Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Leo Kusima

Tidak lulus SMA karena sekolah disegel rejim suharto. berkecimpung di bidang transportasi (sistim transportasi) Jembatan/Jalan Layang selengkapnya

Dari Hidup Foya dan Kerumunan Wanita Cantik, Bisa Menebak Jika Oknum PKS Berkuasa

OPINI | 09 May 2013 | 08:51 Dibaca: 1009   Komentar: 19   5

Orang yang ada hubungan dekat dengan mantan ketum PKS Lutfi, atau mungkin juga anggota PKS, achmad fatanah, diberitakan oleh berita online seperti Detik, Viva, telah memberi banyak hadiah dan uang kepada wanita-wanita antara lain Ayu Azhari, Vitalia, Tri Kurnia, Maharani, dan mungkin masih menyusul nama-nama baru.

sebagai seorang rakyat, kami berpikir, kelihatannya Oknum PKS tersebut sngat suka dengan wanita cantik, sekali kasi hadiah, berlian, perhiasan, mobil yang semuanya tidak sedikit biayanya.

jika PKS berkuasa memimpin negara, dan jika Lutfi (waktu itu) menjadi presiden, untuk memelihara hobbi berkawan dengan perempuan begitu banyak dan begitu glamour, mereka hanya bisa selesaikan dengan 2 cara :

1. main monopoli model keluarga suharto, monopoli cengkeh, monopoli jeruk, monopoli mobnas, monopoli……….
2. korupsi langsung.

Gaji presiden RI pak SBY pun tidak sanggup untuk hanya “sekedar” memberi hadiah mobil dan berlian. Jadi kalau orang orang ini naik tahta, untuk mencukupi hobbi tersebut, dan kebutuhan hidup empat istri renmi dan entah berapa jumlah istri siri, tidak mungkin tidak melakukan monopoli bisnis dan korupsi.

2014 sudah dekat, apakah kita mau memilih suatu partai yang sudah jelas ketahuan belang korupsi dan belang monopoli? Saya pikir kebanyakan rakyat tidak bodoh. dan kelihatan partai demikian akan masuk dalam keranjang sampah sejarah.

Saya sarankan kepada KPK dan KPU mengumumkan, bahwa jumlah istri resmi dan istri siri dari para menteri yang membolehkan beristri empat. Tidak bearti beristri empat salah, tetapi rakyat bisa memperhatikan Menteri tersebut, bagaimana mencukupi hobbi berat ini dengan sekedar gaji menteri. Sehingga rakyat bisa memonitor kinerja menteri tersebut.

Kami mengajak masyarakat mencri info atas menteri-menteri yang berpotensil dibolehkan mempunyai istri lebih dari empat menurut hukum RI, dan kita pelajari mereka bagaimana bisa mencukupi kebutuhan hidup empat istri resmi dan istri-istri sirinya.

Siapa tahu cara hebat mereka bisa membuat kita dapat ilham untuk mensejahterakan rakyat-rakyat yang masih miskin di Indonesia.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Paskah di Gereja Bersejarah di Aceh …

Zulfikar Akbar | | 19 April 2014 | 08:26

Apakah Pedofili Patut Dihukum? …

Suzy Yusna Dewi | | 19 April 2014 | 09:33

Jangan Prasangka Pada Panti Jompo Jika Belum …

Mohamad Sholeh | | 19 April 2014 | 00:35

Perlukah Aturan dalam Rumah Tangga? …

Cahyadi Takariawan | | 19 April 2014 | 09:02

Memahami Skema Bantuan Beasiswa dan Riset …

Ben Baharuddin Nur | | 18 April 2014 | 23:26


TRENDING ARTICLES

Sstt, Pencapresan Prabowo Terancam! …

Sutomo Paguci | 4 jam lalu

Mengintip Kompasianer Tjiptadinata Effendi …

Venusgazerâ„¢ | 11 jam lalu

Suryadharma Ali dan Kisruh PPP …

Gitan D | 12 jam lalu

Kasus Artikel Plagiat Tentang Jokowi …

Mustafa Kamal | 14 jam lalu

Timnas U 19: Jangan Takut Timur Tengah, …

Topik Irawan | 15 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: