Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Pakne Vel@ros4

Guru biasa pada Prodi Pendidikan Bahasa Arab UNNES Semarang, Pernah jalan-jalan ke Xiamen China

Pilgub Jateng dan Orde Baru…(Enak Jamanku Thoh????)

OPINI | 30 April 2013 | 01:41 Dibaca: 622   Komentar: 8   0

PILGUP JATENG DAN PARTAI POLITIK ORDE BARU

Kurang dari satu bulan , tepatnya besok tanggal 26 Mei 2013 rakyat Jawa Tengah katanya mau melakukan perhelatan deMokrasi untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur periode lima tahun ke depan. Untuk itu harapan saya selaku warga Jateng nanti benar-benar terpilih Gubernur yang paling baik di antara yang baik. Terpilih gubernur yang bisa membangun Jateng, bisa mengangkat harkat dan martabat rakyat Jateng, bisa menyejahterakan rakyat Jateng, bisa melanjutkan pembangunan di Jawa Tengah dan bisa diterima oleh semua golongan serta bisa mengejar ketertinggalan Jateng disbanding propinsi yang lain.

Sebenarnya ada yang unik jika kita perhatikan tentang kandidat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah. Pertarungan tanggal 26 Mei akan diikuti oleh tiga pasang pasangan. Yaitu pasangan HP-DON dengan no urut 1, Pasangan BISSA dengan no urut 2 dan pasangan GAGAH dengan no urut 3. Coba kita analisa dan kita kaitkan dengan partai pengusung dan no urut partai pada masa ORDE BARU ordenya Bapak Jendral SOEHARTO.

Pada masa ORBA hanya ada tiga partai politik dengan memasukkan GOLKAR Sebagai Partai. Yaitu PPP no 1, Golkar no 2 dan PDI no 3. Sekarang silahkan lihat partai pengusung ketiga kandidat dalam PILGUB  JATENG. No 1 adalah diusung oleh partai-partai yang identik dengan ISLAM Yaitu: PKS,PKB,PPP, PKNU, HANURA dan GERINDRA. No. urut 2 pasangan BISSA diusung oleh koalisi GOLKAR, DEMOKRAT dan PAN dan No 3 Gagah diusung oleh PDIP.

Jadi kalau memudahkan untuk mengingat saja sebenarnya PILGUB Jateng adalah PILGUB PARTAI ORDE BARU. No 1 PPP, No 2 GOLKAR dan No. 3 PDI. Lalu siapakah yang bisa memenangkannya?? Kita bisa menunggu sampai tanggal 26 Mei. Ataukah bisa kayak ORDE BARU yang menang selalu no 2/ GOLKAR?

Semoga bisa berjalan dengan damai dan bisa melanjutkan pembangunan. Yang menang bisa merangkul yang kalah bisa legawa dan masyarakat bisa menghindari golput. ini bisa lho bukan BISSA…

Selamat pagi dari Xiamen China

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[Pileg] Pertarungan antar “Kontraktor …

Syukri Muhammad Syu... | | 23 April 2014 | 22:57

Pengalaman Jadi Pengamen Pada 1968 – 2013 …

Mas Ukik | | 23 April 2014 | 21:14

Ini yang Penting Diperjelas sebelum Menikah …

Ellen Maringka | | 23 April 2014 | 13:06

Bumiku Sayang, Bumiku Malang …

Puri Areta | | 23 April 2014 | 16:46

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Hotma Paris Hutapea dan Lydia Freyani …

Zal Adri | 15 jam lalu

Jokowi, Prabowo, dan Kurusetra Internet …

Yusran Darmawan | 17 jam lalu

Wuih.. Pedofilia Internasional Ternyata …

Ethan Hunt | 17 jam lalu

Bukan Hanya BCA yang Menggelapkan Pajak …

Pakde Kartono | 18 jam lalu

Kasus Hadi Poernomo, Siapa Penumpang …

Sutomo Paguci | 19 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: