Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Heni Akhwat Damanik

Tidak ada keberanian yang sempurna tanpa kesabaran. Sebab kesabaran adalah nafas yang menentukan lama tidaknya selengkapnya

Rakyat Indonesia Percaya KPK “Tebang Pilih”

OPINI | 15 May 2013 | 08:17 Dibaca: 924   Komentar: 20   8

Sajian acara Indonesia lawyer club TVOne selasa malam (14 mei 2013) semoga  memberikan pencerahan tentang TPPU bagi rakyat Indonesia. Pertanyaan pak Karni Ilyas yang ditujukan kepada Johan Budi (KPK) sungguh membuat si JB muter-muter jawabnya. Dan saya yakin rakyat Indonesia sudah cerdas untuk mampu menilai.

Menurut saya kesimpulannya dari acara tersebut yang dihadiri para pakar hukum dan anggota dewan yang membuat UU TPPU No.8/2010, KPK telah serampangan dalam penetapan kasus suap impor daging ke TPPU.

Karni Ilyas berulang kali mempertanyakan Apa “Predicate Crime” nya LHI sehingga bisa di kenakan TPPU kepada Johan Budi (KPK).

JB terlihat keglagepan menjawabnya  hingga pak Karni kebingungan. Saya yang tidak tau hukum saja, tau maksud yang ditanyakan pak Karni. Ini kok si JB malah susah baget nyebutin “Tipikor dugaan suap” seperti yang dari awal KPK sebutkan bahwa LHI dituduh dengan pidana penyuapan.

Untuk LHI pokok perkaranya “Prime Crime” saja belum jelas, uang korupsinya belum ada kok sudah ada TPPU? Johan Budi cs tidak bisa jawab secara lugas, dan seperti biasa “nanti di pengadilan”

“KPK bukan Tuhan, KPK bisa Salah”. Dan saya sangat setuju dengan statement FH ini…!! Oleh sebab itu mari kita kawal KPK dalam melaksanakan fungsinya.

Namun terlepas dari acara tadi malam yang begitu memberikan pemahaman secara terbuka bagi kita tentang TPPU. Sebelumnya begitu santer isu yang mengatakan bahwa “PKS akan Mati” karena kasus ini. PKS akan di bubarkan. Namun bukti dilapangan berbeda…!!

Rakyat Indonesia  sudah cerdas dan terbukti dalam Polling yang dilakukan Metro TV. Rakyat  yang percaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) “TEBANG PILIH” dalam menyidik kasus korupsi jauh lebih banyak daripada yang tidak percaya atau tidak tahu.

Hal itu terungkap dalam polling MetroTV pada acara Indonesia Bersuara, Selasa (14/5) malam.

13685798051422294523

Sebanyak 69 persen responden percaya selama ini KPK tebang pilih dalam menyidik kasus korupsi. Sedangkan yang tidak percaya hanya 23 persen. Sisanya, yakni 8 persen, mengaku tidak tahu.

Seperti artikel saya yang kemarin dengan judul “Menunggu Kinerja KPK” yang membahas tentang kasus-kasus besar yang sampai saat ini belum terselesaikan oleh KPK.

Ternyata rakyat Indonesia mampu menilai mana salah dan  benar walau begitu banyak media yang selalu menghantam PKS karena kasus LHI ini.

Maju terus Rakyat Indonesia

Semangat Bekerja untuk Indonesia..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Gedung New Media Tower Kampus UMN, Juara …

Gapey Sandy | | 31 October 2014 | 19:12

Menjelajah Pulau Karang Terbesar di …

Dizzman | | 31 October 2014 | 22:32

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | | 31 October 2014 | 08:42

Hati Bersih dan Niat Lurus Awal Kesuksesan …

Agung Soni | | 01 November 2014 | 00:03

Rayakan Ultah Ke-24 JNE bersama Kompasiana …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 12:53


TRENDING ARTICLES

Susi Mania! …

Indria Salim | 6 jam lalu

Gadis-Gadis berlagak ‘Murahan’ di Panah …

Sahroha Lumbanraja | 8 jam lalu

Pramugari Cantik Pesawat Presiden Theresia …

Febrialdi | 9 jam lalu

Kerusakan Demokrasi di DPR, MK Harus Ikut …

Daniel H.t. | 11 jam lalu

Dari Pepih Nugraha Untuk Seneng Utami …

Seneng | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Sengkuni dan Nilai Keikhlasan Berpolitik …

Efendi Rustam | 9 jam lalu

Wakatobi, Potongan Surga yang Jatuh ke Bumi …

Arif Rahman | 9 jam lalu

Danau Poso, Keelokannya Melahirkan Rindu …

Jafar G Bua | 10 jam lalu

Politik Saling Sandera …

Salman Darwis | 11 jam lalu

Bank Papua, Sponsor Tunggal ISL Musim Depan …

Djarwopapua | 12 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: