Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Kang Baya

hanya pengen belajar nulis saja ... tidak lebih dan tidak kurang .....

Apakah PKS termasuk Partai Sesat yang menyesatkan?

OPINI | 04 May 2013 | 06:42 Dibaca: 854   Komentar: 22   1

Tanda-tandanya

Dpanggilnya Ayu Azhari oleh KPK karena tersangkut Ahmad Fathonah dengan kucuran dana 20jt plus usd 1800, tadi pagi si fathonah malah kasih cewek muda honda jazz..gila bener neh orang suruhan PKS duitnya kayak sumur…Ahmad Fathonah adalah teman si LHI Presiden PKS ( partai yang bisa dianggap sukses jualan aqidah islam ), PKS diisnyalir jadi partai korup karena tertangkap tangan kumpulin duit suap daging …semestinya KPK telusuri keuangannya smo ke Hilmy ketua dewan syuro PKS karena pola yang di tanam PKS tersentral saya yakin muaranya akan ke hilmy aminudin.

hanya nyali KPK berani tidak dia proses hilmy yang menurut saya adalah sentral dari jeruwetan PKS, ya dialah biang yang harus dicokok oleh KPK karena LHI maupun si Fathonah hanyalah bagian kecil  dari gunung es..cb sdh berapa periode menpan ditangani oleh PKS nah dari situlah KPK masuk, blundernya PKS stlh dipimpin oleh Anis Mata melakukan tahlilan sungguh saya membaca berita hampir tidak percaya sama sekali…menurut saya PKS sudah berani melanggar khitohnya sendiri …yang konon temen2 PKS saya menagatakan dengan yakin bahwa itu adlh bid’ah, jujur saya menilai PKS hanyalah segerombolan orang penjual agama demi keuntungan pribadi ataupun. Golongan…

saya berharap PKS dan partai2 yang terlibat korupsi segera dibubar kan oleh pengadilan dengan sesegera mungkin  agar indonesia sedikit-sedikit membersihkan anasir2 dari orang2 yang berkedok agamis namun “klimis”.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tak Selamanya Penggusuran Pedagang dengan …

Wisnu Aj | | 30 January 2015 | 14:21

Jokowi & Pendekatan Humanis dalam …

Ilyani Sudardjat | | 30 January 2015 | 09:58

Panglima TNI Berbeda dari “Panglima” di …

Mds Efron | | 30 January 2015 | 08:19

Mudahnya Jadi Wartawan Gadungan …

Choiron | | 30 January 2015 | 08:55

Mengenang Sinetron Era 90-an …

Mariam Umm | | 30 January 2015 | 06:38


TRENDING ARTICLES

Benarkah Pak Jokowi Meninggalkan PDI …

Kosmas Lawa Bagho | 7 jam lalu

Mungkinkah Jokowi Menggunakan Taktik Raja …

Chairul Fajar | 9 jam lalu

Adu Kuat Jowoki dan Mega (Pecah Kongsi?) …

Ken Shara Odza | 10 jam lalu

Menebak Strategi dan Langkah Presiden …

Harry Purnomo | 11 jam lalu

Jokowi dan Lobi Trisakti; Lepasnya …

Imam Kodri | 11 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: