Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Taubat yang Sesungguhnya

OPINI | 29 April 2013 | 19:40 Dibaca: 136   Komentar: 1   0

Taubat dengan sungguh-sungguh dan mengharap ampunan dari Allah SWT, tidak hanya mengucapkan istighfar lalu kita anggap dosa-dosa kita telah sirna, tapi taubat yg sesungguhnya ialah menyesali perbuatan kita selama ini, memohon ampunan pada-Nya, lalu berjanji tidak akan mengulangi kesalahan kita yg lalu.

Allah SWT telah berfirman, “Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang-orang yang bertaubat, beriman, beramal shalih, kemudian tetap dijalan yang benar.” (QS.Thaha : 82)

Abdullah bin Mas’ud ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya seorang mukmin itu melihat dosa-dosanya seakan-akan ia berada dikaki gunung. ia takut gunung itu akan menimpa dirinya. Sedangkan orang durhaka melihat dosa-dosanya seperti seekor lalat yang terbang didepan hidungnya lalu ia berkata (cukuplah begini saja).” (HR.Bukhari)

(cukuplah begini saja) yaitu cukup menepisnya dengan tangan saja, maka lalat itu akan segera pergi.

Semoga Allah memasukkan kita ke dalam golongan orang-orang bertaubat dan kita memahami jalan orang-orang beriman lalu kita menitih diatasnya. Amin Ya Rabb

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Latahnya Pedagang Kaki Lima …

Agung Han | | 17 September 2014 | 04:16

Polemik Kabinet Jokowi-JK …

Mike Reyssent | | 17 September 2014 | 05:05

“Penjual” Perdamaian Aceh …

Ruslan Jusuf | | 16 September 2014 | 17:33

Musim Semi di Australia Ular Berkeliaran …

Tjiptadinata Effend... | | 16 September 2014 | 15:54

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

PKS Pecundang Menolak Pilkada Langsung …

Damang Averroes Al-... | 10 jam lalu

Jusuf Kalla Sebaiknya Belajar dari Ahok …

Relly Jehato | 12 jam lalu

Wanda Hamidah Bukan Ahok …

Mawalu | 14 jam lalu

Ini Kepemimpinan Ala Jokowi …

Sjahrir Hannanu | 14 jam lalu

Anomali Ahok: Pahlawan atau Pengkhianat? …

Choirul Huda | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Oh…Tidak, Gas Pertamina Non-Subsidi …

Ronald Haloho | 12 jam lalu

Pak Ridwan! Contoh Family Sunday di Sydney …

Isk_harun | 12 jam lalu

Gol Pinalti Gerrard di Injury Time Bawa …

Achmad Suwefi | 12 jam lalu

Mengapa Nama Tegar …

Much. Khoiri | 12 jam lalu

Bergembira Bersama Anak-anak Suku Bajo …

Akhmad Sujadi | 12 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: