Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Astocha

Ada saat kompetisi, ada saat sinergi

Nazaruddin dan Ahmad Fathanah Sama Sukses Beda Gaya

OPINI | 09 May 2013 | 08:17 Dibaca: 252   Komentar: 5   1

Nazaruddin dan Ahmad Fathanah Sama Sukses Beda Gaya

Oleh: Astocha Abdurrahman

Nazaruddin dan Achmad Fathanah sama suksesnya. Sukses menggoyang partai dan orang yang dia dekati.

Keduanya berhasil merontokkan Ketua Umum Partai. Nazaruddin sukses merontokkan Anas Urbaningrum dari Ketua Umum Partai Demokrat. Sama, Ahmad Fathanah berhasil menggulingkan Luthfi dari Presiden Partai Keadilan dan Sejahtera.

Nazaruddin sukses merontokkan Angela Sondakh mantan aleg Demokrat menjadi terpidana, Andi Malarangeng mantan anggota Dewan Pembina Demokrat menjadi tersangka. Anas Urbaningrum tersangka dan mengembalikan Mobil mewahnya. Sama juga, Ahmad Fathanah sukses menjebloskan Luthfi Hasan tersangka, mobil tersita. Fathanah juga sukses menjadikan Ayu Azhari harus mengembalikan Rp 37 juta. Menjadikan tersita mobil dan gelang jam Vitalia Shesya , Mobil Sefty Sanustika (istrinya) tersita, juga mobil dan gelang jam Tri Kurnia artis ndangdut . Disusul sukses tersitanya 5 mobil DPP PKS, satu mobil yang atas nama Luthfi.

Nazaruddin sukses membuat Andi Malarangeng mengembalikan uang ke KPK Rp 5 milyar yang sudah diterima adiknya. Achmad Fatanah, mengembalikan langsung Rp 990 juta ke KPK karena belum sempat diterima Luthfi.

Sedang bedanya?

Nazaruddin dan korbannya menggarong duwit Negara ( ingin tahu berapa duwit Negara sekarang, lihat RAPBN 2013), sedang Ahmad Fathanah cari duwit dari orang-orang swasta.

Bedanya lagi, Nazaruddin, berkoar-koar cukup lama baru direspon KPK, tetapi Ahmad Fathanah banyak diam, tahu-tahu KPK menyita ini itu.

Jadi beda gaya tetapi mereka berdua telah sukses. Sekarang kita tunggu proses hukumnya.

Tetapi mereka berdua adalah muslim, maka semoga Allah mengampuni saya, mereka berdua, dan orang-orang yang tersangkut perkara.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Revolusi dari Desa di Perbatasan …

Pepih Nugraha | | 23 October 2014 | 12:52

Sakitnya Tuh di Sini, Pak Jokowi… …

Firda Puri Agustine | | 23 October 2014 | 09:45

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Pertolongan Kecelakaan yang Tepat …

M. Fachreza Ardiant... | | 23 October 2014 | 10:23

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Acara Soimah Menelan Korban …

Dean Ridone | 7 jam lalu

Dua Cewek Kakak-Adik Pengidap HIV/AIDS di …

Syaiful W. Harahap | 7 jam lalu

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 9 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 9 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Cerpenku : Setrika Antik Ibu Mertuaku …

Dewi Sumardi | 8 jam lalu

Menemanimu Diruang Persalinan …

Toras Lubis | 8 jam lalu

Jonru Si Pencinta Jokowi …

Nur Isdah | 8 jam lalu

Pak Presiden, Kok Sederhana Banget, Sih! …

Fitri Restiana | 8 jam lalu

Menunggu Hasil Seleksi Dirut PDAM Kota …

Panji Kusuma | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: