Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Andri 24id

sering menulis

PKS 3 Besar Itu “BULSIT”!

OPINI | 29 May 2013 | 12:05 Dibaca: 712   Komentar: 18   0

Mau 3 Besar? Mengapa begitu yakin bakal dapet 3 besar?

Kalau tidak akan membesar, tidak mungkin ada yang berusaha mengecilkan.

Saya ga mau panjang lebar menjelaskan berbagai hal yang membuat PKS menjadi 3 besar itu bukan sesuatu yang tidak logis lagi. Beneran… males aza nyampeinnya. Pasti disangka kampanye, kepedean dan segambreng komen yang ga jauh dari itu, ke itu, ke ituuu… azah. Forum politik Kompasiana jadinya cuma tempat ngedumel.

Eh, tapi gapapa… silakan-silakan aza. Kita asyik-asyik aza koq. Namanya juga forum yah. Kalau mau argumen yang sehati mendingan nulis aza di PKS Payungan, eh… Piyungan, hehehe… habis kemarin lagi ribet hujan, taunya ada ojeg payung.

Tapi logika politik yang simpel aza kan apa yang saya tulis diawal; ga mungkin deh sampai segininya sama PKS kalau emang PKS ga bakalan jadi besar dan mungkin teramat besar. Ngapain sih repot-repot ngurusin kasus korupsi murahan kaya LHI yang kaya dagelan warkop dengan berkelabatannya wanita-wanita cantik gitu.

Kalau memang ga bakalan besar, ngapain banyak yang ngotot membuat PKS kerdil. Gampang saja, kalau ingin membuktikan bahwa PKS itu ga bakalan besar itu bohong; ga usah bikin opini miring soal PKS, karena PKS memang ga akan membesar.

Rasanya KPK juga ga bakalan bangga-bangga amat dengan kasus murahan ini. Beda dong rasanya dengan menuntaskan kasus prestisius yang seakan terasa semakin kasus mahal, kaya century dan hambalang.

Emang iya sih, mana ada mau jadi 3 besar kalau ngga diuji soal ini dan itu kaya begini. Ibarat tes kepatutan deh… juga tes berbagai sisinya; apakah mental juaranya, kapasitas kadernya, berbagai kemampuannya membuktikan niat baik membangun negeri ini.

Ujiannya seperti begini; apakah para kader masih berani berbuat dengan tulus dalam kondisi yang tidak kondusif secara politis seperti ini. Wow! ternyata ada di sebuah daerah yang udunan untuk membeli dan mencicil sebuah ambulan yang akan digratiskan untuk keperluan masyarakat.

Itu hanya satu cerita saja dari banyak cerita yang mungkin tidak terungkap bila tidak ada kesempatan seperti ini. Jadi saya membayangkan, berita-berita miring seputar PKS yang disanding-sandingkan dengan perkembangan kasus LHI yang berlebihan; hanya membuka tema untuk membuka dan memulai komunikasi publik.

Ini sudah terbukti terjadi di zaman Muhammad saw berdakwah dulu. Ketika berbagai cara tidak mempan menahan gerak dakwah beliau, maka mulailah menebar keburukan beliau ke berbagai pelosok. Yang terjadi masyarakat malah ingin tahu yang sebenarnya untuk mengklarifikasi. Dari situlah komunikasi malah terjalin.

Jadi kalau PKS 3 BESAR itu BULSIT!

Saya pikir bisa saja iya…

BULSIT!

terkaBUL Secepat Ini Teman…

hehehe…

ini malah baru masuk lagi berita kemenangan pilkada buat PKS…

http://www.pkssiak.org/2013/05/pilkada-kudus-2013-pasangan-pks.html

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

ISIS: Dipuja atau Dihindari? …

Baskoro Endrawan | | 26 July 2014 | 02:00

Quo Vadis Jakarta Baru? …

Shendy Adam | | 25 July 2014 | 14:41

Sensasi Rafting di Kali Oyo Gunungkidul …

Tri Lokon | | 25 July 2014 | 15:27

Keras, Tegas dan Tajam Suara Politik di …

Hendrik Riyanto | | 25 July 2014 | 12:45

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Legitimasi Pilpres 2014, Gugatan ke MK dan …

Michael Sendow | 10 jam lalu

Risma dan Emil Lebih Amanah Dibanding …

Leviana | 10 jam lalu

Analisis Prosedur Sengketa Hasil Pilpres …

Muhammad Ali Husein | 11 jam lalu

Jokowi: The First Heavy Metal’s …

Severus Trianto | 13 jam lalu

Dilema MK …

Akhmad Yunianto | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: