Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Budhi Kuswansusilo

Suarakan Hatimu dengan Tulisan!

Pemilukada Kota Palembang Paling Seru dan Dramatis di Indonesia

REP | 21 May 2013 | 09:13 Dibaca: 841   Komentar: 1   0

Pemilukada Kota Palembang diikuti tiga pasangan calon, yakni pasangan Mularis Djahri - Husni Thamrin (Nomor Urut 1); Romi Herton - Harnojoyo ( Nomor Urut 2), dan Sarimuda - Nelly Rasdiana ( Nomor Urut 3) adalah yang paling seru di Indonesia. Mengapa demikian? Karena rekapitulasi hasil perhitungan suara berikut:

  1. Hasil hitung cepat tiga lembaga survei LSI (lembaga survei Indonesia); Puskaptis (Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis) dan LKPI (Lembaga Kajian Publik Independen) diperoleh sebagai berikut: Mularis - Husni ( Nomor Urut 1) memperoleh hasil hitung cepat LSI (14,92%) - LKPI (12,61%) - Puskaptis (10,55%); Romi-Harnojoyo ( Nomor Urut 2) memperoleh hasil hitung cepat  LSI (44,10%) - LKPI (42,53%) - Puskaptis (44,64%); dan Sarimuda-Nelly ( Nomor Urut 3) memperoleh hasil hitung cepat LSI (40,98%) - LKPI (44,86%) - Puskaptis (44,81%). Dengan hasil ini, maka pasangan No. urut 2 dan 3 mengklaim kemenangan pasangannya masing-masing.
  2. KPUD Kota Pelembang mengeluarkan SK No. 34/KPTS/KPU.Kota-006.435501/2013 tertanggal 13 April 2013 tentang penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara pasangan calon walikota - wakil wali kota pada Pilkada Palembang 2013 yang hasilnya sebagai berikut: Mularis Djahri - Husni Thamrin ( Nomor Urut 1) memperoleh sebanyak 97.810 suara; Romi Herton – Harnojoyo ( Nomor Urut 2) memperoleh sebanyak 316.915 suara; dan Sarimuda-Nelly Rosdiana ( Nomor Urut 3) memperoleh sebanyak 316.923 suara. Dengan hasil ini, maka pasangan nomor urut 3, yakni Sarimuda dan Nelly Rosdiana ditetapkan KPUD sebagai pemenang dengan dengan selisih 8 suara dibandingkan dengan perolehan pasangan nomor urut 2. Ini adalah kemenangan yang sangat ditunggu oleh Sarimuda setelah tiga kali mengikuti pemilukada secara berturut-turut.
  3. Berdasarkan Keputusan Nomor 42/PHPU.D-XI/2013, Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi untuk memutus dengan amar sebagai berikut: a)Menerima dan mengabulkan permohonan Pemohon untuk seluruhnya; b) Menyatakan menetapkan Berita Acara Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tingkat Kota oleh KPU Kota Palembang tertanggal 13 April 2013 juncto Keputusan KPU Kota Palembang Nomor 34/Kpts/KPU.Kota-006.435501/2013 tanggal 13 April 2013 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Perolehan Suara Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palembang Tahun 2013 yang telah diumumkan pada tanggal 13 April 2013 adalah batal demi hukum dan tidak mempunyai kekuatan hukum; c) Menyatakan dan menetapkan hasil penghitungan suara yang benar dan sah adalah sebagai berikut: Pasangan Calon Nomor Urut 1, H. Mularis Djahri – Drs. H. Husni Thamrin, M.M., memperoleh 97.809 suara; Pasangan Calon Nomor Urut 2, H. Romi Herton, S.H., M.H. – H. Harno Joyo, S.Sos., memperoleh 316.919 suara; dan Pasangan Calon Nomor Urut 3, Ir. H. Sarimuda, M.T. – Nelly Rasdiana memperoleh 316.896 suara; d) Membatalkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 35/Kpts/KPU.Kota 006.435501/2013 tanggal 14 April 2013 tentang Penetapan Calon Walikota dan Wakil Walikota Terpilih masa bakti 2013-2018 Tahun 2013MK menyatakan “Memerintahkan Komisi Pemilihan Umum Kota Palembang untuk melaksanakan putusan ini”; d) Menetapkan Pasangan Calon Nomor Urut 2, H. Romi Herton, SH. MH dan H. Harno Joyo, S.Sos sebagai Pasangan Calon Terpilih dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palembang Periode 2013-2018 pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palembang Tahun 2013

Dengan demikian, atas keputusan MK ini, maka pasangan calon no urut 2, Romi Herton dan Harno Joyo dinyatakan sebagai “Pemenang Sengketa Pemilukada” di MK dengan selisih 23 suara atas pasangan calon nomor urut 2, Sarimuda dan Nelly Rasdiana. Atas putusan MK ini, apakah merupakan akhir dari drama rekapitulasi hasil perhitungan suara Pemilukada Kota Palembang atau justru masih, “tanda koma” dengan drama lanjutan. Apakah sikap yang akan diambil pasangan calon nomor urut 3? Apakah juga langkah KPUD Kota Palembang?

Apa sikap kita warga Palembang? Paling penting, Wong Kito tetap Damai!

Yuk kita, sabar menunggu kelanjutannya dan mendukung siapapun Walikota dan Wakil Walikota Kota Palembang yang baru!

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Di Yogyakarta Antre 4 Jam Demi Segelas …

Hendra Wardhana | | 28 August 2014 | 16:35

Ahok: Pro Transportasi Publik atau …

Ilyani Sudardjat | | 28 August 2014 | 12:43

Kompasianer Ini Berbagi Ilmu Pajak …

Gapey Sandy | | 28 August 2014 | 14:56

Ice Bucket Challenge Versi Gaza …

Asri Alfa | | 28 August 2014 | 16:16

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Foto Dicuri, om Dedes Descodes Ngetop …

Widianto.h Didiet | 3 jam lalu

Kota Jogja Terhina Gara-gara Florence …

Iswanto Junior | 4 jam lalu

Dulu Saat Masih Dinas, Kakek Ini Keras …

Posma Siahaan | 8 jam lalu

Rieke Diah Pitaloka Tetap Tolak Kenaikan …

Solehuddin Dori | 11 jam lalu

Ahok Nggak Boleh Gitu, Gerindra Juga Jangan …

Revaputra Sugito | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Hari Bekal Nasional-Bukan Bekal Biasa …

Bso Himaghita Sebel... | 8 jam lalu

POC EXPO 2014, Siapapun Berhak Jadi …

Sabrinaernawan | 8 jam lalu

Pelecehan Seksual pun Terjadi Pada Pria di …

Nyayu Fatimah Zahro... | 8 jam lalu

Jokowi dan “Jebakan Batman” SBY …

Mania Telo | 8 jam lalu

LGBT: Sadari, Kenali, Pahami …

Vitorio Mantalean | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: