Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Citra Joni

Mahasiswa perguruan tinggi negeri di kota bandung,perantau asal Sumatera Barat. Orang yang sering khilaf dan selengkapnya

Suara Mahasiswa Suara Rakyat,Jangan Salah Mahasiswa !

OPINI | 13 May 2013 | 22:21 Dibaca: 245   Komentar: 1   0

Gerakan Mahasiswa 1998

Gerakan Mahasiswa 1998

Mahasiswa adalah tokoh yang paling sentral dikala ada kebijakan publik yang menurut pendapat umum tidak berpihak pada rakyat.Mahasiswa lah yang pertama dan berada di barisan terdepan untuk turun ke jalan dan menyuarakan agar kebijakan itu batalkan atau kebijakan ini yang harus dijalankan.

Sejak zaman penjajahan,kemerdekaan,ode lama,orde baru,dan era reformasi saat ini.Mahasiswa lah yang paling konsisten bersuara dengan dasar untuk kepentingan rakyat. Banyak yang mereka suarakan,mulai dari isu politik,agama,ras,kesejahtraan rakyat,sampai ke topik yang hngat saat ini yaitu kenaikan harga BBM.

Kita mungkin masih ingat dengan reformasi 1998,mahasiswa berada di barisan terdepan untuk memperjuangkan keinginan rakyat yang muak dengan Kepemimpinan orde baru.Tak dapat dielakkan,Mahasiswa pun harus jadi korban saat itu,dan sampai sekarang belum juga tuntas kasus pelangggaran HAM tersebut.

Memang sangat banyak jasa mahasiswa,tak mungkin kita hitung satu perastu bila harus ingat jasa mahasiswa.Tapi itu bukanlah apa2,karena itu memang tanggung jawab mahasiswa pada negara yang tercantum dalam tridarma mahasiswa : Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan, Pengabdian pada Masyarakat.

Tapi yang perlu di ingat adalah tak bisa semua kebijakan publik yang menurut pola pikir mahasiswa harus di demo.Ada kalanya mahasiswa harus menerima pahitnya kebijakan pemerintah untuk tujuan yang lebih besar untuk kebaikan negara di balik itu semua.

Suara mahasiswa adalah suara rakyat,mahasiwa adalah cerminan rakyat.Saat mahasiswa demo menyampaikan aspirasi pada pemerintah,maka rakyat secara rapi pasti berpendapat hal yang sama dengan mahasiswa.Mahasiswa lah gurunya rakyat dan perwakilan rakyat yang abadi,bukan orang- orang di senayan yang mengaku wakil rakyat,Bukan !

Mahasiswa selalu setia pada rakyat,baik disaat rakyat terlena oleh politik busuk dari penguasa yang terlihat manis di luar,Mahasiswa tak pernah merasa letih memperjuangkan kebenaran.

Tapi mahasiswa tetaplah manusia biasa,mahasiswa tetap seorang anak yang dilahirkan dari rahim seorang ibu.Mahasiswa tetaplah remaja yang sedang mengalami masa muda,dengan tingkat emosi yang sedang bergejolak.Kelompok mahasiswa tetaplah suatu kelompok yang meudah di susupi pikiran salah dan pemahaman garis keras.

Apalagi saat ini bahaya tak hanya datang dari dalam negeri,tapi juga pengacau dari dunia internasional atas desar kemanusiaan ,padahal tujuan mereka untuk menguasai sumber daya alam indonesia.Hal adalah ancaman ayang benar adanya dan nyata. Sebagai contoh,hal ini telah terjadi pada LSM-LSM di indonesia yang disusupi asing.Saya berharap mahasiswa sebagai mata hati bangsa tak terjebak oleh hal seperti ini.

Mahasiswa harus cerdas dalam menanggapi isu-isu hangat di nagara ini,sebab terlalu banyak trik-trik politik dalam menentukan kebijakan.Apalagi tahun ini adalah tahun politik,Kajian yang mendalam harus dilakukan sebelum turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi dan sikap.Hidup Mahasiswa !! Majulah negara Indonesia !!

Tags: mahasiswa

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perpu Pilkada Adalah Langkah Keliru, Ini …

Rolas Jakson | | 01 October 2014 | 10:25

3 Kesamaan Demonstrasi Hongkong dan UU …

Hanny Setiawan | | 30 September 2014 | 23:56

Punya Ulasan Seputar Kependudukan? Ikuti …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:29

Kompasiana “Mengeroyok” Band Geisha …

Syaiful W. Harahap | | 01 October 2014 | 11:04

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 5 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 7 jam lalu

Masalah Pilkada: Jangan Permainkan UU! …

Jimmy Haryanto | 8 jam lalu

Beraninya Kader PAN Usul Pilpres oleh MPR, …

Sahroha Lumbanraja | 8 jam lalu

Guru Pukul Siswa, Gejala Bunglonisasi …

Erwin Alwazir | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Daffa (2thn) Atlit Cilik Taekwondo …

Muhammad Samin | 7 jam lalu

Fatimah Hutabarat, Derita di Penjara …

Leonardo | 8 jam lalu

Anak Muda Haruskah Dipaksa? …

Majawati Oen | 8 jam lalu

Gigi berlubang Pada Balita …

Max Andrew Ohandi | 8 jam lalu

Sosialisasi Khas Warung Kopi …

Ade Novit | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: