepat selesai.tanpa ada dialog dan ketuk palu didalam suatu organisasi atau di dalam sebuah forum, lainnya,konferensi bergengsi maka tidak dianggap sah dalam mengambil sebuah keputusan nyata.

Penulis

R Cahyo Prabowo

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Salah Satu Kisah Seorang BMI Hongkong …

Jumari Haryadi Koha... | | 28 December 2014 | 09:06

Geliat Politik di Kompasiana …

Shulhan Rumaru | | 28 December 2014 | 15:30

Jokowi, Kado Natal untuk Masyarakat Papua …

Junaedy Patading | | 28 December 2014 | 23:40

Nikmatnya Nasi Ayam Lodho Durenan Trenggalek …

Ki Suki | | 28 December 2014 | 20:00

#WonderfulIndonesia Movement: Apa Harapanmu …

Kompasiana | | 23 December 2014 | 10:16


TRENDING ARTICLES

AirAsia dan Canda Tawa Itu …

Muhammad Armand | 17 jam lalu

AirAsia QZ 8501, Anwar Ibrahim, MH 370, dan …

Ninoy N Karundeng | 18 jam lalu

Lokasi dan Penyebab Hilangnya Air Asia QZ …

Mas Wahyu | 19 jam lalu

Ada Apa dengan Air Asia QZ-8501? …

Novaly Rushans | 20 jam lalu

Terobosan bagi Jokowi dan Ahok untuk Benahi …

Jimmy Haryanto | 28 December 2014 08:05


Subscribe and Follow Kompasiana: