Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Taubat yang Sesungguhnya

OPINI | 29 April 2013 | 19:40 Dibaca: 134   Komentar: 1   0

Taubat dengan sungguh-sungguh dan mengharap ampunan dari Allah SWT, tidak hanya mengucapkan istighfar lalu kita anggap dosa-dosa kita telah sirna, tapi taubat yg sesungguhnya ialah menyesali perbuatan kita selama ini, memohon ampunan pada-Nya, lalu berjanji tidak akan mengulangi kesalahan kita yg lalu.

Allah SWT telah berfirman, “Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang-orang yang bertaubat, beriman, beramal shalih, kemudian tetap dijalan yang benar.” (QS.Thaha : 82)

Abdullah bin Mas’ud ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya seorang mukmin itu melihat dosa-dosanya seakan-akan ia berada dikaki gunung. ia takut gunung itu akan menimpa dirinya. Sedangkan orang durhaka melihat dosa-dosanya seperti seekor lalat yang terbang didepan hidungnya lalu ia berkata (cukuplah begini saja).” (HR.Bukhari)

(cukuplah begini saja) yaitu cukup menepisnya dengan tangan saja, maka lalat itu akan segera pergi.

Semoga Allah memasukkan kita ke dalam golongan orang-orang bertaubat dan kita memahami jalan orang-orang beriman lalu kita menitih diatasnya. Amin Ya Rabb

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kunonya Rekapitulasi Pilpres, Kalah Canggih …

Ferly Norman | | 22 July 2014 | 07:48

Cara Mudah Kenali Pelaku Olshop yang …

Ella Zulaeha | | 22 July 2014 | 11:59

Kompasiana-Bank Indonesia Blog Competition …

Kompasiana | | 27 June 2014 | 16:59

Siku Sudut Unik Candi Dadi Tulungagung …

Siwi Sang | | 22 July 2014 | 12:11

Bukan Dengkuran Biasa …

Andreas Prasadja | | 22 July 2014 | 10:45


TRENDING ARTICLES

Jokowi Beri 8 Milliar untuk Facebook! …

Tukang Marketing | 6 jam lalu

Selamat Datang Bapak Presiden Republik …

Ahmadi | 7 jam lalu

Perlukah THR untuk Para Asisten Rumah …

Yunita Sidauruk | 7 jam lalu

Jangan Keluar dari Pekerjaan karena Emosi …

Enny Soepardjono | 8 jam lalu

Catatan Tercecer Pasca Pilpres 2014 (8) …

Armin Mustamin Topu... | 10 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: