Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Disa Elmars

Belajar dari aku kamu dan kita

Karena PKS Musuh yang Berbahaya

OPINI | 10 May 2013 | 14:30 Dibaca: 890   Komentar: 75   4

Maaf ya, tapi geli sekali melihat pemberitaan yang bergentayangan di media akhir-akhir ini. Rasanya koq sangat memalukan! Saya dan teman-teman jadi bertanya-tanya sebenarnya permainan apa ini? Klo tidak salah awalnya bukankah ini kasus suap? Apakah karena tidak terbukti disuap lalu digulirkan ke kasus cuci uang? Tapi sebenarnya Apanya yang mau dcuci?? Uangnya saja belum diterima. Lalu apa kaitan uang hadiah AF kepada wanita2 ini dikaitkan ke LHI?? Apa sebenarnya yang diinginkan KPK dan media? Mengungkap kepribadian AF atau menyelesaikan kasus suap????? Saya kasihan kepada wanita-wanita ini

Honestly speaking, BERAPA KERUGIAN NEGARA atas kasus LHI ini? Nol besar! Let see : uang yang belum diberikan ke LHI itu uang negara? Saya rasa Bukan, itu uang PT Indoguna. Terus apa kuota impor itu terbukti diberikan ke Indoguna? Hal itu tidak terbukti, malah kuota impor daging per tahun diturunkan terus menerus sehingga membuat AS kebakaran jenggot. Masalah cuci uang, sudah saya tuliskan tadi, bagaimana bisa uangnya bisa dicuci jika belum diterima? Jadi apa sebenarnya yang diinginkan KPK ini? Yang ada KPK membuang/menghamburkan kas negara yang berasal dari pajak kita bagi kasus yang memang sengaja diada-adakan.

Coba tengok Century, Hambalang, Mafia Pajak, BLBI!! Kerugian negara milyaran bahkan trilyunan rupiah! Lalu mengapa tersangka yang sudah jelas-jelas salah tidak ditahan?? Mengapa KPK pilih kasih?? Menurut analisa sederhana saya karena ini adalah misi menghancurkan masa depan PKS.

Tapi siapa yang ingin menghancurkan PKS? ada yang mngatakan kepada saya jika kita ingin melihat siapa pelakunya maka lihat siapa yang paling diuntungkan dengan kejadian ini. PKS yang mendorong agar terbentuk pansus century, hambalang dst…dst…,yang paling sengit kritikannya kepada negara atas kebijakan BBM, jadi siapa yang paling dirugikan, siapa yang paling memiliki motif untuk mengerjai PKS?? Saya kira kita sudah bisa membaca siapa dibalik semua ini. PKS akan menjadi partai yang sangat berbahaya jika tdk dibungkam. Saat ini kasus century tdk bisa dtuntaskan karena penguasa yang terlibat. Jika penguasa kita mangkir, nah..nah…

penguasa sudah tidak punya masa depan untuk memimpin dan mengamankan kasus-kasus yang mereka mainkan di negri ini. Saya kira langkah aman telah diambil oleh sang penguasa untuk merangkul partai-partai besar. Katakanlah Gerindra yang isyaratnya tidak dihukum akibat berbelot menentang kebijakan BBM, lalu PAN “ahh sudahlah” kita tahu sendiri bagaimna kemesraan PAN dengan penguasa. PKB? Yenny Wahid menjawab hubungan itu bukan? Golkar, well sy kira telah tuntas di pertemuan baru-baru ini. sekarang penghalang terbesar adalah PKS. Karena PKS tidak akan pernah mau lobi-lobi masalah korupsi, BBM saja menolak dengan lantang apalagi korupsi. Untuk itulah PKS harus dihancurkan.

1. Pelemahan ini dimulai dari penangkapan LHI yang bisa menurunkan pamor PKS, karena penangkapan presiden partai menjadi pukulan telak. Meski sebenarnya agak ganjil juga karena mestinya yang menjadi tersangka harusnya kan menteri pertanian, tetapi yang ditangkap justru presiden partai yang kebetulan teman AF . Tapi cobaan ini dibalikkan keadaannya dengan memilih presiden baru yang menggelorakan Indonesia, bukannya berkurang kadernya, masyarakat malah berbondong-bondong masuk PKS.

2. Kemudian menggulirkan kenaikan harga daging agar masyarakat membenci PKS karena adanya kasus impor ini mengakibatkan harga daging mahal, atau setidaknya menjadi kritikan terhadap kebijakan menteri pertanian yang membatasi impor daging. Ternyata dalam hal ini ada pihak-pihak yang memainkan peranan agar harga daging melambung. Hal ini diakui oleh pemilik rumah potong hewan bahwa mereka diancam untuk tidak memotong daging lokal sehingga harga daging melonjak karena minim pasokan.

3. Selanjutnya dengan memanggil wanita-wanita yang berhubungan AF agar masyarakat menilai bahwa orang PKS suka main perempuan. tapi anehnya, dari pernyataan wanita-wanita tersebut mereka tidak pernah dipertemukan dengan orang PKS, mereka hanya berhubungan (itupun lebih banyak lewat telp dan sms) dengan AF. Istri AF, Ayu Azhari serta Vita juga mengaku bahwa AF bukan kader PKS.

4. Selanjutnya KPK datang ke kantor PKS tanpa surat sita dan menyatakan bahwa PKS menghalangi proses hukum, padahal saat itu memang KPK tidak membawa surat sita. Jika kita simak dialog Fahri Hamzah (FH) dengan Johan Budi (JB) di Metro TV akan sangat Nampak jelas bahwa adanya surat sita itu kebohongan publik. Ketika JB ditanya FH mana surat-suratnya, JB malah balik nanya surat apa maksudnya? Surat yang mana? Lalu kemudian di akhir JB mengatakan klo KPK bisa mengadakan sita tanpa surat sita. Kemudian jika surat itu benar ada, mestinya hanya SATU mobil yang digembok, ini malah 6 mobil. Padahal jika surat sita itu ada maka akan jelas mobil mana yang digembok, juga berapa nomor polisinya. Masalah penyitaan inilah yang “sepertinya sengaja dihadirkan” untuk menggiring opini masyarakat seakan-akan PKS memusuhi KPK.

5. Disisi yang lain, mari perhatikan sikap media yang tendensius, tdk ada yang menyinggung masalah century, hambalang dan kasus besar lainnya. Semuanya nampak bereuforia menjejalkan nasib buruk PKS dalam headlinennya. Semua org tahu, ada SP dibalik Metro, ada ABR dibalik TVOne, ada HT dibalik MNC. Saya kira juga, akhirnya Tvone menjadi lebih tendensius setelah pertemuan SBY dan ABR baru-baru ini, ada lobi-lobi apa nih???

6. terakhir wacana yang digulirkan Anak buah JB di ICW melalui twitter untuk membubarkan PKS semakin menambah kuat analisa saya bahwa memang PKS adalah musuh bersama di 2014, makanya PKS harus dihancurkan.

Saya kasihan kepada negara ini, lembaga hukumnya diperalat sedemikian rupa. Jikalau wacana pembubaran itu sengaja digulirkan agar PKS panik, ya terserah! Tapi jangan harap pembubaran itu bisa terjadi. Semua orang bisa membuat makar, hasil akhirnya biar Allah yang menentukan. Klo kata FH “kita lihat saja nanti!! hehehe

“karena kesombongan (mereka) di muka bumi dan karena rencana (mereka) yang jahat. rencana yang jahat itu tidak akan menimpa selain orang yang merencanakannya sendiri.” QS Fathir 43

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Di Kabupaten Ini, Seluruh Desanya Wajib …

Khairunnas Djabo | | 01 August 2014 | 15:34

Peran Kita untuk Menghindari Jebakan Negara …

Apung Sumengkar | | 01 August 2014 | 15:26

Empat Cincin Jantungnya Masuk Lewat Pembuluh …

Posma Siahaan | | 01 August 2014 | 13:46

Gua-gua Bekas Penggalian Batu Kapur di Desa …

Mas Ukik | | 01 August 2014 | 15:11

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Info Hoax Umar Abuh Masih Disebarkan …

Gatot Swandito | 5 jam lalu

ANTV Segeralah Ganti Nama Menjadi TV India …

Sahroha Lumbanraja | 9 jam lalu

Kader PKS, Mari Belajar Bersama.. …

Sigit Kamseno | 10 jam lalu

Kalah Tanpo Wirang, Menang Tanpo Ngasorake …

Putra Rifandi | 12 jam lalu

Macet di Jakarta Gubernur Disalahkan, …

Amirsyah | 12 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: