Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Dr. Nugroho, Msi Sbm

Saya Pengajar di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip Semarang

Kunci Sukses Ganjar-Heru di Pilgub Jawa Tengah

OPINI | 26 May 2013 | 19:55 Dibaca: 724   Komentar: 4   0

Dari berbagai hasil quick count, pasangan Ganjar Pranowo dan Heru Sudjatmiko memenangi Pilgub-wagub Jawa Tengah periode 2013-2018. Kemenangan pasangan yang diusung PDIP ini seolah mengobati “musim kering” bagi PDIP yang kalah dalam Pigub di berbagai wilayah antara lain di Sumut, Jawa Barat dan yang paling akhir di Pilgub Bali.

Ada beberapa kunci sukses Pasangan Ganjar-Heru di Jawa Tengah. Pertama, pemilih muda yang merupakan mayoritas pemilih di Jawa Tengah tertarik dengan kemudaan pasangan ini. Pasangan ini dianggap bisa membawa aspirasi kaum muda. Kedua, program Ganjar-Heru yang menawarkan program pendidikan dan kesehatan gratis, serta penciptaan lapangan kerja sangat menarik bagi kaum muda yang menghadapi kecemasan akan masa depannya sehubungan dengan tiadanya kepastian akan lapangan kerja bagi mereka. Ketiga, mesin partai PDIP masih ampuh di Jawa Tengah yang memang dari dulu terkenal sebagai kandang Banteng. Megawati dalam salah satu kampanye Ganjar-Heru mengatakan bahwa di daerah lain PDIP boleh kalah tetapi tidak di Jawa Tengah. Para kader dan simpatisan PDIP tampaknya “terbakar” oleh komando Megawati tersebut. Keempat, Tim sukses secara strategis telah mengoptimalkan media massa dan media sosial dengan baik. Penggunaan Twiter, Facebook,dan juga gencarnya iklan di TV dengan jurkam Jokowi pada akhir-akhir masakampanye ternyata ampuh untuk mengerek suara Ganjar-Heru.

Akhirnya, warga Jawa Tengah tinggal menunggu realisasi janji-janji Ganjar-Heru ketika berkampanye agar Jawa Tengah di masa depan menjadi lebih baik.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 4 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 4 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 5 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 11 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Tipe-tipe Tamu Undangan Pernikahan …

Hanindya Wardhani | 8 jam lalu

Maraknya Pelecahan Seksual Terhadap Anak di …

Widia Wati | 8 jam lalu

Pertolongan Kecelakaan yang Tepat …

M. Fachreza Ardiant... | 8 jam lalu

So-SIAL Media: Interaksi tanpa Intonasi …

Zulkifli Taher | 9 jam lalu

Inovasi, Kunci Indonesia Jaya …

Anugrah Balwa | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: