Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Yusni Abdurrahman

melihat, membaca, berfikir, menulis. khoirunnas anfauhum linnas.

PKS dan Internal Konsep Tabbayun - Jangan Hanya Mencibir

OPINI | 08 May 2013 | 13:39 Dibaca: 614   Komentar: 15   4

Dunia Politik memang banyak warna-warni nya, dimulai dari kasus-kasus yang menghampiri kubu Partai masing-masing, Kasus nya tidak pandang bulu, mulai dari kasus korupsi,suap, cuci tangan, sampai wanita. Yang paling seru dari itu semua ada satu hal yang ingin saya utarakan disini, yaitu kasus yang ada wanita nya, baru-baru ini ramai di media cetak ataupun elektronik santer berita Partai Islam yang terjerat kasus suap impor daging sapi,yang berinisial LHI, dikait-kaitkan bahwasanya ada hubungan nya dengan seorang yang berinisial AF.

Yang memiliki koleksi-koleksi perempuan dalam gerak-geriknya untuk mengalirkan dana yang disebut dengan pencucian uang, mulai dari kalangan teman dekatnya sampai kepada kalangan Model bahkan ada juga terseret seorang artis berinisial AA. Yang dahulu nya sering tampil sedikit seksi ketika bermain akting film. Inilah sebagian dari Dunia Perpolitikan, ada Kasus,skandal,Korup,suap dan lain sebagainya.

Indonesia butuh Partai yang benar-benar bisa merebut hati rakyatnya,dan berupaya mensejahterakan seluruh rakyatnya, bukan para Parpol dan para politikus nya yang senang tidur ketika sidang, yang senang bermain proyek, yang senang bermain uang dalan jubah Korupsi, yang senang bermain skandal dan memamerkan kemewahan dengan para wanita.

Dalam segi internal saya melihat Partai Islam ini notabenenya masih banyak para Kader-kader yang tetap Istiqomah, lurus dalam bersikap, dan baik dalam segi akhlakul karimah nya. tidak ada yang perlu dikhawatirkan dalam internal bidang pendidikan para Kader Partai Islam ini. Semua rata-rata para Ulama, Ust, dan ada generasi Muda nya, juga para ustadzah, Mereka inilah Kader-kader yang terkenal di kalangan DPC,DPW, bahkan sampai DPP. InsyaAllah masih ada orang-orang yang Lurus dalam internal Partai Islam ini, tidak seperti yang media beritakan belakangan ini.

Untuk menjadi seorang Kader dalam Partai Islam ini, maksimal harus bisa menghafal 30 juz Al Qur’an, harus bisa faham hadist, dan hafal serta bisa mengamali dalam perbuatan keseharian nya. Ibadah yang utama, dunia yang hanya ada ditangan bagi mereka, karena para Kader mencari Ridho Allah, bukan Mencari keuntungan Duniawi apalagi mengejar Jabatan, harta dan Wanita. Itu bukan Kader dari Partai Islam ini.

Biasanya, sesuatu yang mendapat ujian baik itu makhluk hidup dan semua yang ada di muka bumi ini maka kedepannya mereka akan KUAT dalam segi lahir dan batinnya, bahkan sampai segi Spiritualnya, yang mana sangat sensitif dan semakin dekat dengan Allah SWT, ya itulah manusia, pasti mendapat ujian dan cobaan.

Islam itu indah, dan rahmat bagi semua, tapi tidak boleh juga kita langsung menjust, menghasut,menghina, bahkan melecehkan sesama muslim, karena dalam hadist semua muslim itu bersaudara satu-sama lain nya. bahkan dikenal dengan konsep TABBAYUN, yaitu mengecek kebenaran nya sampai detail. Tapi disini saya tidak membela siapa pun, saya hanya memberi tanggapan saja tentang berita Partai Islam tersangkut kasus wanita yang ramai diberitakan Media.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 4 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 4 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 5 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 11 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Tipe-tipe Tamu Undangan Pernikahan …

Hanindya Wardhani | 8 jam lalu

Maraknya Pelecahan Seksual Terhadap Anak di …

Widia Wati | 8 jam lalu

Pertolongan Kecelakaan yang Tepat …

M. Fachreza Ardiant... | 8 jam lalu

So-SIAL Media: Interaksi tanpa Intonasi …

Zulkifli Taher | 9 jam lalu

Inovasi, Kunci Indonesia Jaya …

Anugrah Balwa | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: