Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Fahman Habibi

Fahman Habibi kelahiran jambi tepatnya didaerah JANGKAT saat ini menjabat sebagai Sekjend DPP Ikatan Mahasiswa selengkapnya

Meluruskan Sejarah Reformasi 98

REP | 20 May 2013 | 08:44 Dibaca: 762   Komentar: 0   1

https://fbcdn-sphotos-f-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/581877_3922737806025_2003578245_n.jpg

Foto adalah koleksi pribadi

Gelombang Besar tuntutn Reformasi dan dahsyatnya kekuatan rakyat pada bulan mei tahun 1998 yang menuntut mundurnya Presiden Soeharto yang sudah berkuasa selama 32 tahun sehingga gerakan itu berhasil meRuntuhkan rezim Orde Baru dikala itu, namun yang menjadi pertanyaan siapa yang memulai dan apa yang melatar belakangi munculnya gerakan yang begitu dahsyatnya itu dan kelompok mana yang paling petama memulai aksi yang menjadi toggak sejarah yang monumental itu? dikarenakan banyak sekali kelompok yng mengklaim gerakan itu sehingg saya tergugah untuk mecari data dari kumpulan kliping media massa.

Sesuai data yang saya kumpukan ternyata yang paling pertama melakukan demonstrasi  didepan gedung DPR /MPR sehingga  melahirkan Reformasi 1998  ternyata dimuat oleh koran politik MERDEKA yang terbit Sabtu Wage 09 Mei 1998/12 Muharram1419 Hijriyah ,. Berikut berita  yang saya tulis ulang dari Kliping Koran tersebut

Jakarta ,Sabtu, merdeka. Sekitar 500 mahasiswa yang tegabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ( IMM)digiring kemapolda Metro jaya dan dikenakan sangsi Hukum karena melakukan Unjuk rasa digedung MPR/DPR Senayan,Jakarta Pusat kemarin.

Langkah itu diambil Polda metro Jaya karena ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas Universitas Muhammadiyah itu dinilai telah melakukan pelanggaran yaitu mengganggu ketertiban umum.

Secara paksa mereka dinaikkan kedalam truk terbuka. Para Mahasiswa yang mencoba mengadakan perlawanan ,para petugas tidak segan-segan melakukan pemukulan dengan tongkat karet.

Pada halaman berikutnya ditulis, kumpulan ratusan anggota IMM sejak pukul 13:00 Wib didepan Gerbang Gedung DPR?MPR yang bermaksud untuk berdialog dengan wakil-wakil rakyat dan menyampaikan butir-butir pikiran tentang kondisi yang berlangsung saat ini.”

Ikatan mahasiswa Muhammadiyah adalah gerakan Mahasiswa yang paling pertama menyuarakan suara rakyat didepan Gedung MPR/DPR padahal ketika itu Presiden Soeharto masih ditakuti oleh berbagai kalangan

Gerakan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah bukan muncul secara tiba-tiba, IMM adalah gerakan yang dibangun oleh arus kebangkitan Muhammadiyah untuk kepentingan bangsa dan Negara . Perkembangan peran-peran muhammadiyah dalam perbaikan negara dan masyarakat sudah semakin menuai hasil, terutama dalam pembentukan karakter kebangsaan yang senada dengan nilai-nilai yang dianut oleh apa yang dicita citakan oleh muhammadiyah itu sendiri .

Indikasi ini nampak dari kecenderungan budaya Islam yang semakin bersaing dengan budaya yang dianggap modern serta pengalihan wacana pengetahuan umum kepada paradigma keilmuan yang Islami sebagai sistem keilmuan yang selama ini diterapkan dalam rangka memecahkan permasalahan kemanusiaan dalam pandangan yang lebih produktif, kehadiran Muhammadiyah sebagai gerakan Dakwah Islamiyah menjadi salah satu kekuatan bangsa yang diperhitungkan untuk mewujudkan Baldatun toyyibatun wrobbun ghofur di indonesia.

Perjuangan IMM merupakan sebuah cita-cita akan Terwujudnya kejayaan bumi pertiwi sebagai jiwa perjuangan yang diaplikasikan dari nilai-nilai keIslaman dan konsep Islam sebagai tawaran solusi perjuangan IMM untuk mewujudkan peradaban indonsia yang lebih dihargai dimata dunia, maka gerakan pembaharuan yang dicita-citakan IMM harus dipandang secara obyektif dan realisitis untuk mengakomodir berbagai kepentingan. untuk mewujudkan itu semua. Maka harus diciptakan kesadaran bersama dalam bentuk gerakan yang bersifat konsisten dan berkesinambungan.

Kompleksitas problematika kebangsaan dan keummatan tidak dapat diselesaikan oleh satu kelompok semata namun harus ada keomitmen secara bersama dari berbagai kalangan yang ada ditengah-tengah masyarakat . IMM sebagai gerakan mahasiswa dan merupakan organisasi otonom Muhammadiyah yang selalu membaur dengan masyarakat diamanapun keberadaannya,ia memiliki posisi dan peran strategis dalam konteks perubahan yakni sebagai penerus keberlangsungan masa depan persyarikatan Muhammadiyah Ummat dan bangsa.

Posisi IMM sebagai gerakan mahasiswa Islam yang mengikat kaum terdidik dari berbagai disiplin Ilmu sangat tepat menjadi wadah Perkaderan untuk menyemai dan mempelopori lahirnya para pemimpin Indonesia yang barakhlaq mulia di masa mendatang.

FAHMAN HABIBI

Untuk Indonesia Lebih Baik

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Keluarga Pejabat dan Visa Haji Non Kuota …

Rumahkayu | | 30 September 2014 | 19:11

Me-“Judicial Review” Buku Kurikulum …

Khoeri Abdul Muid | | 29 September 2014 | 22:27

Spongebob dalam Benak Saya …

Ire Rosana Ullail | | 30 September 2014 | 16:48

Sepak Bola Indonesia Kini Jadi Lumbung Gol …

Arief Firhanusa | | 30 September 2014 | 15:58

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Indahnya Teguran Allah …

Nduk_kenuk | 9 jam lalu

Kumpulan Berbagai Reaksi Masyarakat …

Elvis Presley | 11 jam lalu

Asian Games Incheon: Kagum atas Pelompat …

Hendi Setiawan | 13 jam lalu

UU Pilkada, Ahok dan Paham Minoritas …

Edi Tempos | 14 jam lalu

People Power Menolak Penghapusan Pilihan …

Daniel Setiawan | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Smartphone dan Pribadi Boros Energi …

Dian Savitri | 8 jam lalu

Gerakan Indonesia Menulis; Mencari Nilai …

Rendra Manaba | 8 jam lalu

Pegawai BRI Beraksi Bak Debt Collector …

Rusmin Sopian | 8 jam lalu

Tradisi dan Teknologi …

Susy Haryawan | 8 jam lalu

Pisah Sambut Kejari Singaparna …

Asep Rizal | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: