Back to Kompasiana
Artikel

Politik

R Cahyo Prabowo

Pendiam, Low Profile, Diam Itu Emas, Broadcast Journalism, Komunikasi, Infomatika dan Media Online / media selengkapnya

Makna, Arti Dialog dan Ketuk Palu Dalam Sebuah Organisasi serta Sampai Tingkat Kenegaraan

OPINI | 05 June 2013 | 21:04 Dibaca: 625   Komentar: 0   1

Dalam hal ini, manusia tak luput dari sebuah organisasi mana pun. Banyak masyarakat kita bekerja, dan rapat di sebuah organisasi dan juga kaum muda/ mahasiswa / i ikut berorganisasi di dalam kampus maupun luar kampus.Pentingnya kita berdialog sesama manusia dalam rapat, mengambil keputusan, diskusi di sebuah forum, konferensi antar negara, konferensi tingkat belahan negara didunia mesti semuanya dilakukan dialog.

Dialog sendiri pengertiannya adalah percakapan lisan atau tertulis  antara dua orang atau lebih misalnya pertemuan antar manusia kemanusia yang lain didalam suatu wadah, forum atau konferensi  yang dimana saling berkomunikasi serta memiliki umpan balik (feed back) dalam menyampaikan pesan kedua belah pihak satu sama lainnya untuk mencapai tujuan yang sama.

Semua organisasi tanpa dialog tidak akan terbentuk dan terarahkan. Semuanya itu mesti harus dialog sampai kapan pun dan dimana pun berada. Dialog itu sangat lah penting untuk mengambil sikap dalam menyelesaikan suatu masalah dimilikinya.

Ketuk palu sendiri disini sikap tegas dalam mengambil keputusan dalam bersidang,rapat mengambil suatu keputusan yang akan disahkan  dan juga dalam berdialog didalam suatu forum, konferensi antar negara, antar benua di belahan dunia untuk melakukan sebuah perjanjian atau teks ditulis kedua belah pihak.

jadi ketuk palu dan dialog sama-sama saling keterkaitan dalam mengambil suatu keputusan yang sah dan harus dilakukan supaya masalah cepat selesai.tanpa ada dialog dan ketuk palu didalam suatu organisasi atau di dalam sebuah forum, lainnya,konferensi bergengsi maka tidak dianggap sah dalam mengambil sebuah keputusan nyata.

Penulis

R Cahyo Prabowo

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mendapat Untung Usai Mengusir Lalat …

Mahaji Noesa | | 04 March 2015 | 17:16

Layanan Publik untuk Anak …

Sopian Hadi | | 04 March 2015 | 14:26

Tips Menghemat Listrik …

Ika Septi | | 04 March 2015 | 16:05

Introvert, Kaum yang Sering Disalahpahami …

Muammar Nur Islami | | 04 March 2015 | 16:15

Album Perdana Virzha: Sebuah Pernyataan …

Atitere | | 04 March 2015 | 12:27


TRENDING ARTICLES

Maaf, Kami Juga Muak, Mister Abbot …

Aji Maulana | 9 jam lalu

Ada Kejadian Biadab, Mana Suara Psikolog …

Amba Sumujud | 10 jam lalu

Presiden Jokowi Penikmat Adegan Tinju KPK vs …

Imam Kodri | 11 jam lalu

7 Sifat Ahok yang Tak Ada Pada Pejabat Lain …

Muthiah Alhasany | 11 jam lalu

Lulung vs Ahok: 3 Kecerdasan Lulung dan …

Ninoy N Karundeng | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: