Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Wijaya Kusumah

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta selengkapnya

Pengakuan Ahmad Fatonah Menguntungkan PKS

OPINI | 18 May 2013 | 06:46 Dibaca: 14834   Komentar: 325   37

13691065461479352566

Saya terkejut mendengar pengakuan ahmad fathonah (AF) di televisi. Ternyata af punya hutang sama ustadz lhi dan dia tak berniat memberikan uang 1 milyard utk pks. Af pun minta maaf kepada pks atas perilakunya yang tidak terpuji. Terbukti, af bukan kader pks, dan hanya teman ustadz lhi saja.

Kebenaran semakin terkuak. Pada akhirnya kebenaran itu akan menemukan jalannya sendiri. Kekuatan sosial media yang tidak memihak akan menjadi senjata yang membuktikan kebenaran itu.

Saya bukan kader pks. Bukan juga simpatisannya. Namun saya melihat pks akan diuntungkan dengan pernyataan af ini. Kita tunggu saja persidangan berikutnya. Pasti akan semakin seru.

Publik juga semakin tahu bahwa opini media yang mencap pks menjadi partai korupsi sapi akan membuat pks menjadi semakin bersinar di pemilu 2014. PKS akan terbukti menjadi partai yang amanah dan jauh dari korupsi. Semoga saja demikian.

Perlu kita ketahui, setiap kader pks yang dijadikan tersangka oleh kpk terbukti tidak bersalah di pengadilan. Kasus misbahkum misalnya, ternyata di persidangan beliau terbukti tidak bersalah.

Akan ada episode baru tentang anas urbaningrum dan andi malaranggeng dari partai demokrat yang akan jauh lebih dahsyat dari kasus af dan lhi ini. Semoga media bisa fair memberitakannya.

Saya yakin ustadz lhi tak bersalah dan pasti beliau akan bebas karena bukti yang ada dapat dipatahkan di pengadilan. Nama pks pun semakin bersinar dan kita akan melihat pks akan menemui kejayaannya.

Pengakuan ahmad fatonah atau af jelas sangat mengagetkan publik. Apalagi acara itu disiarkan secara live di televisi. Semoga kebenaran terkuak dan pks menjadi partai teladan dambaan umat.

Salam blogger persahabatan
Omjay
http://wijayalabs.com

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Hijaukan Halaman Rumah dengan Tanaman …

Tjiptadinata Effend... | | 27 February 2015 | 03:44

Begal dan Hilangnya Kesalehan Sosial …

Handy Fernandy | | 27 February 2015 | 04:35

Kompasiana Drive&Ride: ”Be Youthful, …

Kompasiana | | 26 February 2015 | 22:29

Belajar dari Harvard untuk Membangun Asia …

Bayu Teguh | | 27 February 2015 | 05:28

Review Film 2014, Siapa Diatas Presiden?, …

Topik Irawan | | 27 February 2015 | 01:26


TRENDING ARTICLES

Boikot Bali Blunder Terbesar Australia …

Rizky Febriana | 3 jam lalu

Mafia Ikan dan Beras “Hajar” …

Gunawan | 4 jam lalu

Hatta Gagal Angkat Trophy …

Lisa Monalisa | 6 jam lalu

Pertemuan Misterius Ruki dan Batuk Kecil …

Axtea 99 | 10 jam lalu

Jokowi, Kepala Negara Juga Tidak Boleh …

Daniel H.t. | 11 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: