Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Heni Akhwat Damanik

Tidak ada keberanian yang sempurna tanpa kesabaran. Sebab kesabaran adalah nafas yang menentukan lama tidaknya selengkapnya

PKS Love KPK

OPINI | 08 May 2013 | 14:04 Dibaca: 430   Komentar: 31   4

Coba kita cermati berita-berita yang beredar tentang KPK dan PKS. Apa yang dilakukan PKS kepada KPK adalah bentuk cintanya. Kalau kita cinta, pastinya kita akan peduli bila ia berbuat salah kan. Dan kita akan memberitahu bahwa itu salah dan menasehatinya agar ia mampu berjalan di jalan yang benar dalam menjalankan tugasnya.

Jika kita mau jujur, memang begitu banyak kejanggalan yang berkaitan dengan kasus LHI. Tidak lagi lah saya paparkan karena saya yakin anda sudah paham dan pastinya sudah banyak membaca berita yang beredar melalui media. Dan saya yakin anda adalah orang yang bijak dalam mencerna berita. Bukan langsung telan tanpa aling-aling.

Sebelum kasus impor daging sapi, ada beberapa kasus yang sangat besar sedang ditangani KPK namun hingga kini tak kunjung selesai.

Kalau saya melihat kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini seperti tebang pilih. KPK yang luar biasa  menggeber kasus mantan Presiden PKS itu, tetapi justru mengerem kasus lain.

PKS seratus persen cinta dan dukung KPK, selama KPK berlaku adil. Tidak tebang pilih. Namun nyatanya saat ini tebang pilih. Ada yang ditangkap tanpa kejelasan tuduhan, ada yang dibiarkan bebas padahal statusya tersangka. Ada yang dideskreditkan, ada yang sengaja dibiarkan merdeka. Dimana keadilan?

Walaupun seperti itu cinta PKS kepada KPK tidaklah pernah sirna. Cinta itu terus berkembang hingga kini dengan kesabaran dalam mengawal kinerja KPK.

Inilah bukti cinta PKS kepada KPK, untuk mengingatkan bahwa ada kasus-kasus yang harus sama penanganannya. KPK harus bekerja secara profesional sebagai lembaga superbody. Saya akan memberikan  contoh kasus yang ditangani KPK…

1. Kasus Century

Sejak tahun 2009 kasus ini bergulir namun hingga kini tak kunjung selesai. Sri mulyani dan Boediono masih belum bisa diciduk. http://imperiumindonesia.blogspot.com/2009/12/kasus-skandal-bank-century.html

2. Kasus Hambalang

Wah si hambalang ini mulai bergulir tahun 2011. http://www.beritabogor.com/2012/06/kronologis-kasus-hambalang.html. Mengapa KPK seperti tak punya taring dan kekuatan saat menangani Andi Malarangeng dan Anas Urbaningrum?

Saya hanya mengingatkan bahwa ada beberapa kasus yang jangan sampai terlupakan oleh KPK. Karena KPK adalah lembaga yang didirikan karena cita-cita reformasi itu. Sama dengan PK (S) saat pertama kali lahir. Jadi sama-sama anak kandung reformasi. Menjaga integritas KPK berarti menjaga semangat Reformasi itu sendiri yang notabene berati menjaga semua produk-produk yang lahir dari cita-cita reformasi itu juga.

Saya kira KPK saat ini sedang mempertaruhkan citra dan integritas lembaga ini dalam memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya. Semua mata dan harapan tertumpuk di pundak KPK dalam menuntaskan masalah korupsi di negeri ini. Maka, jangan sampai karena ulah “oknum-oknum” tertentu, KPK justru akan menghancurkan itu semua. [uda chaniago]

Oleh karena itu PKS akan terus mencintai KPK dengan cara mengingatkan bukan malah menjauhi atau memusuhi. Dan untuk rakyat negeri ini bantulah PKS dalam mengawal adik kandungnya untuk melaksanakan tugasnya sebagai lembaga pemberantasan korupsi dengan cinta, kerja, dan harmoni.

Selamat bekerja KPK untuk Indonesia dengan kejujuran karena “Jujur itu Hebat”

Salam cinta dari saya..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pecahnya “Kapal” PPP dan Upaya …

Irham Wp | | 20 April 2014 | 03:26

Bisakah Membangun Usaha Tanpa Uang? …

Maskal Novessro | | 20 April 2014 | 08:52

Ketika Rupiah Tidak Lagi Dianggap sebagai …

Dhita Arinanda | | 20 April 2014 | 05:10

Musafir; Aku Pasti Pulang …

Elkhudry | | 20 April 2014 | 06:29

[Puisi Kartini] Petunjuk Akhir Event Puisi …

Fiksiana Community | | 20 April 2014 | 09:25


TRENDING ARTICLES

Awas Pacaran Sama Bule Player! Tips dari …

Cdt888 | 3 jam lalu

Mari Jadikan Sekolah Benar-Benar Sebagai …

Blasius Mengkaka | 5 jam lalu

Hargai Pilihan Politik Warga Kompasiana …

Erwin Alwazir | 5 jam lalu

Mandi Air Soda di Kampung, Ajaib! …

Leonardo Joentanamo | 6 jam lalu

Prediksi Indonesian Idol 2014: Virzha …

Arief Firhanusa | 7 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: