Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Satrio Nugroho

Bicara apa adanya

Kades Ponowaren di Kab. Sukoharjo Tidak Netral di Pilgub Jateng 2013, Tanda Tangani Surat Udangan PDIP

REP | 04 May 2013 | 08:50 Dibaca: 441   Komentar: 0   0

13676301432123096282

Ini dia undangan timses ganjar-heru yang di tandatangani kepala desa ponowaren

Gerah rasanya melihat ketidak adilan, berawal dari kunjungan saya tadi malam ke Rumah Kawan di Desa Ponowaren Kecamatan Tawangsari Kabupaten Sukoharjo. Saat duduk di teras, kebetulan iseng baca-baca yang ada di meja, eh… ada undangan berlogo PDIP Moncong Putih, tertarik nih untuk bacanya. Akhirnya minta ijin sama temen untuk baca itu undangan.

Temen bilang itu undangan dari Ranting PDIP Desa Ponowaren “katanya sosialisasi pilgub” begitu tutur temen saya. Saya pikir bagus juga nih PDIP masif lakukan sosialiasi pilgub.

Tapi ternyata setelah saya baca, isinya bukan sosialiasi pilgub, tapi Sosialisasi Cagub/Cawagub Ganjar Heru (Garu) dari DPC PDI Perjuangan Kab. Sukoharjo. Dan ternyata undangan dengan Kop Surat Resmi PDIP yakni Pengurus Ranting PDIP Desa Ponowaren yang beralamat di Dukuh Jonggolan RT.02/07 ini ditandatangani oleh Kepala Desa Ponowaren (Supadi) Lengkap dengan Stempel Resmi Kepala Desa.

Aneh saya pikir, seorang kepala desa “SANGAT CEROBOH” menanda tangani Undangan Sebuah Parpol. Tentu ini bukan kebetulan bahwa Supadi Kepala Desa Ponowaren mau mencantumkan tanda tangan dan Stempel. Dengan akal yang sehat sudah bisa diduga bahwa Supadi adalah bagian dari mobilisasi Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dibawah Bupati Wardoyo untuk memenangkan Pasangan Ganjar-Heru.

Mobilisasi untuk menang sih boleh aja, tapi kalo sudah menabrak aturan dan norma di negara ini, jelas itu adalah ngga benar dan menghalalkan segala cara. Seharusnya Seorang Kepala Desa bisa berbuat Netral dan berdiri di semua golongan, karena ia adalah bapak dari semua warga desa.

Saya lebih mengapresiasi Rina Bupati KarangAnyar yang menekankan semua Kades di Karang Anyar harus Netral Pada Pilgub Jateng ini.

http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2013/03/22/150065/Bupati-Minta-Kades-Netral-dalam-Pilkada

Wardoyo bupati Sukoharjo boleh aja jadi tim sukses Ganjar Heru, tapi harusnya beliau tidak merusak dan menabrak aturan dan Norma, apalagi Wardoyo sendiri tengah terlilit kasus kampanye hitam dan sekarang masih ditangai bawaslu Jateng.

Kembali lagi pada surat undagan tersebut, Penerima Surat Undangan sengaja saya tutup agar beliau tidak diintimidasi. Pada lingkaran merah terlihat JELAS tanda tangan dan STEMPEL RESMI Kepala Desa Ponowaren. Ini adalah bentuk tekanan kepada Ketua RW, Ketua RT dan Warga Desa Ponowaren agar mereka memilih Cagub Ganjar-Heru. Masyarakat tentu tidak mau suatu saat dia tidak dilayani saat harus mengurus surat-surat di Kantor Kepala Desa, hanya karena tidak mengikuti pilihan Kepala Desanya.

Tentu kita masih ingat 3 Kepala Desa di Kabupaten Temanggung dalam kasus serupa.

http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/03/18/6/139395/Tiga-Kepala-Desa-di-Temanggung-Kedapatan-tidak-Netral

Mohon pada Bawaslu bisa menindak-lanjuti temuan saya ini.

Terima Kasih.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Cara Unik Menyeberangkan Mobil ke Pulau …

Cahayahati (acjp) | | 16 September 2014 | 14:16

Blunder #1 Jokowi: Arsitektur Kabinet …

Shendy Adam | | 16 September 2014 | 11:14

Kenapa Narrative Text Disajikan di SMA? …

Ahmad Imam Satriya | | 16 September 2014 | 16:13

Apartemen Murah? Teliti Sebelum Membeli (5) …

Farida Chandra | | 16 September 2014 | 15:16

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Norman K Jualan Bubur, Tampangnya Lebih Hepi …

Ilyani Sudardjat | 6 jam lalu

Suparto, Penjahit Langganan Jokowi …

Niken Satyawati | 9 jam lalu

Ganggu Ahok = Ganggu Nachrowi …

Pakfigo Saja | 10 jam lalu

Kabinet Jokowi-JK Terdiri 34 Kementerian dan …

Edi Abdullah | 12 jam lalu

UU Pilkada, Ken Arok, SBY, Ahok, Prabowo …

Ninoy N Karundeng | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: