Back to Kompasiana
Artikel

Politik

R Cahyo Prabowo

Pendiam, Low Profile,Penulis, Pengamat, Diam Itu Emas, Broadcast Journalism, Komunikasi, Infomatika dan Media Online / selengkapnya

Makna, Arti Dialog dan Ketuk Palu Dalam Sebuah Organisasi serta Sampai Tingkat Kenegaraan

OPINI | 05 June 2013 | 21:04    Dibaca: 664   Komentar: 0   1

Dalam hal ini, manusia tak luput dari sebuah organisasi mana pun. Banyak masyarakat kita bekerja, dan rapat di sebuah organisasi dan juga kaum muda/ mahasiswa / i ikut berorganisasi di dalam kampus maupun luar kampus.Pentingnya kita berdialog sesama manusia dalam rapat, mengambil keputusan, diskusi di sebuah forum, konferensi antar negara, konferensi tingkat belahan negara didunia mesti semuanya dilakukan dialog.

Dialog sendiri pengertiannya adalah percakapan lisan atau tertulis  antara dua orang atau lebih misalnya pertemuan antar manusia kemanusia yang lain didalam suatu wadah, forum atau konferensi  yang dimana saling berkomunikasi serta memiliki umpan balik (feed back) dalam menyampaikan pesan kedua belah pihak satu sama lainnya untuk mencapai tujuan yang sama.

Semua organisasi tanpa dialog tidak akan terbentuk dan terarahkan. Semuanya itu mesti harus dialog sampai kapan pun dan dimana pun berada. Dialog itu sangat lah penting untuk mengambil sikap dalam menyelesaikan suatu masalah dimilikinya.

Ketuk palu sendiri disini sikap tegas dalam mengambil keputusan dalam bersidang,rapat mengambil suatu keputusan yang akan disahkan  dan juga dalam berdialog didalam suatu forum, konferensi antar negara, antar benua di belahan dunia untuk melakukan sebuah perjanjian atau teks ditulis kedua belah pihak.

jadi ketuk palu dan dialog sama-sama saling keterkaitan dalam mengambil suatu keputusan yang sah dan harus dilakukan supaya masalah cepat selesai.tanpa ada dialog dan ketuk palu didalam suatu organisasi atau di dalam sebuah forum, lainnya,konferensi bergengsi maka tidak dianggap sah dalam mengambil sebuah keputusan nyata.

Penulis

R Cahyo Prabowo

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

42 Tahun Pesan Damai dari Perang Vietnam …

Abanggeutanyo | | 29 May 2015 | 01:59

Ketika 1000 Mawar Menghampiriku …

Christie Damayanti | | 28 May 2015 | 16:38

Sudah Resmi Dilepas Jokowi, Timnas U-23 …

Achmad Suwefi | | 28 May 2015 | 17:06

Rongga Hidup Si Hari …

Seneng Utami | | 29 May 2015 | 01:01

Menengok Komplek Pemandian Raja Jawa: Taman …

Etta Adil | | 28 May 2015 | 16:38


TRENDING ARTICLES

Sumbu Ahok Bertambah Panjang …

Daniel H.t. | 9 jam lalu

Pangeran Ali, Sosok yang …

Djarwopapua | 9 jam lalu

Begini Praktik Mafia Sepakbola …

Muthiah Alhasany | 11 jam lalu

Sugiharto, Petral Bermanfaat bagi Indonesia, …

Hendi Setiawan | 15 jam lalu

Mengenal Loretta Lynch, Perempuan Kulit …

Sang Pujangga | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: