Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Hadiyan Faris Azhar

pengusaha, motivator, pendidik dunia Inna sukuuta al-aqwiyaa laisa dha'fun. Innamaa huwa furshatun lid-dhu'afaa an yatakallamuu qabla selengkapnya

ILC Malam ini, KPK tersudut

REP | 14 May 2013 | 20:42 Dibaca: 4681   Komentar: 24   11

Istirahat malam ini ditemani anak, istri dan ILC yang lagi hangat. Buat saya ILC malam ini cukup unik, biasanya kalau KPK yang menyudutkan salah satu pihak pasti semua hadirin akan bertepuk tangan, namun kali ini ketika Karni Ilyas, PKS dan nara sumber lain menyudutkan KPK, malah hadirin bertepuk tangan.

nah ini reportase saya

Ketika Johan Budi memberikan keterangan yang ribet dan muter-muter, karni ilyas terus mengulangi pertanyaaan yang sama, hadirin akhirnya mulai riuh karena sedikit bosan mendengar penjelasan Johan Budi, akhirnya saking gemesnya, seorang narasumber mengiterupsi Karni Ilyas untuk menanyakan hal yang sama ke Johan Budi dengan bahasa yang mungkin menurutnya akan bisa lebih dimengerti oleh Johan Budi.

sampai-sampai karni ilyas menyatakan kebingungannya terhadap KPK pada kasus LHI ini, dan menyatakan bahwa publik pun sedang bingung.

Yang membuat karni Ilyas dan juga saya bingung dan menjadi pertanyaan karni ilyas kepada johan budi yang diulang-ulang adalah, apa prime crime dari kasus TPPU nya LHI, karena TPPU harus ada prime crimenya, dan yang kita ketahui saat ini prime crime TPPU nya LHI adalah kasus suap, nah kita juga tahu bahwa kasus suap ini terjadi di 2013, namun yang membuat karni ilyas kebingungan adalah, mayoritas aset LHI dan AF yang disita oleh KPK adalah aset-aset yang dimiliki oleh LHI dan AF sebelum tahun 2013.

Sebagaimana yang juga kita ketahui bahwa uang suap yang akan diberikan Indoguna melalui AF kepada LHI juga belum diterima oleh LHI, sehingga publik pun heran, uang mana yang dicuci dan masuk dalam TPPU ini? dan Prime Crimenya yang mana? lah kalau uang pribadi atau uang hasil bisnis yang dicuci mah bukan nyuci uang namanya.

kemudian, bagi beberapa pembaca yang bingung dan penasaran dengan status AF di PKS, maka ILC kali ini memaparkannya melalui pernyataan Ayu Azhari, dalam penjelasannya Ayu Azhari mengatakan kepada AF “bolehkah anaknya yang paham bahasa arab dan sering berda’wah masuk PKS?”,  kemudian dalam penjelasan Ayu Azhari pula, AF mengatakan “saya bukan orang PKS dan tidak dalam struktur PKS, saya hanya orang yang sering mengkoordinir artis untuk kampanye-kampanye partai politik”

nah sekian dulu reportase saya, dan saat tulisan ini saya publish di kompasiana, Johan Budi sedang merengut, mendengar penjelasan dari Ayu Azhari dan Vita Sesyha.

untuk lebih jelasnya silahkan tonton ILC malam ini di TV One, kalau udah ga sempet, berharap ada yang merekam dan menguploadnya di youtube. ^_^

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Endah Kreco, Kartini dari Keong Sawah …

Junanto Herdiawan | | 21 April 2014 | 07:31

Mempertanyakan Kelayakan Bus Transjakarta …

Frederika Tarigan | | 21 April 2014 | 10:22

Cara Menghadapi Lansia (Jompo) Pemarah …

Mohamad Sholeh | | 21 April 2014 | 00:56

Danau Linow Masih Mempesona …

Tri Lokon | | 21 April 2014 | 07:01

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Bagaimana Rasanya Bersuamikan Bule? …

Julia Maria Van Tie... | 2 jam lalu

PDIP dan Pendukung Jokowi, Jangan Euforia …

Ethan Hunt | 3 jam lalu

Akuisisi BTN, Proyek Politik dalam Rangka …

Akhmad Syaikhu | 5 jam lalu

Jokowi-JK, Ical-Mahfudz, Probowo-…? …

Syarif | 6 jam lalu

Pengalaman Bekerja di Luar Negeri …

Moch Soim | 10 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: