Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Arfian Darmawan

I love Badminton INDONESIA

Kesetaraan Gender di Dunia Politik

OPINI | 17 May 2013 | 22:30 Dibaca: 915   Komentar: 0   0

Kesetaraan gender dalam sebuah kepemimpinan, keterlibatan perempuan dalam birokrasi, di akhir abad 20-an. Gender dalam birokrasi dan tata pemerintahan mulai di pertanyakan dan mendapat perhatian secara kusus, terutama oleh kelompok yang menanamkan dirinya sebagai kelompok feminims terutama di negara barat. Peran perempuan dalam organisasi politik, dan perlunya kesempatan yang sama antara laki-laki dan perempuan dalam organisasi publik atau politik.

Halnya seperti sejarah di Prancis dalam hal pendidikan kaum perempuan tidak mendapat perlakuan yang sama dengan laki-laki meskipun sekolah guru kuhsus wanita telah berdiri sejak tahun1838, tapi pendidikan dasar wajib bagi perempuan baru tahun 1881. ditahun 1920 mereka diizinkan masuk partai atas keinginannya sendiri dari situlah muncul hak-hak perempuan dan banyak pemimpin wanita­­­­­­­­­­­­. dapat membuat orang menjadi terbuka dengan masalah perbedaan gender dalam sebuah kepemimpinan terutama pada wanita.

Di Indonesia pun sekarang begitu sudah banyak kaum perempuan yang berprofesi yang setara dengan pria. Seperti mendapat kursi di parlemen, menjadi presiden, pemimpin parpol dan masih banyak lagi.

PBB pun mengakui bahwa perbedaan gender dalam kepemimpinan tidak masalah semuanya mempunyai hak dalam berpolitik. PBB pun pada tahun 1979 sudah menghapus tentang diskirminasi terhadap perempuan. Jadi perempuan masuk ke dunia politik menurut saya sah-sah saja asalkan tidak lupa dengan keluarganya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bertemu Dua Pustakawan Berprestasi Terbaik …

Gapey Sandy | | 30 October 2014 | 17:18

Asiknya Berbagi Cerita Wisata di Kompasiana …

Agoeng Widodo | | 30 October 2014 | 15:40

[YOGYAKARTA] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:06

Paling Tidak Inilah Kenapa Orangutan …

Petrus Kanisius | | 30 October 2014 | 14:40

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Pramono Anung Menjadi Satu-satunya Anggota …

Sang Pujangga | 4 jam lalu

Mba, Pengungsi Sinabung Tak Butuh …

Rizal Amri | 7 jam lalu

Muhammad Arsyad Tukang Sate Luar Biasa, Maka …

Opa Jappy | 10 jam lalu

DPR Memalukan dan Menjijikan Kabinet Kerja …

Sang Pujangga | 10 jam lalu

Pemerintahan Para Saudagar …

Isk_harun | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Pengalaman Belajar Sosiologi Bersama Pak …

Rachel Firlia | 8 jam lalu

Rokok atau Calon Istri? …

Gusti Ayu Putu Resk... | 8 jam lalu

Dampak Moratorium PNS …

Kadir Ruslan | 8 jam lalu

Membudayakan Menilik Orang Bukan Dari …

Wisnu Aj | 8 jam lalu

Hilangnya Kodok Pak Lurah …

Muhammad Nasrul Dj | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: