Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Risyda

siswa abadi

Fahri Hamzah vs Johan Budi

OPINI | 13 May 2013 | 00:43 Dibaca: 1836   Komentar: 29   0

Pada acara dialog di TV One, Fachri Hamzah, Wasekjen PKS, menggebu-gebu menuding KPK menyalahi prosedur hukum. Dia juga menangkis keterkaitan PKS dengan Fathanah, dengan menyatakan hubungan AF dan LHI, mantan presiden PKS, adalah hubungan pribadi.

Profesor Cipta Lesmana menjelaskan, wajar jika publik memiliki persepsi bahwa AF adalah orang yang berfungsi sebagai makelar proyek untuk mengumpulkan dana bagi PKS karena praktik-praktik seperti itu sudah lazim terjadi dalam partai politik di Indonesia.

Lalu Johan Budi, jubir KPK mengcounter argumentasi Fachri Hamzah dengan menyarankan PKS untuk mempraperadilankan KPK jika PKS merasa KPK menyalahi prosedur hukum. Di ujung diskusi, Johan Budi menyebutkan bahwa Fahri Hamzah seringkali asal bicara tanpa data akurat, sebagai contoh pernyataan dia bahwa hanya KPK yang menggunakan UU TPPU, padahal kejaksaan juga pernah menggunakannya.

Dengan elegan Johan Budi mampu berargumentasi dengan cerdas dan tenang karena dia berargumentasi dilengkapi data dan pengetahuan hukum yang sangat baik. Di sisi lain Fahri Hamzah hanya berargumentasi tanpa data dan hanya mencomot informasi dari kalangan internal PKS sendiri lalu menyimpulkannya sebagai sumber kebenaran mutlak. Lagi, saya ucapkan bravo buat Johan Budi!!! Bravo KPK!!!

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Cerita di Balik Panggung …

Nanang Diyanto | | 31 October 2014 | 18:18

Perjuangan PPP & PPP Perjuangan …

Ribut Lupiyanto | | 31 October 2014 | 14:24

Giliran Kota Palu Melaksanakan Gelaran …

Agung Ramadhan | | 31 October 2014 | 11:32

Nonggup, Contoh Pergerakan Cerdas Orang …

Evha Uaga | | 31 October 2014 | 17:40

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Inikah Sinyal PKS Bakal Cabut UU Pornografi? …

Gatot Swandito | 7 jam lalu

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 11 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 11 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 12 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Upaya Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan …

Harry Supandi | 8 jam lalu

Bunga Generasi …

Rahab Ganendra | 8 jam lalu

Kerusakan Demokrasi di DPR, MK Harus Ikut …

Daniel H.t. | 8 jam lalu

Dari Pepih Nugraha Untuk Seneng Utami …

Seneng | 8 jam lalu

Persebaya Gagal Di 8 Besar, Karma Kah ? …

Djarwopapua | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: