Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Dr. Nugroho, Msi Sbm

Saya Pengajar di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip Semarang

Status Tersangka untuk “Engkong” Hilmi?

OPINI | 28 May 2013 | 09:03 Dibaca: 425   Komentar: 2   2

Ketua KPK Abraham Samad mengatakan bahwa KPK akan menggelar rapat untuk menentukan status Ketua Majelis Syura PKS Hilmi Aminuddin. Sebagaimana diketahui Hilmi diduga menerima aliran dana dari Ahmad Fatanah (AF) sebesar Rp 17 miliar untuk kepentingan partai. Dalam reakaman telepon yang diperdengarkan ada pembicaraan antara AF dengan seseorang yang diduga anak Hilmi yaitu Ridwan Hakim yang berisi permintaan uang Rp 17 miliar untuk Hilmi. Dalam rekaman pembicaraan telepon tersebut seseorang yang diduga Ridwan meminta jatah Rp 16 Miliar untuk seseorang yang disebut “Engkong”. Diduga Engkong tersebut adalah Hilmi. Mungkin karena posturnya mirip engkong-engkong. Dari pernyataan Ketua KPK, tampaknya ada kecenderungan bahwa Hilmi akan ditetapkan jadi tersangka. Nah kalau itu benar berarti ini baru berita yang sensasional.

Kita tunggu saja hasil rapat KPK tersebut. Kita semua berharap KPK tidak takut dengan berbagai tekanan yang dilakukan oleh para petinggi KPK. Kita semua harus mendukung KPK agar bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Dan untuk “Engkong” Hilmi, silahkan menunggu nasib untuk status hukumnya. Hayaaa

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Catat, Bawaslu Tidak Pernah Merekomendasikan …

Revaputra Sugito | | 23 July 2014 | 08:29

Kado Hari Anak; Berburu Mainan Tradisional …

Arif L Hakim | | 23 July 2014 | 08:50

Jejak Digital, Perlukah Mewariskannya? …

Cucum Suminar | | 23 July 2014 | 10:58

Apakah Rumah Tangga Anda dalam Ancaman? …

Agustinus Sipayung | | 23 July 2014 | 01:10

Punya Pengalaman Kredit Mobil? Bagikan di …

Kompasiana | | 12 June 2014 | 14:56


TRENDING ARTICLES

Seberapa Penting Anu Ahmad Dhani buat anda? …

Robert O. Aruan | 3 jam lalu

Sampai 90 Hari Kedepan Belum Ada Presiden RI …

Thamrin Dahlan | 6 jam lalu

Membaca Efek Keputusan Prabowo …

Zulfikar Akbar | 6 jam lalu

Prabowo Lebih Mampu Atasi Kemacetan Jakarta …

Mercy | 16 jam lalu

Kalah Karena Dicurangi? Belajarlah pada …

Ipul Gassing | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: